alexametrics
26.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Operasi Patuh, Polres Bangli Kedepankan Preemtif dan Preventif

BANGLI, BALI EXPRESS – Polres Bangli melaksanakan Operasi Patuh Lempuyang 2020, 23 Juli-3 Agustus. Selama berlangsungnya operasi, pelanggar yang terjaring tidak langsung ditindak atau penegakan hukum. Polisi lebih mengedepankan tindakan preemtif dan preventif. Demikian disampaikan Kapolres Bangli AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan saat memimpin apel kesiapan operasi di Mapolres Bangli, Kamis (23/7).

Kapolres mengungkapkan, operasi yang dilaksanakan dua pekan ini fokus pada pengendara yang melawan arus, di bawah umur, pengendara sepeda motor tidak menggunakan helm, termasuk yang tidak mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Dhana Aryawan menyatakan, operasi dilaksanakan dalam rangka cipta kondisi guna mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas pasca Idul Fitri 1441 H serta pengamanan Idul Adha dengan mengedepankan kegiatan preemtif, preventif.

Hal tersebut untuk mendisiplinkan para pengemudi kendaraan bermotor pada situasi adaptasi kebiasaan baru di tengah wabah virus dengan memperhatikan protokol kesehatan dan menjadikan Bali sebagai role model tertib berlalulintas. Namun tidak mengesampingkan penegakan hukum secara selektif prioritas.  “Untuk itu, tindak tegas para pelanggar yang berpotensi menimbulkan kecelakaan secara humanis,” tegas mantan kapolres Mappi, Papua itu.

Ditambahkannya, anggota polisi yang terlibat operasi juga wajib berpedoman pada protokol kesehatan dan terus mensosialisasikan adaptasi kebiasaan baru untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Di antaranya pengendara wajib menggunakan masker serta membatasi kapasitas penumpang dalam mobil.  Maksimal 50 persen.


BANGLI, BALI EXPRESS – Polres Bangli melaksanakan Operasi Patuh Lempuyang 2020, 23 Juli-3 Agustus. Selama berlangsungnya operasi, pelanggar yang terjaring tidak langsung ditindak atau penegakan hukum. Polisi lebih mengedepankan tindakan preemtif dan preventif. Demikian disampaikan Kapolres Bangli AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan saat memimpin apel kesiapan operasi di Mapolres Bangli, Kamis (23/7).

Kapolres mengungkapkan, operasi yang dilaksanakan dua pekan ini fokus pada pengendara yang melawan arus, di bawah umur, pengendara sepeda motor tidak menggunakan helm, termasuk yang tidak mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Dhana Aryawan menyatakan, operasi dilaksanakan dalam rangka cipta kondisi guna mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas pasca Idul Fitri 1441 H serta pengamanan Idul Adha dengan mengedepankan kegiatan preemtif, preventif.

Hal tersebut untuk mendisiplinkan para pengemudi kendaraan bermotor pada situasi adaptasi kebiasaan baru di tengah wabah virus dengan memperhatikan protokol kesehatan dan menjadikan Bali sebagai role model tertib berlalulintas. Namun tidak mengesampingkan penegakan hukum secara selektif prioritas.  “Untuk itu, tindak tegas para pelanggar yang berpotensi menimbulkan kecelakaan secara humanis,” tegas mantan kapolres Mappi, Papua itu.

Ditambahkannya, anggota polisi yang terlibat operasi juga wajib berpedoman pada protokol kesehatan dan terus mensosialisasikan adaptasi kebiasaan baru untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Di antaranya pengendara wajib menggunakan masker serta membatasi kapasitas penumpang dalam mobil.  Maksimal 50 persen.


Most Read

Artikel Terbaru

/