alexametrics
29.8 C
Denpasar
Wednesday, May 25, 2022

Diduga Konsleting, Kios Milik Kadus dan Bendesa Terbakar

GIANYAR, BALI EXPRESS – Dua bangunan kios di Banjar Tiyingan, Desa Bukian, Kecamatan Payangan, Gianyar, dilalap si jago merah, Kamis (23/12) sekitar pukul 09.20 WITA. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, hanya saja korban diperkirakan mengalami kerugian mencapai puluhan juta rupiah.

Adapun yang terbakar adalah dua unit bangunan kios. Pertama warung sembako beserta barang dagangan milik Kadus Tiyingan, Ngakan Putu Nurja, 54. Kios kedua merupakan bengkel sepeda motor milik Bendesa Tiyingan, Ngakan Made Parta, 47.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan jika, kebakaran pertama kali diketahui oleh ayah korban, Ngakan Nyoman Linggih, 80. Saat itu saksi awalnya mendengar suara seperti ada sesuatu yang pecah dari arah dalam warung. Dan ketika saksi mendekat ia melihat asap sudah mengepul dari dalam warung.

Seketika itu juga saksi berteriak minta tolong. Sehingga didengar oleh warga sekitar. Tak berselang lama, warga berdatangan dan berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Selanjutnya, pukul 09.50 WITA, Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupatem Gianyar tiba di lokasi kejadian. Hingga sekitar pukul 10.15 WITA api berhasil dipadamkan.

Kapolsek Payangan, AKP Agus Ady Wijaya yang dikonfirmasi terpisah membenarkan perihal peristiwa tersebut. Dirinya mengatakan bahwa setelah melakukan olah TKP diprediksi kebakaran disebabkan akibat konsleting listrik. “Penyebab kebakaran diperkirakan karena konsleting listrik, karena di dalam warung terdapat barang dagangan yang mudah terbakar,” ungkapnya.

Selain itu, api juga mudah membesar karena di dalam warung terdapat tabung gas melon ukuran 3 kg yang ikut terbakar. “Sehingga api cepat membesar dan membakar seluruh bangunan dan isinya,” ungkapnya sembari mengatakan jika korban diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp 150 Juta.


GIANYAR, BALI EXPRESS – Dua bangunan kios di Banjar Tiyingan, Desa Bukian, Kecamatan Payangan, Gianyar, dilalap si jago merah, Kamis (23/12) sekitar pukul 09.20 WITA. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, hanya saja korban diperkirakan mengalami kerugian mencapai puluhan juta rupiah.

Adapun yang terbakar adalah dua unit bangunan kios. Pertama warung sembako beserta barang dagangan milik Kadus Tiyingan, Ngakan Putu Nurja, 54. Kios kedua merupakan bengkel sepeda motor milik Bendesa Tiyingan, Ngakan Made Parta, 47.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan jika, kebakaran pertama kali diketahui oleh ayah korban, Ngakan Nyoman Linggih, 80. Saat itu saksi awalnya mendengar suara seperti ada sesuatu yang pecah dari arah dalam warung. Dan ketika saksi mendekat ia melihat asap sudah mengepul dari dalam warung.

Seketika itu juga saksi berteriak minta tolong. Sehingga didengar oleh warga sekitar. Tak berselang lama, warga berdatangan dan berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Selanjutnya, pukul 09.50 WITA, Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupatem Gianyar tiba di lokasi kejadian. Hingga sekitar pukul 10.15 WITA api berhasil dipadamkan.

Kapolsek Payangan, AKP Agus Ady Wijaya yang dikonfirmasi terpisah membenarkan perihal peristiwa tersebut. Dirinya mengatakan bahwa setelah melakukan olah TKP diprediksi kebakaran disebabkan akibat konsleting listrik. “Penyebab kebakaran diperkirakan karena konsleting listrik, karena di dalam warung terdapat barang dagangan yang mudah terbakar,” ungkapnya.

Selain itu, api juga mudah membesar karena di dalam warung terdapat tabung gas melon ukuran 3 kg yang ikut terbakar. “Sehingga api cepat membesar dan membakar seluruh bangunan dan isinya,” ungkapnya sembari mengatakan jika korban diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp 150 Juta.


Most Read

Artikel Terbaru

/