alexametrics
30.4 C
Denpasar
Tuesday, May 24, 2022

Petugas Engineering Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Hotel

DENPASAR, BALI EXPRESS – Nasib nahas dialami petugas engineering bernama Wayan Sukranada, 26, di Rani Hotel Jalan Kartika Plaza, Kuta, Badung. Dia tewas tenggelam saat membersihkan kolam renang pada Senin (24/1) pagi.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Ketut Sukadi yang dikonfirmasi menerangkan kejadian ini pertama kali diketahui oleh tamu asal Inggris bernama Ian Timothy Doyle, 60. Awalnya, saksi yang sedang duduk di teras depan kamar 134 sambil minum ngopi dan baca berita sekitar pukul 05.30.

“Saksi melihat korban mempersiapkan proses pembersihan kolam,” tuturnya. Korban tampak berjalan di pinggir kolam dengan membawa alat pembersih kolam renang seperti vacum dan jaring sampah. Diduga saat itulah dia tercemplung ke kolam, namun tidak disadari oleh Ian mengingat kondisi masih gelap.

Kemudian sekitar pukul 06.00, bule ini dibuat penasaran karena melihat bayangan di dalam kolam, sehingga coba mengeceknya. Alangkah terkejutnya ketika dia menyadari bayangan tersebut adalah Sukranada.

“Korban berada di dasar kolam dengan posisi badan miring keselatan dan kepala menghadap ke barat,” beber Perwira Balok Dua di pundak itu. Ian lantas melaporkan temuan tersebut ke resepsionis bernama Edi dan diteruskan kepada sekuriti hotel.

Selanjutnya mereka bersama-sama mengangkat tubuh pria yang tinggal di Desa Suwug, Sawan, Buleleng itu dengan menarik bagian kepala menggunakan jaring sampah. Sekuriti lalu memberikan memberikan pertolongan pertama berupa CPR pompa jantung, akan tetapi tidak ada reaksi.

Sehingga mereka langsung menghubungi ambulance RS Siloam dan Polisi. Sekitar pukul 07.10, team medical yang dipimpin Dr Ita tiba untuk memeriksa korban, namun sayang nyawa pria itu tak tertolong. Kemudian petugas mengevakuasi jenazah Sukranada menuju rumah duka di Buleleng.

Berdasar penuturan orang tua korban kepada pihaknya, pria malang itu ternyata telah mengidap penyakit Epilepsi sejak kecil dan pada Desember 2021 sempat kambuh sebanyak empat kali sampai sekarang. “Untuk mengetahui penyebab pasti korban, maka diperlukan penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya.






Reporter: I Gede Paramasutha

DENPASAR, BALI EXPRESS – Nasib nahas dialami petugas engineering bernama Wayan Sukranada, 26, di Rani Hotel Jalan Kartika Plaza, Kuta, Badung. Dia tewas tenggelam saat membersihkan kolam renang pada Senin (24/1) pagi.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Ketut Sukadi yang dikonfirmasi menerangkan kejadian ini pertama kali diketahui oleh tamu asal Inggris bernama Ian Timothy Doyle, 60. Awalnya, saksi yang sedang duduk di teras depan kamar 134 sambil minum ngopi dan baca berita sekitar pukul 05.30.

“Saksi melihat korban mempersiapkan proses pembersihan kolam,” tuturnya. Korban tampak berjalan di pinggir kolam dengan membawa alat pembersih kolam renang seperti vacum dan jaring sampah. Diduga saat itulah dia tercemplung ke kolam, namun tidak disadari oleh Ian mengingat kondisi masih gelap.

Kemudian sekitar pukul 06.00, bule ini dibuat penasaran karena melihat bayangan di dalam kolam, sehingga coba mengeceknya. Alangkah terkejutnya ketika dia menyadari bayangan tersebut adalah Sukranada.

“Korban berada di dasar kolam dengan posisi badan miring keselatan dan kepala menghadap ke barat,” beber Perwira Balok Dua di pundak itu. Ian lantas melaporkan temuan tersebut ke resepsionis bernama Edi dan diteruskan kepada sekuriti hotel.

Selanjutnya mereka bersama-sama mengangkat tubuh pria yang tinggal di Desa Suwug, Sawan, Buleleng itu dengan menarik bagian kepala menggunakan jaring sampah. Sekuriti lalu memberikan memberikan pertolongan pertama berupa CPR pompa jantung, akan tetapi tidak ada reaksi.

Sehingga mereka langsung menghubungi ambulance RS Siloam dan Polisi. Sekitar pukul 07.10, team medical yang dipimpin Dr Ita tiba untuk memeriksa korban, namun sayang nyawa pria itu tak tertolong. Kemudian petugas mengevakuasi jenazah Sukranada menuju rumah duka di Buleleng.

Berdasar penuturan orang tua korban kepada pihaknya, pria malang itu ternyata telah mengidap penyakit Epilepsi sejak kecil dan pada Desember 2021 sempat kambuh sebanyak empat kali sampai sekarang. “Untuk mengetahui penyebab pasti korban, maka diperlukan penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya.






Reporter: I Gede Paramasutha

Most Read

Artikel Terbaru

/