alexametrics
26.5 C
Denpasar
Friday, August 19, 2022

Warung Geprek dan Warung Padang di Jimbaran Terbakar

BALI EXPRESS, DENPASAR – Dua warung makan di depan Gedung Auditorium Widya Sabha Universitas Udayana di Kelurahan Jimbaran, Kuta Selatan dilalap si jago merah sekitar pukul 10.30 Jumat kemarin (23/11). Dua warung tersebut adalah Warung Makan Padang Ikonogo dan Warung Geprek Mafia.

Dari keterangan saksi karyawan Warung Geprek Mafia, Victor Umbu Rato, 20, sekitar pukul 09.00 saksi mulai bekerja di bagian dapur. “Saya langsung masuk ke dapur saat itu. Karena ingin menanak nasi dan memasak gula,” ungkap saksi.

Karena gas yang digunakan habis, kemudian saksi mengambil gas ukuran 15 kilogram warna biru yang berada di pojok dapur untuk di pasang di soket kompor. Padahal kondisi saat itu, kompor yang dipakai untuk memasak gula masih dalam keadaan hidup.

Baca Juga :  Koster Luncurkan Keyboard Aksara Bali

“Saat memasang gas tiba-tiba gas yang dari dalam tabung keluar sehingga ada sambaran api dari kompor yang hidup,” ungkap Kapolsek Kuta Selatan AKP Doddy Monza kemarin.

Saksi kemudian terkena sambaran api sehingga mengalami sedikit melepuh pada telapak tangan kirinya. Saksi yang panik kemudian terjatuh di dapur dan berlari keluar. 

Tak berselang lama terdengar ledakan di dalam dapur. Dan api mulai membesar. Kobaran tersebut selanjutnya merambat ke Warung Padang di sebelahnya. Mengingat api sangat besar dan atap menggunakan bahan yang mudah terbakar.

Barulah selang 15 menit kemudian mobil PMK dari ITDC tiba di lokasi dan menyemprot api yang sudah membesar. Dan pukul 11.10 api dapat dipadamkan dengan bantuan empat mobil pemadam kebakaran (PMK). Dua unit dari Damkar ITDC dan dua unit dari Damkar Kabupaten Badung.

Baca Juga :  Komaruddin: Tentara Tak Boleh Tolak Pinggang

Atas kejadian ini korban Made Sariada, 35, mengalami kerugian materi sekitar Rp 150 juta. “Penyebab kebakaran karena kelalaian karyawan pada saat pemasangan tabung gas ada 1 kompor yang menyala sehingga api menyambar gas yang di pasang. Sampai saat ini korban belum melapor,” jelasnya.


BALI EXPRESS, DENPASAR – Dua warung makan di depan Gedung Auditorium Widya Sabha Universitas Udayana di Kelurahan Jimbaran, Kuta Selatan dilalap si jago merah sekitar pukul 10.30 Jumat kemarin (23/11). Dua warung tersebut adalah Warung Makan Padang Ikonogo dan Warung Geprek Mafia.

Dari keterangan saksi karyawan Warung Geprek Mafia, Victor Umbu Rato, 20, sekitar pukul 09.00 saksi mulai bekerja di bagian dapur. “Saya langsung masuk ke dapur saat itu. Karena ingin menanak nasi dan memasak gula,” ungkap saksi.

Karena gas yang digunakan habis, kemudian saksi mengambil gas ukuran 15 kilogram warna biru yang berada di pojok dapur untuk di pasang di soket kompor. Padahal kondisi saat itu, kompor yang dipakai untuk memasak gula masih dalam keadaan hidup.

Baca Juga :  Tuntaskan Masalah, Pengelola Ceking dan Pemilik View Mediasi

“Saat memasang gas tiba-tiba gas yang dari dalam tabung keluar sehingga ada sambaran api dari kompor yang hidup,” ungkap Kapolsek Kuta Selatan AKP Doddy Monza kemarin.

Saksi kemudian terkena sambaran api sehingga mengalami sedikit melepuh pada telapak tangan kirinya. Saksi yang panik kemudian terjatuh di dapur dan berlari keluar. 

Tak berselang lama terdengar ledakan di dalam dapur. Dan api mulai membesar. Kobaran tersebut selanjutnya merambat ke Warung Padang di sebelahnya. Mengingat api sangat besar dan atap menggunakan bahan yang mudah terbakar.

Barulah selang 15 menit kemudian mobil PMK dari ITDC tiba di lokasi dan menyemprot api yang sudah membesar. Dan pukul 11.10 api dapat dipadamkan dengan bantuan empat mobil pemadam kebakaran (PMK). Dua unit dari Damkar ITDC dan dua unit dari Damkar Kabupaten Badung.

Baca Juga :  Difoto Dagang Nasi, Penjambret Bule di Canggu Dibekuk Polantas

Atas kejadian ini korban Made Sariada, 35, mengalami kerugian materi sekitar Rp 150 juta. “Penyebab kebakaran karena kelalaian karyawan pada saat pemasangan tabung gas ada 1 kompor yang menyala sehingga api menyambar gas yang di pasang. Sampai saat ini korban belum melapor,” jelasnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/