alexametrics
26.8 C
Denpasar
Sunday, July 3, 2022

Tiga Warga Buang Sampah Sembarangan Didenda Rp 250 Ribu

SINGARAJA, BALI EXPRES-Tiga warga yang tertangkap tangan membuang sampah sembarangan, akhirnya disanksi tindak pidana ringan (tipiring), Rabu (23/12) di Pengadilan Negeri Singaraja. Sidang yang dipimpin Majelis Hakim Wayan Eka Satria Utama,  mengganjar ketiga warga ini denda uang sebesar Rp 250 ribu.

Ketiga pelaku buang sampah sembarangan yang disidangkan masing-masing bernama Musriah, 56, warga Kelurahan Kampung Kajanan, Kecamatan/Kabupaten Buleleng, Putu Sudarta, 40, warga Banjar Dinas Dangin Margi Desa Sarimekar, Kecamatan/Kabupaten Buleleng, dan Nyoman Mertha yang beralamat Kelurahan Kampung Anyar,  Kecamatan/Kabupaten Buleleng.

Kabid Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup (PKLH) Dinas LH Buleleng Cokorda Adithya Wira Putra mengatakan, ketiga pelaku terbukti melanggar Perda Nomor 6 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Sampah ini.

Mereka diputuskan bersalah karena membuang sampah sembarangan di tempat yang tak sesuai peruntukan. Dikatakan Cokorda Adithya, sidang ini untuk menyadarkan kembali dan memberikan efek jera kepada warga dalam hal ketaatan menjaga lingkungan. Menurutnya, masih ada warga yang sengaja membuang sampah di tempat yang sudah ada larangan.

Ketiga pelaku tersebut, lanjutnya, sengaja membuang sampah sembarangan di kawasan Pasar Anyar Buleleng pada 7 dan 8 Desember lalu. Padahal, di sana sudah ada spanduk larangan yang terpasang.

“Dengan sanksi tegas ini diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi warga untuk lebih peduli lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Karena dampak dari buang sampah sembarangan semua sudah tahu,” katanya.

Sementara itu, ketiga pelaku saat dihadirkan dalam sidang tak dapat melakukan pembelaan dan mengaku bersalah. Salah satu pelaku, Putu Sudarta, yang saat itu kedapatan membuang sisa buah nangka sembarangan, mengaku khilaf.

“Saya mengaku bersalah dan menyesal telah membuang sampah sembarangan. Saya berjanji tidak mengulangi lagi, dan saya kapok,” sesalnya.


SINGARAJA, BALI EXPRES-Tiga warga yang tertangkap tangan membuang sampah sembarangan, akhirnya disanksi tindak pidana ringan (tipiring), Rabu (23/12) di Pengadilan Negeri Singaraja. Sidang yang dipimpin Majelis Hakim Wayan Eka Satria Utama,  mengganjar ketiga warga ini denda uang sebesar Rp 250 ribu.

Ketiga pelaku buang sampah sembarangan yang disidangkan masing-masing bernama Musriah, 56, warga Kelurahan Kampung Kajanan, Kecamatan/Kabupaten Buleleng, Putu Sudarta, 40, warga Banjar Dinas Dangin Margi Desa Sarimekar, Kecamatan/Kabupaten Buleleng, dan Nyoman Mertha yang beralamat Kelurahan Kampung Anyar,  Kecamatan/Kabupaten Buleleng.

Kabid Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup (PKLH) Dinas LH Buleleng Cokorda Adithya Wira Putra mengatakan, ketiga pelaku terbukti melanggar Perda Nomor 6 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Sampah ini.

Mereka diputuskan bersalah karena membuang sampah sembarangan di tempat yang tak sesuai peruntukan. Dikatakan Cokorda Adithya, sidang ini untuk menyadarkan kembali dan memberikan efek jera kepada warga dalam hal ketaatan menjaga lingkungan. Menurutnya, masih ada warga yang sengaja membuang sampah di tempat yang sudah ada larangan.

Ketiga pelaku tersebut, lanjutnya, sengaja membuang sampah sembarangan di kawasan Pasar Anyar Buleleng pada 7 dan 8 Desember lalu. Padahal, di sana sudah ada spanduk larangan yang terpasang.

“Dengan sanksi tegas ini diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi warga untuk lebih peduli lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Karena dampak dari buang sampah sembarangan semua sudah tahu,” katanya.

Sementara itu, ketiga pelaku saat dihadirkan dalam sidang tak dapat melakukan pembelaan dan mengaku bersalah. Salah satu pelaku, Putu Sudarta, yang saat itu kedapatan membuang sisa buah nangka sembarangan, mengaku khilaf.

“Saya mengaku bersalah dan menyesal telah membuang sampah sembarangan. Saya berjanji tidak mengulangi lagi, dan saya kapok,” sesalnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/