alexametrics
27.6 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Resmi Dimulai, Tamba Sebut Rekrutmen Karyawan Mitra Prodin Bebas Pungutan

JEMBRANA, BALI EXPRESS – Penerimaan tenaga kerja pabrik linting kertas rokok Mitra Prodin di Kabupaten Jembrana akhirnya dimulai. Penerimaan dibagi kedalam 8 (delapan) tahap, dengan target total 7.000 tenaga kerja. Mekanisme penerimaan tenaga kerja tidak dipungut biaya alias gratis. Hal itu ditegaskan Bupati Jembrana I Nengah Tamba, Sabtu (23/7).

 

“Perekrutan untuk penempatan di pabrik yang berlokasi di Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana sudah dibuka,” ujarnya.

 

Momentum perekrutan tenaga kerja dari Mitra Prodin itu diharapkan dapat menuntaskan jumlah pengangguran di Kabupaten Jembrana pasca pandemi Covid-19. Perusahaan ini disebut Tamba berkomitmen merekrut tenaga kerja yang ber KTP Jembrana hingga 90 persen dari total kebutuhan.

 

“Momentum ini menjadikan masyarakat bahagia, 90 persen yang di rekrut itu warga asli Jembrana. Saya bangga dengan adanya investasi yang nantinya menampung lebih dari 6.000 orang pekerja,” imbuhnya.

Baca Juga :  Gebyar Vaksinasi Covid-19, Bupati Tamba Target 1.200 Sasaran Per-Hari

 

Tamba menambahkan proses penerimaan tenaga kerja oleh PT Mitra Prodin dilakukan dengan tanpa biaya sepeserpun, jika ditemukan nantinya proses penerimaan dipungut biaya agar segera dilaporkan. “Karena ini dalam jumlah yang cukup besar tenaga kerjanya, perlu kiranya dari Dinas ikut terlibat dan mengawasi, dari sisi aturan menyangkut asuransi tenaga kerja. Tidak ada satupun permainan uang alias gratis,” tegasnya.

 

Sementara itu Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Tenaga Kerja (PMPTSPTK) Kabupaten Jembrana Made Gede Budhiarta menjelaskan pihak perusahaan telah menunjuk 5 orang sebagai penanggung jawab perekrutan yang berasal dari masing-masing Kecamatan. “Lima orang ini yang disebut lima pilar akan menerima dan menginput data lamaran yang masuk sesuai dengan wilayah asal pelamar per kecamatan. Sebelum nantinya akan dipanggil untuk mengikuti proses seleksi lanjutan,” terangnya.

Baca Juga :  Maknai Galungan dan Kuningan, Bupati Artha Ajak Perteguh Swadharma

 

Ketika proses sleksi selesai, lanjut Budhiarta, nantinya tenaga kerja yang lolos akan dilakukan training terlebih dahulu. “Training dilakukan di Denpasar, alasan pertama itu, pihak perusahaan harus mempelajari karakteristik orang jembrana, yang kedua keterbatasan bahan dan tempat di Jembrana,” paparnya.

 

Budhiarta menambahkan terhitung mulai Senin (25/7) para pelamar kerja sudah bisa membawa atau menaruh lamarannya sesuai Kecamatan asalnya. Nantinya di areal Kantor Camat se Jembrana akan disediakan tempat yang juga diisi masing-masing penanggung jawab dari lima pilar yang sudah ditunjuk oleh perusahaan. “Seleksi wawancara untuk penerimaan 500 karyawan gelombang pertama akan dilaksanakan pada Selasa (23/8) mendatang,” pungkasnya.






Reporter: Gede Riantory Warmadewa

JEMBRANA, BALI EXPRESS – Penerimaan tenaga kerja pabrik linting kertas rokok Mitra Prodin di Kabupaten Jembrana akhirnya dimulai. Penerimaan dibagi kedalam 8 (delapan) tahap, dengan target total 7.000 tenaga kerja. Mekanisme penerimaan tenaga kerja tidak dipungut biaya alias gratis. Hal itu ditegaskan Bupati Jembrana I Nengah Tamba, Sabtu (23/7).

 

“Perekrutan untuk penempatan di pabrik yang berlokasi di Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana sudah dibuka,” ujarnya.

 

Momentum perekrutan tenaga kerja dari Mitra Prodin itu diharapkan dapat menuntaskan jumlah pengangguran di Kabupaten Jembrana pasca pandemi Covid-19. Perusahaan ini disebut Tamba berkomitmen merekrut tenaga kerja yang ber KTP Jembrana hingga 90 persen dari total kebutuhan.

 

“Momentum ini menjadikan masyarakat bahagia, 90 persen yang di rekrut itu warga asli Jembrana. Saya bangga dengan adanya investasi yang nantinya menampung lebih dari 6.000 orang pekerja,” imbuhnya.

Baca Juga :  Polantas Denpasar Sosialisasi Kejahatan ODOL dan Tindak Knalpot Brong

 

Tamba menambahkan proses penerimaan tenaga kerja oleh PT Mitra Prodin dilakukan dengan tanpa biaya sepeserpun, jika ditemukan nantinya proses penerimaan dipungut biaya agar segera dilaporkan. “Karena ini dalam jumlah yang cukup besar tenaga kerjanya, perlu kiranya dari Dinas ikut terlibat dan mengawasi, dari sisi aturan menyangkut asuransi tenaga kerja. Tidak ada satupun permainan uang alias gratis,” tegasnya.

 

Sementara itu Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Tenaga Kerja (PMPTSPTK) Kabupaten Jembrana Made Gede Budhiarta menjelaskan pihak perusahaan telah menunjuk 5 orang sebagai penanggung jawab perekrutan yang berasal dari masing-masing Kecamatan. “Lima orang ini yang disebut lima pilar akan menerima dan menginput data lamaran yang masuk sesuai dengan wilayah asal pelamar per kecamatan. Sebelum nantinya akan dipanggil untuk mengikuti proses seleksi lanjutan,” terangnya.

Baca Juga :  PPKM Darurat, Bupati Jembrana Tempuh Jalur Sekala dan Niskala

 

Ketika proses sleksi selesai, lanjut Budhiarta, nantinya tenaga kerja yang lolos akan dilakukan training terlebih dahulu. “Training dilakukan di Denpasar, alasan pertama itu, pihak perusahaan harus mempelajari karakteristik orang jembrana, yang kedua keterbatasan bahan dan tempat di Jembrana,” paparnya.

 

Budhiarta menambahkan terhitung mulai Senin (25/7) para pelamar kerja sudah bisa membawa atau menaruh lamarannya sesuai Kecamatan asalnya. Nantinya di areal Kantor Camat se Jembrana akan disediakan tempat yang juga diisi masing-masing penanggung jawab dari lima pilar yang sudah ditunjuk oleh perusahaan. “Seleksi wawancara untuk penerimaan 500 karyawan gelombang pertama akan dilaksanakan pada Selasa (23/8) mendatang,” pungkasnya.






Reporter: Gede Riantory Warmadewa

Most Read

Artikel Terbaru

/