alexametrics
26.8 C
Denpasar
Sunday, July 3, 2022

Kasus Pengeroyokan di Kafe Monjali Berujung Damai

DENPASAR, BALI EXPRESS – Sempat heboh insiden pengeroyokan di Kafe Monjali, Jalan Mahendradatta, Denpasar Barat pada Kamis (11/11), hingga tiga orang ditahan polisi. Terbaru, kasus ini berujung damai.

Perdamaian terjadi setelah keluarga dari para terlapor yakni Boy Toelle, 47, dan adiknya Benny Toelle, 44, serta rekannya Gen, 53, memiliki itikad baik dengan mendatangi kediaman pelapor Andre Sulla, 34, di wilayah Denpasar Barat untuk meminta maaf beberapa hari lalu. Sehingga Andre pun setuju, ditambah dengan pertimbangan kemanusiaan.  

“Mempertimbangkan psikologi istri dan anak para terlapor juga,” tuturnya, saat dihubungi Rabu (23/11). Wartawan salah satu media cetak di Bali ini kemudian datang ke Polsek Denpasar Barat dan berkoordinasi dengan penyidik pada Senin (22/11). Dengan ruang yang diberikan, kedua pihak akhirnya saling memaafkan.

Setelah rasa tidak nyaman akibat peristiwa itu hingga merusak hubungan persaudaraan yang dimiliki sebelumnya, Pihak terlapor yakni Boy disebut saat itu juga mengakui jalan ini adalah yang terbaik. Begitupun jika ada isu lain yang beredar mengenai permasalahan tersebut ditepisnya.

“Tidak ada tekanan dari siapapun, saya juga tidak minta ganti rugi apapun, ini murni kemanusiaan, semoga bisa dijadikan pembelajaran bagi semuanya,” tandas Andre. Tentunya setelah sepakat berdamai itu, Andre langsung mencabut laporannya. 

Dikonfirmasi terpisah, Onny Toelle selaku kakak Boy dan Benny membenarkan bahwa adiknya dan pelapor telah berdamai di Polsek Denpasar Barat. “Iya sudah, keluarga juga sudah datang dan meminta maaf,” jawabnya singkat.


DENPASAR, BALI EXPRESS – Sempat heboh insiden pengeroyokan di Kafe Monjali, Jalan Mahendradatta, Denpasar Barat pada Kamis (11/11), hingga tiga orang ditahan polisi. Terbaru, kasus ini berujung damai.

Perdamaian terjadi setelah keluarga dari para terlapor yakni Boy Toelle, 47, dan adiknya Benny Toelle, 44, serta rekannya Gen, 53, memiliki itikad baik dengan mendatangi kediaman pelapor Andre Sulla, 34, di wilayah Denpasar Barat untuk meminta maaf beberapa hari lalu. Sehingga Andre pun setuju, ditambah dengan pertimbangan kemanusiaan.  

“Mempertimbangkan psikologi istri dan anak para terlapor juga,” tuturnya, saat dihubungi Rabu (23/11). Wartawan salah satu media cetak di Bali ini kemudian datang ke Polsek Denpasar Barat dan berkoordinasi dengan penyidik pada Senin (22/11). Dengan ruang yang diberikan, kedua pihak akhirnya saling memaafkan.

Setelah rasa tidak nyaman akibat peristiwa itu hingga merusak hubungan persaudaraan yang dimiliki sebelumnya, Pihak terlapor yakni Boy disebut saat itu juga mengakui jalan ini adalah yang terbaik. Begitupun jika ada isu lain yang beredar mengenai permasalahan tersebut ditepisnya.

“Tidak ada tekanan dari siapapun, saya juga tidak minta ganti rugi apapun, ini murni kemanusiaan, semoga bisa dijadikan pembelajaran bagi semuanya,” tandas Andre. Tentunya setelah sepakat berdamai itu, Andre langsung mencabut laporannya. 

Dikonfirmasi terpisah, Onny Toelle selaku kakak Boy dan Benny membenarkan bahwa adiknya dan pelapor telah berdamai di Polsek Denpasar Barat. “Iya sudah, keluarga juga sudah datang dan meminta maaf,” jawabnya singkat.


Most Read

Artikel Terbaru

/