Rabu, 01 Dec 2021
Bali Express
Home / Bali
icon featured
Bali

PPDN Keluar Masuk Bali Via Udara Wajib PCR

23 Oktober 2021, 12: 48: 15 WIB | editor : Chairul Amri Simabur

PPDN Keluar Masuk Bali Via Udara Wajib PCR

Wajib : Untuk perjalanan dalam negeri wajib menggunakan PCR negatif. (AGUNG BAYU/BALI EXPRESS)

Share this      

KUTA, BALI EXPRESS - Setelah kunjungan ke bali mulai meningkat, pemerintah kembali memberlakukan kebijakan baru terkait Pelaku Perjalan Dalam Negeri (PPDN). Dalam SE Satgas Covid-19 No 21 tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri pada Masa pandemi Covid-19, perjalanan dari dan ke pulau Jawa-Bali menggunakan moda transportasi udara diwajibkan dengan menunjukkan hasil tes PCR negatif. Kebijakan ini pun mulai diterapkan di Bandara Ngurah Rai Minggu (24/10).

Stakeholder Relation Manager Angkasa Pura I Bandara Ngurah Rai, Taufan Yudhistira dikonfirmasi tidak menampik hal tersebut. Hal itu dilakukan karena aturan turunan dari Inmendagri Nomor 53 tahun 2021, yaitu SE Kemenhub 88 Tahun 2021 dan SE Satgas Covid-19 No 21 tahun 2021 telah turun, Kamis (21/10). Namun aturan tersebut baru efektif berlaku mulai Minggu (24/10). "Jadi saat ini hingga tanggal 23 itu masih berlaku ketentuan yang lama. Sekarang kita manfaatkan waktu yang ada untuk sosialisasi. Informasi perubahan aturan itu sudah kita sampaikan melalui medsos dan kita informasikan ke maskapai," ujar Taufan saat dikonfirmasi, Jumat (22/10).

Menurutnya, hal tersebut dapat berpengaruh terhadap kondisi trafik penumpang. Namun pihaknya belum bisa memprediksi sebesar apa dampak tersebut. Diperkirakan penurunan trafik penumpang tidaklah sedalam kondisi sebelumnya atau saat penerapan wajib PCR. 

Baca juga: Bantu Penanganan Pandemi, Pengelola GWK Sumbang 50 Ton Beras

"Untuk trafik pada Bulan Oktober dan September (saat rileksasi) kondisi penumpang meningkat 160 persen dari sebelumnya. Untuk September hingga 21 Oktober kembali meningkat 30 persen. Nah untuk yang tanggal 24 ini masih kita pantau seperti apa dampaknya," paparnya.

Lebih lanjut Taufan mengimbau, kepada masyarakat yang melakukan perjalanan udara pertanggal 24 Oktober nanti agar memperhatikan regulasi terbaru itu. Termasuk senantiasa patuh dan disiplin menerapkan prokes, untuk mengendalikan penyebaran Covid-19.

(bx/hai/hai/JPR)


Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia