Selasa, 26 Oct 2021
Bali Express
Home / Bali
icon featured
Bali

Bocah Main Korek Saat Bapak Tuangkan Bensin, 4 Warung Ludes dan 3 Luka

23 September 2021, 14: 20: 48 WIB | editor : Nyoman Suarna

Bocah Main Korek Saat Bapak Tuangkan Bensin, 4 Warung Ludes dan 3 Luka

LUDES: Empat warung di Desa Sulangai ludes dilalap si jago merah. (istimewa)

Share this      

BADUNG, BALI EXPRESS - Hanya karena sebuah korek api yang dimainkan seorang bocah, sebanyak empat warung di Desa Sulangai, Petang, Badung, pada Kamis (23/9), ludes dilalap si jago merah. Bahkan tiga orang mengalami luka bakar karenanya.

Kasi Humas Polres Badung, Iptu Ketut Sudana yang dikonfirmasi menerangkan, bahwa insiden itu terjadi sekitar pukul 09.30. Semua berawal saat salah seorang pemilik warung bernama Wayan Yogi Artawan, 34, sedang menuangkan bensin ke dalam botol untuk dijual. "Korban ini kesehariannya berjualan bensin dan bahan makanan," ujarnya.

Namun saat itu, sang anak yang berusia lima tahun bernama Kadek Yudika ternyata bermain korek api di dekatnya. Alhasil api itu menyambar bensin dan menjadi besar. Apesnya, api juga menyambar mereka berdua hingga mengalami luka bakar. Pun anak pertama bernama Gede Yudik, 13, ikut kena, walaupun sempat berlari ke rumahnya yang dekat dengan lokasi kejadian.

Baca juga: Koster Serahkan 813 Sertifikat di Sumberklampok

Pemilik warung di sebelahnya bernama Ni Made Suciani, 29, sontak histeris minta tolong kepada warga lainnya untuk menyelamatkan korban. Sehingga warga berdatangan berusaha menolong memadamkan api sambil melaporkan ke Pemadam Kebakaran Kabupaten Badung dan aparat kepolisian. "Sebanyak dua unit Branwir Dinas Kebakaran Badung dari Pos Petang datang memadamkan api," tambahnya.

Meski pada akhirnya berhasil dipadamkan sekitar 20 menit kemudian, tapi api sudah menghanguskan sebanyak empat warung di lokasi. Sehingga menyebabkan kerugian dialami empat pemilik yakni Yogi, Suciani, Wayan Legawati dan Nengah Widiani ditafsir mencapai Rp 150 juta. 

Sementara itu, korban luka dari kejadian ini sudah dilarikan ke RS Mangusada, Kapal. "Korban Yogi Artawan mengalami luka bakar pada kaki dan tangan. Anak kedua Made Yudika di bagian wajah, kaki, tangan dan badan. Lalu anak pertama Gede Yudik luka di badan, sudah dapat perawatan di RS Kapal," bebernya lagi. 

"Penyebab kebakaran menurut keterangan saksi-saksi adalah murni karena kelalaian," pungkasnya. Adapun puing- puing kebakaran sudah dibersihkan oleh kebersihan Desa Sulangai. (ges)

(bx/ras/man/JPR)

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia