alexametrics
29.8 C
Denpasar
Wednesday, May 25, 2022

Lulusan Kedokteran Hewan Meninggal Ditusuk Tetangganya

TABANAN, BALI EXPRESS – Insiden berdarah terjadi di Desa Riang Gede, Kecamatan Penebel, pada Selasa (23/3) malam. Seorang pria lulusan kedokteran hewan, MKA,47, warga Banjar Dinas Darma Tengah menjadi korban pembunuhan.

Pelakunya justru tetangga satu desanya, IBS,39, warga Banjar Dinas Riang Darma Kelod yang kini menjalani pemeriksaan di Polres Tabanan.

Itupun setelah dia diinformasikan menyerahkan diri ke Polsek Penebel hingga kasusnya dilimpahkan ke Polres Tabanan.

Belum ada keterangan resmi dari pihak Kepolisian mengenai pangkal persoalan yang mengakibatkan kasus tersebut terjadi. Namun dugaan sementara, motif pelaku melakukan aksinya itu karena emosi dan tersinggung dengan perkataan korban.

Sampai dengan Rabu dini hari (24/3) tadi, Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Tabanan AKP Aji Yoga Sekar enggan memberikan keterangan.

Sekalipun Tim INAFIS dari Polres Tabanan telah meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan identifikasi dan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara). “Masih proses pemeriksaan,” katanya singkat.

Informasi sementara yang diperoleh di lapangan menyebutkan, lokasi penusukan itu terjadi jalan desa, depan rumah pelaku, di Banjar Dinas Darma Kelod.

Peristiwa itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 18.30 Wita. Itu di depan rumah pelaku. Korban ditusuk dengan alat sejenis pisau lipat.

Namun kronologis tersebut masih belum bisa dipastikan kebenarannya. Mengingat pihak Kepolisian sendiri masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku.

Beberapa saksi lainnya juga menyebutkan, tidak melihat langsung kejadian itu. Hanya mendapatkan informasi bahwa korban sudah dibawa ke RSUD Tabanan dengan luka tusuk di punggung.

Seperti yang dilihat I Wayan Eka Saputra. Waktu itu dia melihat korban berjalan dari utara. Di depan warungnya, korban sudah dalam keadaan berdarah pada bagian lehernya.

Saksi tidak berani menolongnya. Sementara korban terus berjalan ke selatan. Pada jarak beberapa puluh meter, korban jatuh tersungkur.

Kemudian korban ditolong saksi Pak Ayu Sukawati dan Maryono. Sementara saksi lainnya, I Wayan Ardana, langsung mengambil mobil di garase dan membawa korban ke RSUD Tabanan. Sampai di RSUD Tabanan korban dinyatakan sudah meninggal.

“Pelakunya menyerahkan diri ke Polsek Penebel. Pemeriksaannya dilimpahkan ke sini (Polres Tabanan), “tutur seorang petugas Kepolisian di sela proses pemeriksaan pelaku dini hari tadi. 


TABANAN, BALI EXPRESS – Insiden berdarah terjadi di Desa Riang Gede, Kecamatan Penebel, pada Selasa (23/3) malam. Seorang pria lulusan kedokteran hewan, MKA,47, warga Banjar Dinas Darma Tengah menjadi korban pembunuhan.

Pelakunya justru tetangga satu desanya, IBS,39, warga Banjar Dinas Riang Darma Kelod yang kini menjalani pemeriksaan di Polres Tabanan.

Itupun setelah dia diinformasikan menyerahkan diri ke Polsek Penebel hingga kasusnya dilimpahkan ke Polres Tabanan.

Belum ada keterangan resmi dari pihak Kepolisian mengenai pangkal persoalan yang mengakibatkan kasus tersebut terjadi. Namun dugaan sementara, motif pelaku melakukan aksinya itu karena emosi dan tersinggung dengan perkataan korban.

Sampai dengan Rabu dini hari (24/3) tadi, Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Tabanan AKP Aji Yoga Sekar enggan memberikan keterangan.

Sekalipun Tim INAFIS dari Polres Tabanan telah meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan identifikasi dan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara). “Masih proses pemeriksaan,” katanya singkat.

Informasi sementara yang diperoleh di lapangan menyebutkan, lokasi penusukan itu terjadi jalan desa, depan rumah pelaku, di Banjar Dinas Darma Kelod.

Peristiwa itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 18.30 Wita. Itu di depan rumah pelaku. Korban ditusuk dengan alat sejenis pisau lipat.

Namun kronologis tersebut masih belum bisa dipastikan kebenarannya. Mengingat pihak Kepolisian sendiri masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku.

Beberapa saksi lainnya juga menyebutkan, tidak melihat langsung kejadian itu. Hanya mendapatkan informasi bahwa korban sudah dibawa ke RSUD Tabanan dengan luka tusuk di punggung.

Seperti yang dilihat I Wayan Eka Saputra. Waktu itu dia melihat korban berjalan dari utara. Di depan warungnya, korban sudah dalam keadaan berdarah pada bagian lehernya.

Saksi tidak berani menolongnya. Sementara korban terus berjalan ke selatan. Pada jarak beberapa puluh meter, korban jatuh tersungkur.

Kemudian korban ditolong saksi Pak Ayu Sukawati dan Maryono. Sementara saksi lainnya, I Wayan Ardana, langsung mengambil mobil di garase dan membawa korban ke RSUD Tabanan. Sampai di RSUD Tabanan korban dinyatakan sudah meninggal.

“Pelakunya menyerahkan diri ke Polsek Penebel. Pemeriksaannya dilimpahkan ke sini (Polres Tabanan), “tutur seorang petugas Kepolisian di sela proses pemeriksaan pelaku dini hari tadi. 


Most Read

Artikel Terbaru

/