alexametrics
27.6 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Remaja 17 Tahun Asal Karangasem Dua Kali Disetubuhi di Gudang Kayu

SEMARAPURA, BALI EXPRESS – Satreskrim Polres Klungkung telah mengamankan empat orang yang terlibat pencabulan anak di bawah umur asal Kecamatan Manggis, Karangasem, Kamis (21/7) lalu. Sebelumnya, polisi telah mengamankan dua orang pelaku di wilayah Manggis, Karangasem, belum lama ini.

 

Sehingga dari hasil pengembangan, total ada empat orang yang kini tengah diperiksa polisi. Dari semuanya itu, baru tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Sementara satu orang lain masih diperiksa intens di Mapolres Klungkung.

 

Mereka diduga mencabuli KAW, 17, di sebuah gudang kayu, Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Klungkung pada Kamis (21/7). Kasatreskrim Polres Klungkung Iptu Arung Wiratama mengakui tengah berkoordinasi Dinsos PPA Klungkung untuk pendampingan pemeriksaan korban.

 

“Kami masih lengkapi dulu pendalaman pemeriksaan terhadap korban, orangtua korban, dan saksi lainnya. Belum bisa kami simpulkan dulu. Sementara tiga orang sudah diamankan, satu orang masih dalam lidik,” jelas Arung, Minggu (24/7).

Baca Juga :  Membangun Brand Kopi Lewat Kontes Barista di Denpasar

 

Dijelaskan, empat orang yang telah diamankan di antaranya berinisial Wayan J, 22, Ketut M, 21, Wayan A, 22. Ketiganya sama-sama asal Munti Gunung, Desa Tianyar Barat, Kubu, Karangasem. Sementara satu orang lagi berinisial Dewa Gede AS, 22, asal Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung.

 

Arung menjelaskan, peristiwa kelam yang dialami KAW diketahui terjadi pada Kamis (21/7) malam. Yang mana korban datang menemui dua tersangka, Wayan J dan Ketut M setelah mendapat pesan WhatsApp. Pertemuan itu didasari atas keterpaksaan lantaran korban diancam oleh tersangka akan menyebarkan sebuah video.

 

Namun KAW belum ketahui video apa yang dimaksud. Sementara pelaku yang diketahui bekerja sebagai buruh ini memaksa agar KAW mau diajak berhubungan badan. Merasa dalam tekanan, korban mengiyakan permintaan dua pelaku di sebuah gudang kayu di Pesinggahan. “Korban awalnya sempat menolak karena merasa diancam,” jelasnya.

Baca Juga :  Senggolan dengan Vario, Utami Dilindas Tronton

 

Saat kedua pelaku mengantar korban pulang, di sana mereka tak sengaja dipergoki kakak dan ayah korban. Keluarga syok lantaran KAW pulang bersama dua orang asing, Jumat (22/7) dini hari. Saat itu, KAW menceritakan apa yang dialaminya. Keluarga tak terima dan memutuskan untuk melapor ke polisi.

 

Dari hasil pengembangan, polisi pun mengetahui KAW juga pernah disetubuhi dua orang lagi, selain tersangka Wayan J dan Ketut M. Pada Senin (18/7) lalu, Wayan J juga mengajak Wayan A dan Dewa As menyetubuhi korban. “Semuanya ditangkap di tempat berbeda. Terkait bagaimana korban bisa kenal pelaku, kami masih dalami,” kata Arung.






Reporter: AGUS EKA PURNA NEGARA

SEMARAPURA, BALI EXPRESS – Satreskrim Polres Klungkung telah mengamankan empat orang yang terlibat pencabulan anak di bawah umur asal Kecamatan Manggis, Karangasem, Kamis (21/7) lalu. Sebelumnya, polisi telah mengamankan dua orang pelaku di wilayah Manggis, Karangasem, belum lama ini.

 

Sehingga dari hasil pengembangan, total ada empat orang yang kini tengah diperiksa polisi. Dari semuanya itu, baru tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Sementara satu orang lain masih diperiksa intens di Mapolres Klungkung.

 

Mereka diduga mencabuli KAW, 17, di sebuah gudang kayu, Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Klungkung pada Kamis (21/7). Kasatreskrim Polres Klungkung Iptu Arung Wiratama mengakui tengah berkoordinasi Dinsos PPA Klungkung untuk pendampingan pemeriksaan korban.

 

“Kami masih lengkapi dulu pendalaman pemeriksaan terhadap korban, orangtua korban, dan saksi lainnya. Belum bisa kami simpulkan dulu. Sementara tiga orang sudah diamankan, satu orang masih dalam lidik,” jelas Arung, Minggu (24/7).

Baca Juga :  29 Peserta Ramaikan Bali Christmas Choir Competition Kapolda

 

Dijelaskan, empat orang yang telah diamankan di antaranya berinisial Wayan J, 22, Ketut M, 21, Wayan A, 22. Ketiganya sama-sama asal Munti Gunung, Desa Tianyar Barat, Kubu, Karangasem. Sementara satu orang lagi berinisial Dewa Gede AS, 22, asal Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung.

 

Arung menjelaskan, peristiwa kelam yang dialami KAW diketahui terjadi pada Kamis (21/7) malam. Yang mana korban datang menemui dua tersangka, Wayan J dan Ketut M setelah mendapat pesan WhatsApp. Pertemuan itu didasari atas keterpaksaan lantaran korban diancam oleh tersangka akan menyebarkan sebuah video.

 

Namun KAW belum ketahui video apa yang dimaksud. Sementara pelaku yang diketahui bekerja sebagai buruh ini memaksa agar KAW mau diajak berhubungan badan. Merasa dalam tekanan, korban mengiyakan permintaan dua pelaku di sebuah gudang kayu di Pesinggahan. “Korban awalnya sempat menolak karena merasa diancam,” jelasnya.

Baca Juga :  Taman Budaya Sebagai Rumah Kreasi, Disbud Bangun Perspektif Baru

 

Saat kedua pelaku mengantar korban pulang, di sana mereka tak sengaja dipergoki kakak dan ayah korban. Keluarga syok lantaran KAW pulang bersama dua orang asing, Jumat (22/7) dini hari. Saat itu, KAW menceritakan apa yang dialaminya. Keluarga tak terima dan memutuskan untuk melapor ke polisi.

 

Dari hasil pengembangan, polisi pun mengetahui KAW juga pernah disetubuhi dua orang lagi, selain tersangka Wayan J dan Ketut M. Pada Senin (18/7) lalu, Wayan J juga mengajak Wayan A dan Dewa As menyetubuhi korban. “Semuanya ditangkap di tempat berbeda. Terkait bagaimana korban bisa kenal pelaku, kami masih dalami,” kata Arung.






Reporter: AGUS EKA PURNA NEGARA

Most Read

Artikel Terbaru

/