alexametrics
26.5 C
Denpasar
Wednesday, May 18, 2022

Mayat Penuh Belatung Ditemukan di Selokan Kawasan Benoa

DENPASAR, BALI EXPRESS – Mayat seorang pria yang diketahui bernama Selamat Meidias, 30, ditemukan di dalam selokan di depan bank BNI 46 kawasan Benoa, Kamis (24/9) pukul 09.15. Saat ditemukan, kondisi mayat dalam keadaan membusuk dan dipenuhi belatung.

Kasubag Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi menerangkan, mayat korban pertama kali ditemukan oleh security bank karena mencium bau menyengat yang dicurigai berasal dari dalam selokan.

Security bernama Gede Susila Eka Putra Yana kemudian mengambil senter dan mengecek ke dalam selokan. “Setelah mengecek ke dalam selokan, saksi kaget melihat sosok mayat yang sudah membusuk dan penuh belatung,” jelas Iptu Sukadi.

Saksi memberitahu rekannya dan kemudian melapor ke Polsek Kawasan Benoa. “Pihak Polsek Kawasan Benoa melapor ke Polresta,” ungkapnya lagi.

Hasil pemeriksaan petugas di TKP, di tubuh korban ditemukan dompet berisi identitas korban serta uang Rp 150 ribu. Ditemukan juga sandal jepit dan korek gas. “Saat ditemukan posisi mayat menengadah, dengan posisi kepala di utara. Tangan kanan berada di atas dada. Korban ditemukan menggunakan baju lengan panjang warna abu-abu, celana kolor warna biru,” ungkapnya lagi.

Polisi kemudian berkoordinasi dengan Basarnas Bali untuk mengevakuasi korban. “Setelah diperiksa, mayat korban kami evakuasi ke RSUP Sanglah untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut,” bebernya.

Hasil pemeriksaan awal terhadap tubuh korban, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan. “Kami tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di  tubuh korban,” beber Iptu Sukadi.

Mengenai penyebab kematian pria kelahiran Semarang 22 Mei 1990 ini belum diketahui secara pasti. Kapolresta Denpasar Kombespol Jansen Avitus Panjaitan mengaku masih mendalami penemuan mayat korban.  “ Masih kami dalami,” jawabnya singkat.


DENPASAR, BALI EXPRESS – Mayat seorang pria yang diketahui bernama Selamat Meidias, 30, ditemukan di dalam selokan di depan bank BNI 46 kawasan Benoa, Kamis (24/9) pukul 09.15. Saat ditemukan, kondisi mayat dalam keadaan membusuk dan dipenuhi belatung.

Kasubag Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi menerangkan, mayat korban pertama kali ditemukan oleh security bank karena mencium bau menyengat yang dicurigai berasal dari dalam selokan.

Security bernama Gede Susila Eka Putra Yana kemudian mengambil senter dan mengecek ke dalam selokan. “Setelah mengecek ke dalam selokan, saksi kaget melihat sosok mayat yang sudah membusuk dan penuh belatung,” jelas Iptu Sukadi.

Saksi memberitahu rekannya dan kemudian melapor ke Polsek Kawasan Benoa. “Pihak Polsek Kawasan Benoa melapor ke Polresta,” ungkapnya lagi.

Hasil pemeriksaan petugas di TKP, di tubuh korban ditemukan dompet berisi identitas korban serta uang Rp 150 ribu. Ditemukan juga sandal jepit dan korek gas. “Saat ditemukan posisi mayat menengadah, dengan posisi kepala di utara. Tangan kanan berada di atas dada. Korban ditemukan menggunakan baju lengan panjang warna abu-abu, celana kolor warna biru,” ungkapnya lagi.

Polisi kemudian berkoordinasi dengan Basarnas Bali untuk mengevakuasi korban. “Setelah diperiksa, mayat korban kami evakuasi ke RSUP Sanglah untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut,” bebernya.

Hasil pemeriksaan awal terhadap tubuh korban, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan. “Kami tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di  tubuh korban,” beber Iptu Sukadi.

Mengenai penyebab kematian pria kelahiran Semarang 22 Mei 1990 ini belum diketahui secara pasti. Kapolresta Denpasar Kombespol Jansen Avitus Panjaitan mengaku masih mendalami penemuan mayat korban.  “ Masih kami dalami,” jawabnya singkat.


Most Read

Artikel Terbaru

/