alexametrics
29.8 C
Denpasar
Wednesday, January 26, 2022

Diduga Mengantuk, Pemotor Tak Pakai Helm Jatuh ke Got hingga Tewas

TABANAN, BALI EXPRESS – Seorang pengendara motor ditemukan sudah tidak bernyawa di pinggir jalan jurusan Desa Wangaya Gede-Tengkudak di lingkungan Banjar Tengkudak, Kecamatan Penebel, pada Jumat (22/10) dini hari.

 

Pengendara motor yang belakangan diketahui bernama I Made Wisata,38, dari Desa Tegalinggah, Kecamatan Penebel itu mengalami luka-luka di bagian wajahnya. Bahkan sepeda motor yang dikendarainya masuk got.

 

Informasi yang diperoleh menyebutkan, korban ditemukan sudah tergeletak di pinggir jalan sekitar pukul 04.00. Waktu itu situasi jalanan sepi karena masih dini hari.

 

Kebetulan waktu itu ada seorang pengendara motor yang sedang melintas. Penemuan itu langsung dilaporkan ke Polsek Penebel.

 

Ada dugaan korban mengalami kecelakaan tunggal. Dia mengantuk dan rem sepeda motornya blong.

 

Petugas Polsek Penebel yang langsung dikerahkan ke lokasi kejadian mendapati korban sudah terlentang di pinggi jalan. Di wajahnya terdapat luka. Dan dari mulutnya mengeluarkan darah.

 

Anggota badannya, yakni kaki kanannya terjepit badan sepeda motor yang masuk ke dalam got. Saat diperiksa, kondisi korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

Baca Juga :  Hilang Sejak Galungan, Catur Belum Ditemukan

 

Dari hasil olah TKP, dugaan sementara korban datang dari arah utara. Atau dari arah Desa Wangaya Gede menuju ke selatan atau Tengkudak.

 

Begitu sampai di lokasi kejadian, korban mengalami kecelakaan tunggal. Tidak mampu menguasai kendaraannya yang dimungkinkan karena mengantuk. Sehingga terjatuh ke got.

 

Dari keterangan orang tua korban, I Wayan Suasta, diperoleh informasi bahwa sepeda motor yang dikendarai korban kondisi remnya tidak berfungsi baik. Lama terparkir di rumah untuk menunggu perbaikan.

 

Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tabanan AKP Kanisius Franata membenarkan peristiwa itu. Dari hasil oleh TKP, korban diduga mengantuk.

 

“Tadi subuh (kejadiannya). Diduga karena mengantuk, pengendara motor ini oleng ke kiri sampai masuk ke got,” jelasnya.

 

Selain itu, dugaan lainnya dimungkinkan karena kondisi sepeda motor yang dikendarai korban tidak berfungsi dengan baik. Terutama pada bagian remnya.

 

“Selain itu, pengendara motor tersebut juga tidak menggunakan helm. Sehingga diduga kuat waktu jatuh mengalami benturan di bagian kepalanya,” sambungnya. 

TABANAN, BALI EXPRESS – Seorang pengendara motor ditemukan sudah tidak bernyawa di pinggir jalan jurusan Desa Wangaya Gede-Tengkudak di lingkungan Banjar Tengkudak, Kecamatan Penebel, pada Jumat (22/10) dini hari.

 

Pengendara motor yang belakangan diketahui bernama I Made Wisata,38, dari Desa Tegalinggah, Kecamatan Penebel itu mengalami luka-luka di bagian wajahnya. Bahkan sepeda motor yang dikendarainya masuk got.

 

Informasi yang diperoleh menyebutkan, korban ditemukan sudah tergeletak di pinggir jalan sekitar pukul 04.00. Waktu itu situasi jalanan sepi karena masih dini hari.

 

Kebetulan waktu itu ada seorang pengendara motor yang sedang melintas. Penemuan itu langsung dilaporkan ke Polsek Penebel.

 

Ada dugaan korban mengalami kecelakaan tunggal. Dia mengantuk dan rem sepeda motornya blong.

 

Petugas Polsek Penebel yang langsung dikerahkan ke lokasi kejadian mendapati korban sudah terlentang di pinggi jalan. Di wajahnya terdapat luka. Dan dari mulutnya mengeluarkan darah.

 

Anggota badannya, yakni kaki kanannya terjepit badan sepeda motor yang masuk ke dalam got. Saat diperiksa, kondisi korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

Baca Juga :  Ranperda Penyelenggaraan Kesehatan Atur Soal Isolasi dan Karantina

 

Dari hasil olah TKP, dugaan sementara korban datang dari arah utara. Atau dari arah Desa Wangaya Gede menuju ke selatan atau Tengkudak.

 

Begitu sampai di lokasi kejadian, korban mengalami kecelakaan tunggal. Tidak mampu menguasai kendaraannya yang dimungkinkan karena mengantuk. Sehingga terjatuh ke got.

 

Dari keterangan orang tua korban, I Wayan Suasta, diperoleh informasi bahwa sepeda motor yang dikendarai korban kondisi remnya tidak berfungsi baik. Lama terparkir di rumah untuk menunggu perbaikan.

 

Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tabanan AKP Kanisius Franata membenarkan peristiwa itu. Dari hasil oleh TKP, korban diduga mengantuk.

 

“Tadi subuh (kejadiannya). Diduga karena mengantuk, pengendara motor ini oleng ke kiri sampai masuk ke got,” jelasnya.

 

Selain itu, dugaan lainnya dimungkinkan karena kondisi sepeda motor yang dikendarai korban tidak berfungsi dengan baik. Terutama pada bagian remnya.

 

“Selain itu, pengendara motor tersebut juga tidak menggunakan helm. Sehingga diduga kuat waktu jatuh mengalami benturan di bagian kepalanya,” sambungnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru