alexametrics
27.8 C
Denpasar
Sunday, May 29, 2022

Soal Undangan Sudhi Wadani Sukmawati, Keluarga Bale Agung Keberatan

SINGARAJA, BALI EXPRESS – Keluarga besar Bale Agung keberatan atas beredarnya undangan upacara Sudhi Wadani yang akan dijalani Sukmawati Soekarno Putri di kediaman Nyoman Rai Serimben (Ibunda Bung Karno), Jalan Mayor Metra, Bale Agung Singaraja. Acara sedianya akan diselenggarakan pada Selasa, 26 Oktober mendatang.

Sebelumnya, beredar famplet dari The Sukarno Center Bali-Indonesia terkait undangan untuk menghadiri upacara Sudhi Wadani. Dalam famplet tersebut yang menjadi pengrajeg karya adalah Dr. Shri I Gusti  Ngurah Arya Wedakaerna MWS III. 

Spontan saja, pihak penglingsir Bale Agung langsung melayangkan surat keberatan pada Jumat (22/10) malam. Penglingsir Bale Agung juga mengklarifikasi undangan yang dibuat Arya Weda Karna melalui sebuah video berdurasi 1 menit 43 detik. Klarifikasi disampaikan langsung oleh Nyoman Suadnyana Pasek selaku Kelian Dadia Pasek Bale Agung Buleleng sekaligus penyelenggara atau pengrajeg karya.

“Kami pihak keluarga  besar dadia Paek Bale Agung Buleleng selaku pihak penyelenggara upacara Sudhi Wadhani di kediaman Keluarga Nyoman Rai Serimben (Ibunda Bung Karno) menyatakan bahwa atas pertimbangan penerapan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Virus Corona Covid-19 dan menjaga kekhhidmatan serta kesakralan upacara Sudhi Wadani, kami pihak keluarga tidak pernah mengedarkan surat undangn untuk menghadiri pelaksanaan  upacara Manusa Yadnya Sudhi Wadani yang akan kami selenggarakan pada Hari Selasa tanggal 26 Oktober,” ujarnya didampingi sejumlah penglingsir lainnya.

Lanjutnya, kepada pihak yang telah menerima undangan dari pihak “The Sukarno Center” yang ditdandatangani oleh Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III dan selaku pengrajeg karya agar tidak menghadiri kegiatan dimaksud. “Mengingat pelaksanaan upacara Sudhi Wadani merupakan upacara khusus di internal keluarga besar Dadia Pasek Bale Agung Buleleng,” tegasnya.

Seperti diketahui, Arya Wedakarna selaku  Kepala Sukarno Center mengaku jika dirinya ditunjuk oleh Sukmawati untuk membantu mengatur acara Sudhi Wadani yang merupakan upacara pengesahan janji seseorang yang secara tulus ikhlas menganut Agama Hindu.

“Jadi kita bantu dan persiapan sudah baik dan nanti tinggal pelaksanan saja. Pindahnya Sukmawati Soekarno Putri ke Agama Hindu sudah mendapat persetujuan keluarga. Baik itu keluarga putra-putri beliau yang utama dan juga saudara-saudara beliau,” ujarnya.


SINGARAJA, BALI EXPRESS – Keluarga besar Bale Agung keberatan atas beredarnya undangan upacara Sudhi Wadani yang akan dijalani Sukmawati Soekarno Putri di kediaman Nyoman Rai Serimben (Ibunda Bung Karno), Jalan Mayor Metra, Bale Agung Singaraja. Acara sedianya akan diselenggarakan pada Selasa, 26 Oktober mendatang.

Sebelumnya, beredar famplet dari The Sukarno Center Bali-Indonesia terkait undangan untuk menghadiri upacara Sudhi Wadani. Dalam famplet tersebut yang menjadi pengrajeg karya adalah Dr. Shri I Gusti  Ngurah Arya Wedakaerna MWS III. 

Spontan saja, pihak penglingsir Bale Agung langsung melayangkan surat keberatan pada Jumat (22/10) malam. Penglingsir Bale Agung juga mengklarifikasi undangan yang dibuat Arya Weda Karna melalui sebuah video berdurasi 1 menit 43 detik. Klarifikasi disampaikan langsung oleh Nyoman Suadnyana Pasek selaku Kelian Dadia Pasek Bale Agung Buleleng sekaligus penyelenggara atau pengrajeg karya.

“Kami pihak keluarga  besar dadia Paek Bale Agung Buleleng selaku pihak penyelenggara upacara Sudhi Wadhani di kediaman Keluarga Nyoman Rai Serimben (Ibunda Bung Karno) menyatakan bahwa atas pertimbangan penerapan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Virus Corona Covid-19 dan menjaga kekhhidmatan serta kesakralan upacara Sudhi Wadani, kami pihak keluarga tidak pernah mengedarkan surat undangn untuk menghadiri pelaksanaan  upacara Manusa Yadnya Sudhi Wadani yang akan kami selenggarakan pada Hari Selasa tanggal 26 Oktober,” ujarnya didampingi sejumlah penglingsir lainnya.

Lanjutnya, kepada pihak yang telah menerima undangan dari pihak “The Sukarno Center” yang ditdandatangani oleh Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III dan selaku pengrajeg karya agar tidak menghadiri kegiatan dimaksud. “Mengingat pelaksanaan upacara Sudhi Wadani merupakan upacara khusus di internal keluarga besar Dadia Pasek Bale Agung Buleleng,” tegasnya.

Seperti diketahui, Arya Wedakarna selaku  Kepala Sukarno Center mengaku jika dirinya ditunjuk oleh Sukmawati untuk membantu mengatur acara Sudhi Wadani yang merupakan upacara pengesahan janji seseorang yang secara tulus ikhlas menganut Agama Hindu.

“Jadi kita bantu dan persiapan sudah baik dan nanti tinggal pelaksanan saja. Pindahnya Sukmawati Soekarno Putri ke Agama Hindu sudah mendapat persetujuan keluarga. Baik itu keluarga putra-putri beliau yang utama dan juga saudara-saudara beliau,” ujarnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/