alexametrics
28.8 C
Denpasar
Saturday, May 28, 2022

Sempat Terombang-Ambing, Enam Pemancing Berhasil Diselamatkan

BADUNG, BALI EXPRESS – Sebanyak enam orang pemancing sempat terombang-ambing di selatan perairan Uluwatu. Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 pada Sabtu (23/4), akibat mesin jukung yang mendadak mati. Untungnya keenam orang tersebut berhasil selamat setelah ditemukan oleh Basarnas Bali. 

 

 

Kepala Kantor Basarnas Bali Gede Darmasa mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan pertama kali pada pukul 17.05 dari seorang pemancing yakni Wayan Darma. Dari laporan tersebut dipastikan posisi jukung tersebut berada di sekitar koordinat 08° 54” 40.99’S – 115° 4”9.27’T, atau di sebelah selatan perairan Uluwatu. 

 

 

“Keenam pemancing itu adalah Wayan Dana, Nyoman Sutika, Putu Ari Cakra, Gede Mursama, Doni Setiawan dan Dwi Wahyu. Mereka berangkat dari Pantai Kelan sekitar pukul 07.00,” ungkap Darmada, Minggu (24/4).

 

 

Menurutnya, keenam orang tersebut berangkat dari Pantai Kelan menggunakan jukung dengan mesin 15 PK. Selanjutnya sekitar 5 jam berselang mesin julung bewarna biru itu rusak, sehinggga langsung meminta bantuan evakuasi.

 

 

“Tim SAR Basarnas Bali bergerak dari Pelabuhan Benoa dengan menggunakan RIB. Ada 6 personil yang ditugaskan melakukan pencarian dan akhirnya pada pukul 18.35, mereka berhasil ditemukan dalam keadaan selamat,” jelasnya.

 

 

Setelah ditemukan, jukung tersebut akhirnya ditarik menuju Kedonganan. Dalam menangani permasalahan ini Basarnas Bali bekerjsama dengan Lanal Benoa, Polair Polda Bali, Ditsamapta Polda Bali, Kelompok Nelayan Kelan dan masyarakat setempat. “Tim SAR bersama target sandar beehasil sampai di Kedonganan pada pukul 21.41, dengan jarak tempuh 17 NM kecepatan  3.5 knot,” imbuhnya. 






Reporter: I Putu Resa Kertawedangga

BADUNG, BALI EXPRESS – Sebanyak enam orang pemancing sempat terombang-ambing di selatan perairan Uluwatu. Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 pada Sabtu (23/4), akibat mesin jukung yang mendadak mati. Untungnya keenam orang tersebut berhasil selamat setelah ditemukan oleh Basarnas Bali. 

 

 

Kepala Kantor Basarnas Bali Gede Darmasa mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan pertama kali pada pukul 17.05 dari seorang pemancing yakni Wayan Darma. Dari laporan tersebut dipastikan posisi jukung tersebut berada di sekitar koordinat 08° 54” 40.99’S – 115° 4”9.27’T, atau di sebelah selatan perairan Uluwatu. 

 

 

“Keenam pemancing itu adalah Wayan Dana, Nyoman Sutika, Putu Ari Cakra, Gede Mursama, Doni Setiawan dan Dwi Wahyu. Mereka berangkat dari Pantai Kelan sekitar pukul 07.00,” ungkap Darmada, Minggu (24/4).

 

 

Menurutnya, keenam orang tersebut berangkat dari Pantai Kelan menggunakan jukung dengan mesin 15 PK. Selanjutnya sekitar 5 jam berselang mesin julung bewarna biru itu rusak, sehinggga langsung meminta bantuan evakuasi.

 

 

“Tim SAR Basarnas Bali bergerak dari Pelabuhan Benoa dengan menggunakan RIB. Ada 6 personil yang ditugaskan melakukan pencarian dan akhirnya pada pukul 18.35, mereka berhasil ditemukan dalam keadaan selamat,” jelasnya.

 

 

Setelah ditemukan, jukung tersebut akhirnya ditarik menuju Kedonganan. Dalam menangani permasalahan ini Basarnas Bali bekerjsama dengan Lanal Benoa, Polair Polda Bali, Ditsamapta Polda Bali, Kelompok Nelayan Kelan dan masyarakat setempat. “Tim SAR bersama target sandar beehasil sampai di Kedonganan pada pukul 21.41, dengan jarak tempuh 17 NM kecepatan  3.5 knot,” imbuhnya. 






Reporter: I Putu Resa Kertawedangga

Most Read

Artikel Terbaru

/