Selasa, 26 Oct 2021
Bali Express
Home / Bali
icon featured
Bali

Pelaksanaan Tes SKD CPNS, Peserta Diskrining Lewat PeduliLindungi

23 September 2021, 17: 28: 49 WIB | editor : Nyoman Suarna

Pelaksanaan Tes SKD CPNS, Peserta Diskrining Lewat PeduliLindungi

TES : Pemantauan tes SKD di Auditorium Undiksha Singaraja. (Dian Suryantini/Bali Express)

Share this      

SINGARAJA, BALI EXPRESS – Penerapan protokol kesehatan dalam pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS tahun 2021 di Undiksha Singaraja, dilengkapi dengan skrining lewat aplikasi PeduliLindungi. Penyediaan QR Code aplikasi PeduliLindungi menjadi sangat penting untuk skrining awal para peserta. Pelaksanaan prokes pada SKD ini juga dipantau oleh Ombudsman Provinsi Bali dan para rektor yang universitasnya juga membuka formasi pada SKD CPNS ini.

Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa menyampaikan, panitia pelaksana diminta untuk melengkapi tempat SKD dengan QR Code aplikasi PeduliLindungi. “Pemantauan ini kami lakukan sejak awal. Panitia juga sudah melengkapi tempat tes dengan barcode PeduliLindungi. Jadi sudah sangat siap. Utamanya pada penerapan prokes dimasa pandemi ini,” terangnya disela-sela pemantauan tes SKD, Kamis (23/9) pagi.

Penerapan protokol kesehatan dengan peantauan lewat aplikasi PeduliLindungi ini ditegaskan agar dilakukan secara konsisten. Persiapannya juga akan terus dipantau agar menerapkan prokes secara ketat. “Ini untuk mencegah terjadinya klaster baru,” tambah Mantan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng ini.

Baca juga: Pilih Isolasi di Rumah, Tinggal 19 Orang Jalani Isoter di Bangli

Di tempat yang sama, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Bali, Ibnu Alkhatab menyampaikan, tidak ada kejanggalan sejauh pelaksanaan tes SKD di Buleleng. aplikasi pencocokan wajah juga dilakukan untuk menhindari adanya ketimpangan data dari peserta serta kecurangan. “Sejauh ini tidak ada temuan yang krusial. Semuanya berjalan lancar. Semoga bisa menghasilkan produk PNS, Dosen yang berkualitas,” sebutnya.

Sementara itu Rektor Undiksha Nyoman Jampel selaku Koordinator Pelaksanaan SKD CPNS ini mengatakan pelaksanaan ini merupakan kesepakatan dari empat universitas negeri dan dua balai. Oleh karena itu, Undiksha mempersiapkan kesepakatan tersebut dengan matang. Diharapkan, dengan semua yang sudah disiapkan bisa memberikan kenyamanan bagi para peserta sehingga bisa mengikuti tes dengan sebaik-baiknya. “Ini penentuan kelulusan menjadi ASN tergantung pada kemampuan dirinya sendiri. Tidak bisa dibantu orang lain. Maka, kami siapkan tempat yang nyaman dan akan terlihat nanti siapa yang diterima, betul-betul orang dengan kualitas terbaik,” kata dia.  

Pelaksanaan SKD CPNS ini berlangsung dari tanggal 20-25 September 2021. Sebanyak 1.911 orang peserta akan memperebutkan formasi di empat universitas dan empat instansi di bawah naungan Kemendikbudristek RI yang ada di Bali yaitu Undiksha, Universitas Udayana (Unud), Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, Politeknik Negeri Bali (PNB), Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Bali, Balai Pelestarian Budaya Provinsi Bali, Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Provinsi Bali serta Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VIII.

(bx/dhi/man/JPR)

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia