Rabu, 01 Dec 2021
Bali Express
Home / Bali
icon featured
Bali

Fakta Suami Mabuk Hantam Istri hingga Tewas di Buleleng Terungkap

Ngaku Tersinggung Karena Sering Disalahkan

24 November 2021, 18: 07: 14 WIB | editor : I Dewa Gede Rastana

Fakta Suami Mabuk Hantam Istri hingga Tewas di Buleleng Terungkap

NAAS : Korban saat ditemukan membujur kaku dikamar kosnya (kiri). Korban semasa hidup (kanan). (istimewa)

Share this      

SINGARAJA, BALI EXPRESS – Sebanyak empat orang saksi telah diperiksa Polres Buleleng, terkait kasus penganiayaan berujung pembunuhan di Banjar Dinas Tegallantang, Desa Pengulon, Kecamatan Gerokgak. Dari pemeriksaan saksi disebutkan, saat melakukan pesta miras di warung milik Suin, korban Sri selalu menyalahkan Suin. Sehingga terjadi selisih paham yang menyebabkan emosi Suin memuncak. Cekcok atau adu mulut antara Suin dan korban Sri terjadi saat mereka masih pesta miras di luar kamar. Setelah pesta miras usai, rekan-rekannya membubarkan diri. Satu diantaranya tertidur di luar kamar karena mabuk berat. Sementara, Suin dan korban Sri masih terlibat adu mulut hingga berlanjut ke dalam kamar.

Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu I Gede Sumarjaya, Rabu (24/11) siang menjelaskan, keterangan dari hasil pemeriksaan saksi juga dikuatkan dengan adanya barang bukti di tempat kejadian perkara saat dilakukan olah TKP. “Setelah dilakukan gelar perkara, diketahui Suin adalah suami siri dari korban. Mereka disebut menikah siri. Dan Suin alias In ditetapkan sebagai tersangka. Saat olah TKP juga ditemukan barang bukti,” jelasnya.

Selein memeriksa saksi, polisi juga meminta keterangan dari tersangka Suin. Dari keterangannya, Sri sempat dipukul menggunakan botol body lotion saat masih berada di luar kamar. Kemudian, saat usai pesta miras, emosi Suin tidak terkontrol dan kembali melakukan pemukulam menggunakan tangan berulang kali di bagian kepala korban. “Modus pelaku melakukan perbuatannya melakukan pemukulan dengan menggunakan botol plastik handbody saat masih di luar kamar. Saat itu mereka masih minum bareng. Sudah itu, korban lagi dipukul di kamar,” tambahnya.  

Baca juga: Bali Disebut Telah Capai Herd Immunity

Dari olah TKP selanjutnya, polisi pun mengamankan barang bukti berupa pakaian korban, pakaian pelaku serta botol plastik body lotion. Atas perbuatannya, pelaku disangkakan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara dan pasal 351 ayat (3) KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan matinya orang lain dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. Untuk sementara, penyebab kematian korban masih belum diketahui dan polisi masih menunggu hasil visum dari tim Forensik RSUD Buleleng. “Belum diketahui meninggalnya karena apa. Apakah karena benda tumpul atau karena yang lain. Masih menunggu hasil visum untuk mengetahui penyebabnya,” kata dia.

(bx/dhi/ras/JPR)


Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia