alexametrics
28.8 C
Denpasar
Saturday, May 28, 2022

Sekolah Dibuka, Angkutan Siswa di Gianyar Segera Beroperasi

GIANYAR, BALI EXPRESS – Meskipun Pembelajaran Tatap Muka (PTM) telah mulai dibuka, hal itu tidak serta merta membuat layanan angkutan siswa bisa kembali berjalan. Hanya saja Bupati Gianyar memastikan jika layanan angkutan siswa sudah bisa dinikmati kembali oleh para siswa setelah hari raya Galungan nanti.

 

Dikonfirmasi terpisah, Bupati Gianyar, I Made Mahayastra, menyampaikan bahwa angkutan siswa memang akan segara dioperasikan. Apalagi kata dia layanan tersebut merupakan layanan terbaik untuk masyarakat di bidang pendidikan. “Jadi dengan dimulainya PTM maka layanan angkutan siswa kita akan mulai bulan depan, habis Galungan atau awal Mei,” tegasnya Selasa (23/3).

 

Dengan demikian, pihaknya pun kini tengah melakukan pembahasan dengan instansi terkait mengenai hal-hal teknis yang harus disiapkan sehingga layanan angkutan siswa bisa kembali berjalan dengan baik. Hal-hal teknis yang dimaksud antara lain, apakah angkutan siswa akan berjalan 100 persen atau bertahap.”Tender sudah selesai, tinggal hal-hal teknis aja yang masih dikerjakan,” imbuh politisi PDIP asal Desa Melinggih tersebut.

 

Tender yang dimaksud adalah pengadaan jasa angkutan penumpang layanan angkutan siswa yang telah melalui sistem lelang di LPSE Gianyar. Tender dimenangkan oleh Perum DAMRI dengan anggaran Rp 15,9 Miliar.

 

Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Gianyar I Wayan Suamba mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Gianyar terkait persiapan beroperasinya kembali layanan angkutan siswa. Disamping itu Dinas Perhubungan Gianyar dan pihak ketiga sedang mempersiapkan armada. Dimana pada tahap awal, akan ada 12 bus yang beroperasi yang dikelola oleh Dinas Perhubungan Gianyar. “Sedangkan yang beli layanan dari pihak ketiga dalam hal ini Damri itu akan menyusul bertahap setelah administrasi tuntas,” paparnya.

 

Selain itu, Dinas Perhubungan juga telah menggelar rapat persiapan awal dengan para sopir angkutan siswa gratis yang nantinya akan dilanjutkan dengan rapat teknis operasional. “Jadi di awal ini kita sudah siap 12 bus, sedangkan dari pihak ketiga masih disiapkan busnya, itu totalnya ada 204 bus dan butuh koordinasi lagi dengan sopir,” imbuhnya.

 

Lagipula, kata Suamba siswa belum sekolah secara penuh alias baru 50 persen sehingga 12 bus yang disiapkan oleh pihaknya dirasa cukup untuk tahap awal ini. Uji coba sendiri akan dilakukan pada hari Kamis (25/3) dengan kapasitas bus dibatasi yakni diisi hanya 50 persen dari kapasitas normal. “Kita tetap batasi, walaupun siswa yang bersekolah juga baru sebagian. Dan nantinya uji coba ini akan ada evaluasi, jadi kita berproses dulu,” jelasnya.

 

Saat ditanya apakah sopir angkutan siswa ini telah divaksin ? Suamba menyebutkan jika saat ini para sopir angkutan siswa gratis ini masih menunggu jadwal vaksin prioritas dari pemerintah. 

 

Sementara itu, salah seorang orang tua siswa di SMPN 1 Blahbatuh, Made Rai, mengaku senang saat mengetahui jika sekolah di Gianyar akan dibuka. Apalagi sejak baru tamat SD sampai kini duduk dibangku kelas VII, anaknya tidak pernah mengenal secara langsung teman satu kelasnya akibat hanya melakukan pembelajaran secara daring. “Hanya kenal di WhatsApp saja, sekarang syukur sekolah dibuka, jadi anak saya lebih semangat belajar,” ujarnya.

 

Dan dengan dibukanya PTM, ia juga berharap layanan angkutan siswa bisa aktif kembali. Sebab sangat membantu untuk antar-jemput siswa. “Semoga bisa segera beroperasi lagi, kalau di situasi pandemi ini mungkin bisa diatur nanti seperti apa, dan tetap menerapkan prokes dengan ketat,” tandasnya.


GIANYAR, BALI EXPRESS – Meskipun Pembelajaran Tatap Muka (PTM) telah mulai dibuka, hal itu tidak serta merta membuat layanan angkutan siswa bisa kembali berjalan. Hanya saja Bupati Gianyar memastikan jika layanan angkutan siswa sudah bisa dinikmati kembali oleh para siswa setelah hari raya Galungan nanti.

 

Dikonfirmasi terpisah, Bupati Gianyar, I Made Mahayastra, menyampaikan bahwa angkutan siswa memang akan segara dioperasikan. Apalagi kata dia layanan tersebut merupakan layanan terbaik untuk masyarakat di bidang pendidikan. “Jadi dengan dimulainya PTM maka layanan angkutan siswa kita akan mulai bulan depan, habis Galungan atau awal Mei,” tegasnya Selasa (23/3).

 

Dengan demikian, pihaknya pun kini tengah melakukan pembahasan dengan instansi terkait mengenai hal-hal teknis yang harus disiapkan sehingga layanan angkutan siswa bisa kembali berjalan dengan baik. Hal-hal teknis yang dimaksud antara lain, apakah angkutan siswa akan berjalan 100 persen atau bertahap.”Tender sudah selesai, tinggal hal-hal teknis aja yang masih dikerjakan,” imbuh politisi PDIP asal Desa Melinggih tersebut.

 

Tender yang dimaksud adalah pengadaan jasa angkutan penumpang layanan angkutan siswa yang telah melalui sistem lelang di LPSE Gianyar. Tender dimenangkan oleh Perum DAMRI dengan anggaran Rp 15,9 Miliar.

 

Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Gianyar I Wayan Suamba mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Gianyar terkait persiapan beroperasinya kembali layanan angkutan siswa. Disamping itu Dinas Perhubungan Gianyar dan pihak ketiga sedang mempersiapkan armada. Dimana pada tahap awal, akan ada 12 bus yang beroperasi yang dikelola oleh Dinas Perhubungan Gianyar. “Sedangkan yang beli layanan dari pihak ketiga dalam hal ini Damri itu akan menyusul bertahap setelah administrasi tuntas,” paparnya.

 

Selain itu, Dinas Perhubungan juga telah menggelar rapat persiapan awal dengan para sopir angkutan siswa gratis yang nantinya akan dilanjutkan dengan rapat teknis operasional. “Jadi di awal ini kita sudah siap 12 bus, sedangkan dari pihak ketiga masih disiapkan busnya, itu totalnya ada 204 bus dan butuh koordinasi lagi dengan sopir,” imbuhnya.

 

Lagipula, kata Suamba siswa belum sekolah secara penuh alias baru 50 persen sehingga 12 bus yang disiapkan oleh pihaknya dirasa cukup untuk tahap awal ini. Uji coba sendiri akan dilakukan pada hari Kamis (25/3) dengan kapasitas bus dibatasi yakni diisi hanya 50 persen dari kapasitas normal. “Kita tetap batasi, walaupun siswa yang bersekolah juga baru sebagian. Dan nantinya uji coba ini akan ada evaluasi, jadi kita berproses dulu,” jelasnya.

 

Saat ditanya apakah sopir angkutan siswa ini telah divaksin ? Suamba menyebutkan jika saat ini para sopir angkutan siswa gratis ini masih menunggu jadwal vaksin prioritas dari pemerintah. 

 

Sementara itu, salah seorang orang tua siswa di SMPN 1 Blahbatuh, Made Rai, mengaku senang saat mengetahui jika sekolah di Gianyar akan dibuka. Apalagi sejak baru tamat SD sampai kini duduk dibangku kelas VII, anaknya tidak pernah mengenal secara langsung teman satu kelasnya akibat hanya melakukan pembelajaran secara daring. “Hanya kenal di WhatsApp saja, sekarang syukur sekolah dibuka, jadi anak saya lebih semangat belajar,” ujarnya.

 

Dan dengan dibukanya PTM, ia juga berharap layanan angkutan siswa bisa aktif kembali. Sebab sangat membantu untuk antar-jemput siswa. “Semoga bisa segera beroperasi lagi, kalau di situasi pandemi ini mungkin bisa diatur nanti seperti apa, dan tetap menerapkan prokes dengan ketat,” tandasnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/