Selasa, 26 Oct 2021
Bali Express
Home / Bali
icon featured
Bali

Kajiannya Lagi Digodok, PTM Berpeluang di Minggu Depan

23 September 2021, 06: 32: 02 WIB | editor : Nyoman Suarna

Kajiannya Lagi Digodok, PTM Berpeluang di Minggu Depan

PTM : Simulasi PTM di Gianyar. (Dok.Bali Express)

Share this      

TABANAN, BALI EXPRESS - Bila tidak ada halangan, rencana Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kabupaten Tabanan akan digelar pada pekan depan. Itupun bila izin dari Bupati Tabanan telah keluar.

Sinyal ini diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) yang juga Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Tabanan, I Gede Susila, Rabu (22/9). Saat ini, kajiannya sedang digodok di level pimpinan.

"Kalau tidak salah, ada kemungkinan (PTM) minggu depan. Mudah-mudahan hari ini ada disposisi dari bupati," sebut Susila.

Baca juga: PTM di Klungkung Dimulai Pekan Depan

Karena itu, dia menegaskan kemungkinan pelaksanaan PTM dalam waktu secepatnya masih bersifat tentatif. Pelaksanaannya bergantung dari ada atau tidaknya izin dari bupati selaku kepala daerah. Tentu setelah melalui kajian yang disesuaikan dengan perkembangan di lapangan.

"Kami sudah mengajukan telaahan ke bupati. Mungkin segera akan dijawab," imbuhnya.

Terlebih, sambung dia, dari sisi kriteria, Kabupaten Tabanan juga sudah memenuhi kriteria untuk bisa melaksanakan PTM. Di antaranya status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang sudah turun ke level tiga.

"Kemudian guru-guru sudah tervaksinasi. Kalau tidak salah sudah hampir seratus persen. Kecuali mereka yang memang berhalangan karena faktor medis," sebutnya.

Kemudian vaksinasi bagi kalangan remaja, khususnya pada kelompok sekolah, juga sudah memiliki tingkat paritisipasi yang tinggi. Di samping itu, masing-masing satuan pendidikan sebagai penyelenggara kegiatan belajar mengajar dari sisi protokol kesehatan juga telah disiapkan.

"Terutama ruangannya untuk bisa memenuhi syarat penerapan prokes. Tingkat keterisian maksimal 50 persen dari kapasitas (ruangan). Kalau di tingkat SD jumlah siswanya kan rata-rata tidak banyak, itu bisa disesuaikan lagi," ujarnya.

"Mudah-mudahan hari ini sudah ada disposisi dari bupati," pungkas Susila. 

(bx/hai/man/JPR)

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia