alexametrics
28.8 C
Denpasar
Saturday, May 28, 2022

Tampil Beda, ST Widya Bhakti Gabungkan Baleganjur dan Janger Pegok

DENPASAR, BALI EXPRESS-Sekehe Truna Widya Bhakti Br. Pegok Sesetan memperoleh juara 2 dalam  lomba Baleganjur serangkaian HUT ST Setia Remaja Banjar Pitik, Pedungan, Denpasar Selatan, Sabtu (19/02).

Dalam garapannya, Sekaa Teruna (ST) Widya Bhakti Banjar Pegok-Sesetan, Denpasar, bisa disebut melakukan pembaharuan saat menciptakan tabuh baleganjur. Mereka menggabungkan tabuh baleganjur dengan janger, sehingga terciptakan tabuh baleganjur yang khas. Banjar Pegok memang memiliki warisan janger yang cukup tua, yang biasa dipentaskan saat odalan di Pura Kesuma Sari Pegok.

Prestasi yang ditoreh tak terlepas dari kritik tajam yang dilontarkan I Made Agus Wardana atau yang lebih akrab disapa Bli Ciaaattt. Seniman asal Pegok, Sesetan ini menggembleng para sekaha agar berani tampil beda tanpa meninggalkan originalitas lokal genius yang dimiliki. “Kritik konstruktif yang mereka terima membuat mereka lebih baik, Baleganjur yang dibawakan memiliki konsep Janger Pegok dalam komposisi gendingnya,” ungkapnya.

Sebagai konseptor sekaligus Ketua ST Widya Bhakti, I Putu Wahyu Surta mengatakan dalam berkarya dengan mengacu pada pola-pola kekinian namun jangan sampai terlepas dari jejer pageh struktural baleganjur tradisi.

Sementara Komposisi gending yang berjudul Widya  Bhakti ini  diciptakan oleh I Made Sudiantara sebagai pemuda asli Pegok. Made Sudiantara mengkemas vokal janger dalam baleganjur yang nyentrik mencuatkan keunikan tersendiri.  Sedangkan sebagai koreografer atau penata gerak dari ST Widya Bhakti adalah duet bapak dan anak yaitu I Made Widiartha dan Kadek Denta Dwinandita. Gerak serentak yang  membawa kekompakan.

Lomba Baleganjur ini diikuti oleh 6 peserta diantaranya Sekehe Truna dari masing – masing banjar yaitu Br. Menesa Pedungan, Br. Gladag Pedungan, Br. Kaja Sesetan, Br Gaduh Sesetan, Br. Lantang Bejuh Sesetan, dan Pegok Sesetan.

 






Reporter: Wiwin Meliana

DENPASAR, BALI EXPRESS-Sekehe Truna Widya Bhakti Br. Pegok Sesetan memperoleh juara 2 dalam  lomba Baleganjur serangkaian HUT ST Setia Remaja Banjar Pitik, Pedungan, Denpasar Selatan, Sabtu (19/02).

Dalam garapannya, Sekaa Teruna (ST) Widya Bhakti Banjar Pegok-Sesetan, Denpasar, bisa disebut melakukan pembaharuan saat menciptakan tabuh baleganjur. Mereka menggabungkan tabuh baleganjur dengan janger, sehingga terciptakan tabuh baleganjur yang khas. Banjar Pegok memang memiliki warisan janger yang cukup tua, yang biasa dipentaskan saat odalan di Pura Kesuma Sari Pegok.

Prestasi yang ditoreh tak terlepas dari kritik tajam yang dilontarkan I Made Agus Wardana atau yang lebih akrab disapa Bli Ciaaattt. Seniman asal Pegok, Sesetan ini menggembleng para sekaha agar berani tampil beda tanpa meninggalkan originalitas lokal genius yang dimiliki. “Kritik konstruktif yang mereka terima membuat mereka lebih baik, Baleganjur yang dibawakan memiliki konsep Janger Pegok dalam komposisi gendingnya,” ungkapnya.

Sebagai konseptor sekaligus Ketua ST Widya Bhakti, I Putu Wahyu Surta mengatakan dalam berkarya dengan mengacu pada pola-pola kekinian namun jangan sampai terlepas dari jejer pageh struktural baleganjur tradisi.

Sementara Komposisi gending yang berjudul Widya  Bhakti ini  diciptakan oleh I Made Sudiantara sebagai pemuda asli Pegok. Made Sudiantara mengkemas vokal janger dalam baleganjur yang nyentrik mencuatkan keunikan tersendiri.  Sedangkan sebagai koreografer atau penata gerak dari ST Widya Bhakti adalah duet bapak dan anak yaitu I Made Widiartha dan Kadek Denta Dwinandita. Gerak serentak yang  membawa kekompakan.

Lomba Baleganjur ini diikuti oleh 6 peserta diantaranya Sekehe Truna dari masing – masing banjar yaitu Br. Menesa Pedungan, Br. Gladag Pedungan, Br. Kaja Sesetan, Br Gaduh Sesetan, Br. Lantang Bejuh Sesetan, dan Pegok Sesetan.

 






Reporter: Wiwin Meliana

Most Read

Artikel Terbaru

/