28.7 C
Denpasar
Friday, December 9, 2022

Hujan Deras di Klungkung, Perkantoran Banjir hingga Tembok Sekolah Roboh

KLUNGKUNG, BALI EXPRESS – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Klungkung, pada Kamis (24/11) mengakibatkan terjadinya bencana alam. Seperti misalnya di Kecamatan Banjarangkan, dimana tembok SMA Negeri 1 Banjarangkan roboh akibat diterjang air hujan.

Kapolsek Banjarangkan AKP I Wayan Sujana yang dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Kata dia, robohnya tembok SMA Negeri 1 Banjarangkan tersebut terjadi sekitar pukul 14.00. Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Ia menambahkan, saat ini material longsor sudah selesai dibersihkan. Jalan tersebut sudah bisa dilewati pengendara. “Material tembok sudah dibersihkan sehingga dapat dilalui oleh kendaraan atau siswa sekolah SMA N 1 Banjarangkan,” bebernya.

Kala itu di seputaran tempat tersebut memang sedang diguyur hujan. Luapan air terjadi cukup besar yang berasal dari sekolah tersebut. “Selang beberapa menit kemudian, terdengar suara gemuruh dan langsung melihat tembok sekolah sudah roboh serta material menutupi setengah badan jalan,” tandasnya.

Baca Juga :  Pohon Wani Tumbang Timpa Rumah, Kerugian Capai 50 Juta

Perwira Balok Tiga dipundak itu menambahkan, selain di SMA Negeri 1 Banjarangkan, peristiwa tanah longsor juga terjadi di Cagar Budaya Goa Jepang, di Jalan Raya Banjarangkan, Kecamatan Banjarangkan. Itu sempat menimbulkan kemacetan disana. “Tanah longsor sempat menyebabkan kemacetan, karena menutup seperempat badan jalan,” jelasnya.

Di tempat lain, hujan deras juga menyebabkan terjadinya banjir di beberapa tempat. Termasuk menggenangi beberapa kantor di Pemkab Klungkung. (dir)

 


KLUNGKUNG, BALI EXPRESS – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Klungkung, pada Kamis (24/11) mengakibatkan terjadinya bencana alam. Seperti misalnya di Kecamatan Banjarangkan, dimana tembok SMA Negeri 1 Banjarangkan roboh akibat diterjang air hujan.

Kapolsek Banjarangkan AKP I Wayan Sujana yang dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Kata dia, robohnya tembok SMA Negeri 1 Banjarangkan tersebut terjadi sekitar pukul 14.00. Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Ia menambahkan, saat ini material longsor sudah selesai dibersihkan. Jalan tersebut sudah bisa dilewati pengendara. “Material tembok sudah dibersihkan sehingga dapat dilalui oleh kendaraan atau siswa sekolah SMA N 1 Banjarangkan,” bebernya.

Kala itu di seputaran tempat tersebut memang sedang diguyur hujan. Luapan air terjadi cukup besar yang berasal dari sekolah tersebut. “Selang beberapa menit kemudian, terdengar suara gemuruh dan langsung melihat tembok sekolah sudah roboh serta material menutupi setengah badan jalan,” tandasnya.

Baca Juga :  Berwisata di Pantai Klingking, Warga Mojokerto Tewas Jatuh ke Jurang

Perwira Balok Tiga dipundak itu menambahkan, selain di SMA Negeri 1 Banjarangkan, peristiwa tanah longsor juga terjadi di Cagar Budaya Goa Jepang, di Jalan Raya Banjarangkan, Kecamatan Banjarangkan. Itu sempat menimbulkan kemacetan disana. “Tanah longsor sempat menyebabkan kemacetan, karena menutup seperempat badan jalan,” jelasnya.

Di tempat lain, hujan deras juga menyebabkan terjadinya banjir di beberapa tempat. Termasuk menggenangi beberapa kantor di Pemkab Klungkung. (dir)

 


Most Read

Artikel Terbaru

/