alexametrics
26.8 C
Denpasar
Tuesday, June 28, 2022

Mengamuk, Dua ODGJ Muda Diamankan Satpol PP Gianyar

BALI EXPRESS, GIANYAR – Dua orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) diamankan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Gianyar.  Kedua ODGJ tersebut adalah Ni Luh Ratna Rahayu, 33, diamankan di kediamannya di Banjar Tunon, Desa Singakerta, Kecamatan Ubud, Rabu (22/5). Sedangkan I Wayan Gede Krisna Adi Kusuma,34, asal Banjar Gelulung, Desa/Kecamatan Sukawati, diamankan Kamis (23/5).

 

Anggota Satpol PP Kabupaten Gianyar, Wayan Nasta saat ditemui menyatakan, kedua orang yang mengalami gangguan jiwa tersebut mengamuk sejak beberapa hari terakhir. “Luh Ratna terus mengamuk. Setiap melihat orang, dia langsung mengamuk. Bahkan Kamis (23/5), dia mengamuk di utara rumahnya,” ujarnya.

 

Luh Ratna baru mengalami gangguan jiwa sehingga tidak punya riwayat kartu kuning. Dia baru pertama ini dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Bangli. Namun saat hendak dicari oleh regu Satpol PP, Ni Luh Ratna langsung lari dari rumahnya. Petugas pun membujuknya untuk diajak berobat ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Bangli.

 

Wayan Nasta mengatakan, Ni Luh Ratna depresi lantaran masalah proyek rumahnya yang belum rampung.  “Awalnya tidak mau. Keluarganya mengajak, juga tidak mau. Setelah kami bujuk, baru mau dibawa ke Bangli,” tukasnya.

 

Sementara itu, Kamis (23/5), Wayan Gede Krisna Adi Kusuma juga kedapatan mengamuk dan telanjang bulat. Penangkapan Krisna Adi cukup dramatis, lantaran saat dicari, dia ada di rumah tetangganya. “Keluarganya juga berusaha mengikat tangan dan kakinya karena Krisna Adi stress dan sering mabuk. Semuanya diminum oleh Krisna Adi,” jelas guru silat Perisai Diri tersebut.


BALI EXPRESS, GIANYAR – Dua orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) diamankan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Gianyar.  Kedua ODGJ tersebut adalah Ni Luh Ratna Rahayu, 33, diamankan di kediamannya di Banjar Tunon, Desa Singakerta, Kecamatan Ubud, Rabu (22/5). Sedangkan I Wayan Gede Krisna Adi Kusuma,34, asal Banjar Gelulung, Desa/Kecamatan Sukawati, diamankan Kamis (23/5).

 

Anggota Satpol PP Kabupaten Gianyar, Wayan Nasta saat ditemui menyatakan, kedua orang yang mengalami gangguan jiwa tersebut mengamuk sejak beberapa hari terakhir. “Luh Ratna terus mengamuk. Setiap melihat orang, dia langsung mengamuk. Bahkan Kamis (23/5), dia mengamuk di utara rumahnya,” ujarnya.

 

Luh Ratna baru mengalami gangguan jiwa sehingga tidak punya riwayat kartu kuning. Dia baru pertama ini dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Bangli. Namun saat hendak dicari oleh regu Satpol PP, Ni Luh Ratna langsung lari dari rumahnya. Petugas pun membujuknya untuk diajak berobat ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Bangli.

 

Wayan Nasta mengatakan, Ni Luh Ratna depresi lantaran masalah proyek rumahnya yang belum rampung.  “Awalnya tidak mau. Keluarganya mengajak, juga tidak mau. Setelah kami bujuk, baru mau dibawa ke Bangli,” tukasnya.

 

Sementara itu, Kamis (23/5), Wayan Gede Krisna Adi Kusuma juga kedapatan mengamuk dan telanjang bulat. Penangkapan Krisna Adi cukup dramatis, lantaran saat dicari, dia ada di rumah tetangganya. “Keluarganya juga berusaha mengikat tangan dan kakinya karena Krisna Adi stress dan sering mabuk. Semuanya diminum oleh Krisna Adi,” jelas guru silat Perisai Diri tersebut.


Most Read

Artikel Terbaru

/