alexametrics
27.8 C
Denpasar
Wednesday, June 29, 2022

Penyidik Limpahkan Tersangka dan BB Kasus Korupsi LPD Belusung

GIANYAR, BALI EXPRESS – Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Gianyar melimpahkan tersangka dan barang bukti (tahap 2) kasus dugaan korupsi LPD Belusung, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar, Kamis (23/6). Atas pelimpahan tahap 2 tersebut, tersangka berinisial NWP pun mulai ditahan di Rutan Polsek Tampaksiring.

 

Kasi Intel Kejari Gianyar, I Gde Ancana menjelaskan bahwa Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejari Gianyar telah melimpahkan tersangka dan barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Gianyar. “Dengan pelimpahan ini tersangka resmi ditahan di Rutan Polsek Tampaksiring sejak tanggal 23 Juni 2022 sampai dengan tanggal 12 Juli 2022,” ungkapnya.

 

Sebelum ditahan, tersangka yang didampingi penasehat hukumnya melaksanakan pemeriksaan kesehatan. Dan atas pelimpahan tersebut, maka JPU akan segera melakukan penyusunan surat dakwaan dan segera melimpahkan perkara tersebut ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi yang berada di Denpasar.

 

NWP diduga bersama-sama terdakwa Ni Nyoman Puspawati tidak melakukan tugasnya sebagai petugas tabungan atau kolektor sehingga mengakibatkan kerugian keuangan negara atau keuangan daerah Kabupaten Gianyar c.q. LPD Desa Adat Belusung sebesar Rp 2.636.956.245,00. “Penetapan Tersangka terhadap NWP ini merupakan penyidikan lanjutan dari perkara atas nama terdakwa Ni Nyoman Puspawati yang sudah dilakukan penuntutan secara terpisah dan saat ini sedang dalam proses upaya hukum banding,” tandasnya.


GIANYAR, BALI EXPRESS – Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Gianyar melimpahkan tersangka dan barang bukti (tahap 2) kasus dugaan korupsi LPD Belusung, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar, Kamis (23/6). Atas pelimpahan tahap 2 tersebut, tersangka berinisial NWP pun mulai ditahan di Rutan Polsek Tampaksiring.

 

Kasi Intel Kejari Gianyar, I Gde Ancana menjelaskan bahwa Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejari Gianyar telah melimpahkan tersangka dan barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Gianyar. “Dengan pelimpahan ini tersangka resmi ditahan di Rutan Polsek Tampaksiring sejak tanggal 23 Juni 2022 sampai dengan tanggal 12 Juli 2022,” ungkapnya.

 

Sebelum ditahan, tersangka yang didampingi penasehat hukumnya melaksanakan pemeriksaan kesehatan. Dan atas pelimpahan tersebut, maka JPU akan segera melakukan penyusunan surat dakwaan dan segera melimpahkan perkara tersebut ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi yang berada di Denpasar.

 

NWP diduga bersama-sama terdakwa Ni Nyoman Puspawati tidak melakukan tugasnya sebagai petugas tabungan atau kolektor sehingga mengakibatkan kerugian keuangan negara atau keuangan daerah Kabupaten Gianyar c.q. LPD Desa Adat Belusung sebesar Rp 2.636.956.245,00. “Penetapan Tersangka terhadap NWP ini merupakan penyidikan lanjutan dari perkara atas nama terdakwa Ni Nyoman Puspawati yang sudah dilakukan penuntutan secara terpisah dan saat ini sedang dalam proses upaya hukum banding,” tandasnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/