alexametrics
26.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Awasi Prokes, Sekolah di Gianyar Wajib Bentuk Satgas Covid-19

GIANYAR, BALI EXPRESS – Sekolah di Kabupaten Gianyar diwajibkan membentuk Satgas Covid-19 dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) yang dimulai sejak Selasa (23/3) kemarin.

 

Kepala Dinas Pendidikan Gianyar, I Wayan Sadra Rabu menyampaikan bahwa sebagai implementasi pengawasan protokol kesehatan (prokes), maka masing-masing sekolah wajib membentuk Satgas Covid-19. “Satgas Covid-19 di sekolah ini merupakan turunan Satgas Covid-19 di Kabupaten, Kecamatan, dan Desa,” tegasnya Rabu (24/3).

 

Ditambahkannya jika Satgas Covid-19 di sekolah ini bertugas untuk memastikan penerapan protokol kesehatan (prokes) dilakukan secara ketat dan disiplin oleh seluruh orang yang ada di sekolah tersebut.

 

Pengawasan ini kata dia, dilakukan mulai dari ketika orang tua mengantar anak ke sekolah, kemudian saat anak tiba di sekolah, hingga anak pulang. 

 

Disamping itu Satgas Covid-19 di sekolah juga melakukan pemeriksaan awal guna memastikan siswa menggunakan masker dan faceshiels. “Jika tidak menggunakan masker atau masker rusak, Satgas wajib memberikan masker pengganti, intinya prokes harus diterapkan secara ketat,” paparnya.

 

Dan setelah pemeriksaan masker, Satgas Covid-19 kemudian melakukan pemeriksaan suhu siswa selanjutnya mengarahkan siswa mencuci tangan di wastafel yang telah disediakan setiap sekolah. Dan ketika masuk ke ruang kelas, Satgas Covid juga akam mengatur jarak antar siswa dalam proses belajar tetap muka.

 

“Satgas Covid-19 ini akan diketuai Kepala Sekolah dan anggotanya adalah para guru di sekolah. Dan Satgas Covid-19 ini diperkuat SK dan memiliki tanggungjawab penuh pengawasan penerapan prokes di sekolah,” tandasnya.


GIANYAR, BALI EXPRESS – Sekolah di Kabupaten Gianyar diwajibkan membentuk Satgas Covid-19 dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) yang dimulai sejak Selasa (23/3) kemarin.

 

Kepala Dinas Pendidikan Gianyar, I Wayan Sadra Rabu menyampaikan bahwa sebagai implementasi pengawasan protokol kesehatan (prokes), maka masing-masing sekolah wajib membentuk Satgas Covid-19. “Satgas Covid-19 di sekolah ini merupakan turunan Satgas Covid-19 di Kabupaten, Kecamatan, dan Desa,” tegasnya Rabu (24/3).

 

Ditambahkannya jika Satgas Covid-19 di sekolah ini bertugas untuk memastikan penerapan protokol kesehatan (prokes) dilakukan secara ketat dan disiplin oleh seluruh orang yang ada di sekolah tersebut.

 

Pengawasan ini kata dia, dilakukan mulai dari ketika orang tua mengantar anak ke sekolah, kemudian saat anak tiba di sekolah, hingga anak pulang. 

 

Disamping itu Satgas Covid-19 di sekolah juga melakukan pemeriksaan awal guna memastikan siswa menggunakan masker dan faceshiels. “Jika tidak menggunakan masker atau masker rusak, Satgas wajib memberikan masker pengganti, intinya prokes harus diterapkan secara ketat,” paparnya.

 

Dan setelah pemeriksaan masker, Satgas Covid-19 kemudian melakukan pemeriksaan suhu siswa selanjutnya mengarahkan siswa mencuci tangan di wastafel yang telah disediakan setiap sekolah. Dan ketika masuk ke ruang kelas, Satgas Covid juga akam mengatur jarak antar siswa dalam proses belajar tetap muka.

 

“Satgas Covid-19 ini akan diketuai Kepala Sekolah dan anggotanya adalah para guru di sekolah. Dan Satgas Covid-19 ini diperkuat SK dan memiliki tanggungjawab penuh pengawasan penerapan prokes di sekolah,” tandasnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/