alexametrics
24.8 C
Denpasar
Friday, July 8, 2022

Ditelepon dengan Kata “Digarap”, Bendesa Anturan Lapor Polisi

Tak pelak kata “digarap” dari KT itu membuat Bendesa Mangku bertanya-tanya. Betapa tidak, karena selama ini hubungan pribadi dengan KT terbilang cukup baik.”Sering kami kounikasi mencarikan jalan atau solusi terbaik bagi para nasabah LPD Anturan. Namun, kok malah saya sekana disudutkan oleh KT soal LPD Anturan. Saya juga selaku korban kok,” imbuhnya.

Terlepas dari kalimat digarap itu sebut Bendesa Mangku, pihak desa adat juga merasa keberatan atas aksi demo yang dilakukan KT dan Jro I KW di kantor sekretariat desa adat Anturan.

Menurut Bendesa Mangku, hal yang dilakukan KT dan Jro I KW terkesan melecehkan kesakralan desa adat Anturan. Aksi demo meresahkan krama atau warga Anturan, terlebih saat itu diselenggarakan kegiatan vaksin covid-19 untuk anak-anak di sekretariat adat Anturan.

“Apa dong kapasitas lembaga desa adat dengan LPD Anturan. Beda, dapurnya. Jika tidak puas dengan apapun di LPD, jangan dong sangkut pautkan kami (desa adat Anturan), silahkan utarakan ketidakpuasan kepada pimpinan dan jajaran LPD, bukan kepada lembaga desa adat kami. Ya, kami siap lakukan klarifikasi,” tegasnya.

Terpisah, Kasi Humas Polres Buleleng AKP Gede Sumarjaya SH membenarkan laporan dari Bendesa Adat Anturan Ketut Mangku. “Ya, laporan sudah kami terima. Mohon ditunggu, karena masih proses lidik,” singkatnya. (dik)


Tak pelak kata “digarap” dari KT itu membuat Bendesa Mangku bertanya-tanya. Betapa tidak, karena selama ini hubungan pribadi dengan KT terbilang cukup baik.”Sering kami kounikasi mencarikan jalan atau solusi terbaik bagi para nasabah LPD Anturan. Namun, kok malah saya sekana disudutkan oleh KT soal LPD Anturan. Saya juga selaku korban kok,” imbuhnya.

Terlepas dari kalimat digarap itu sebut Bendesa Mangku, pihak desa adat juga merasa keberatan atas aksi demo yang dilakukan KT dan Jro I KW di kantor sekretariat desa adat Anturan.

Menurut Bendesa Mangku, hal yang dilakukan KT dan Jro I KW terkesan melecehkan kesakralan desa adat Anturan. Aksi demo meresahkan krama atau warga Anturan, terlebih saat itu diselenggarakan kegiatan vaksin covid-19 untuk anak-anak di sekretariat adat Anturan.

“Apa dong kapasitas lembaga desa adat dengan LPD Anturan. Beda, dapurnya. Jika tidak puas dengan apapun di LPD, jangan dong sangkut pautkan kami (desa adat Anturan), silahkan utarakan ketidakpuasan kepada pimpinan dan jajaran LPD, bukan kepada lembaga desa adat kami. Ya, kami siap lakukan klarifikasi,” tegasnya.

Terpisah, Kasi Humas Polres Buleleng AKP Gede Sumarjaya SH membenarkan laporan dari Bendesa Adat Anturan Ketut Mangku. “Ya, laporan sudah kami terima. Mohon ditunggu, karena masih proses lidik,” singkatnya. (dik)


Most Read

Artikel Terbaru

/