alexametrics
27.8 C
Denpasar
Saturday, June 25, 2022

Dilaporkan Hilang, Perahu Tenggelam, Nelayan Terjebak di Rumpon

SINGARAJA, BALI EXPRESS – Made Subagia, 45 seorang nelayan di Banjar Dinas Dauh Munduk, Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan sempat dikabarkan hilang oleh keluarganya. Made tak pulang dari melaut pada Senin (23/5). Hal itu membuat keluarganya panik dan melaporkan Made ke polisi. Pihak keluarga bersama aparat setempat melakukan pencarian terhadap Made. Setelah melakukan pencarian akhirnya Made ditemukan di salah satu rumpon atau rumah ikan yang berada di tengah laut, sekitar 25 kilomet6dari daratan Kota Singaraja.

 

Menurut informasi yang diterima, awalnya Subagia alias Senger pergi melaut untuk memancing ikan pada Senin (23/5) sekitar pukul 03.00 Wita. Senger berangkat dengan menggunakan perahu dari Segara Lukluk Desa Bungkulan, Sawan. Biasanya usai memancing ikan, korban pulang ke rumah sekitar pukul 15.00 Wita. Hanya saja, korban Senger justru tidak pulang ke rumah hingga larut malam.

 

Dari laporan itu, selanjutnya dibentuk tim pencarian melibatkan nelayan desa setempat sambil menghubungi Sat Pol Airud Polres Buleleng serta Pos Pencarian dan Pertolongan SAR Buleleng. Upaya pencarian terus dilakukan dengan menyisir perairan laut dari wilayah Bungkulan dan ke barat hingga perairan Kota Singaraja dan.

 

Sekitar pukul 07.45 wita, pencarian pun membuahkan hasil. Senger berhasil ditemukan di salah satu rompon yang dinamakan Rumpon Merah Putih , namun perahu miliknya sudah dalam keadaan terbalik dan tidak bisa diselamatkan.

 

Kasat Pol Airud Polres Buleleng, AKP Wayan Parta mengatakan, usai berhasil menemukan, korban lalu dievakuasi menuju ke daratan di segara lukuk Desa Bungkulan. Dari keterangan korban, saat itu kondisi cuaca sedang buruk di tengah laut, tiba-tiba katir perahu miliknya patah yang membuat perahu tenggelam. “Saat memancing ikan, cuaca tidak mendukung di tengah laut sehingga katir perahu korban patah bagian kiri dan kanan membuat perahu tenggelam. Lalu korban memakai patahan katir menyelamatkan diri, dengan berenang berpegangan pada katir menuju rumpon,” kata AKP Parta.


SINGARAJA, BALI EXPRESS – Made Subagia, 45 seorang nelayan di Banjar Dinas Dauh Munduk, Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan sempat dikabarkan hilang oleh keluarganya. Made tak pulang dari melaut pada Senin (23/5). Hal itu membuat keluarganya panik dan melaporkan Made ke polisi. Pihak keluarga bersama aparat setempat melakukan pencarian terhadap Made. Setelah melakukan pencarian akhirnya Made ditemukan di salah satu rumpon atau rumah ikan yang berada di tengah laut, sekitar 25 kilomet6dari daratan Kota Singaraja.

 

Menurut informasi yang diterima, awalnya Subagia alias Senger pergi melaut untuk memancing ikan pada Senin (23/5) sekitar pukul 03.00 Wita. Senger berangkat dengan menggunakan perahu dari Segara Lukluk Desa Bungkulan, Sawan. Biasanya usai memancing ikan, korban pulang ke rumah sekitar pukul 15.00 Wita. Hanya saja, korban Senger justru tidak pulang ke rumah hingga larut malam.

 

Dari laporan itu, selanjutnya dibentuk tim pencarian melibatkan nelayan desa setempat sambil menghubungi Sat Pol Airud Polres Buleleng serta Pos Pencarian dan Pertolongan SAR Buleleng. Upaya pencarian terus dilakukan dengan menyisir perairan laut dari wilayah Bungkulan dan ke barat hingga perairan Kota Singaraja dan.

 

Sekitar pukul 07.45 wita, pencarian pun membuahkan hasil. Senger berhasil ditemukan di salah satu rompon yang dinamakan Rumpon Merah Putih , namun perahu miliknya sudah dalam keadaan terbalik dan tidak bisa diselamatkan.

 

Kasat Pol Airud Polres Buleleng, AKP Wayan Parta mengatakan, usai berhasil menemukan, korban lalu dievakuasi menuju ke daratan di segara lukuk Desa Bungkulan. Dari keterangan korban, saat itu kondisi cuaca sedang buruk di tengah laut, tiba-tiba katir perahu miliknya patah yang membuat perahu tenggelam. “Saat memancing ikan, cuaca tidak mendukung di tengah laut sehingga katir perahu korban patah bagian kiri dan kanan membuat perahu tenggelam. Lalu korban memakai patahan katir menyelamatkan diri, dengan berenang berpegangan pada katir menuju rumpon,” kata AKP Parta.


Most Read

Artikel Terbaru

/