28.7 C
Denpasar
Friday, December 9, 2022

Jukung Terbalik di Pantai Pasut, Tiga Nelayan Selamat

TABANAN, BALI EXPRESS- Peristiwa jukung nelayan terbalik di tengah laut ketika sedang melaut di Pantai Pasut terjadi pada Kamis siang (24/11). Dalam kecelakaan tersebut tidak ada korban jiwa karena seluruh nelayan bisa dievakuasi oleh perahu nelayan lainnya.

Kapolsek Kerambitan AKP Ni Luh Komang Sri Subakti, Kamis (24/11) menyebutkan ada tiga nelayan yang melaut, yakni Made Suartika, 57 (kapten), Wayan Sada, 60 dan Gede Indra,27. “Mereka adalah nelayan asal Banjar Pasut Desa Tibubiu, Kecamatan Kerambitan Kabupaten Tabanan yang melaut pada Kamis pagi,” jelasnya.

Adapun kronologi dari kejadian ini dilanjutkan Sri Subakti, ketiga nelayan ini pergi melaut dengan menggunakan jukung fiber, dalam perjalanan ketengah laut sekitar kedalaman 60-70 meter. Ketika pukul 08.40 wita kantih jukung sebelah kiri terlepas karena tali pengikat kantih putus, kemudian jukung terbalik pada jarak 12 mil dari daratan.

Baca Juga :  Tinggalkan Surat, Bule Kanada Tewas Tersayat

Ketika jukung terbalik ini, korban Sada meminta pertolongan kepada kepada ketua kelompok Nelayan, Ketut Arsana Yasa. Setelah mendapatkan lokasi para nelayan tersebut, tim dari Polres Kerambitan kemudian berangkat ke lokasi untuk melakukan proses evakuasi.

Proses penyelamatan ketiga nelayan ini menggunakan satu empat jukung milik nelayan di Pantai Pacung dan sekitarnya serta armada milik Pol Air Polres Tabanan.Hingga akhirnya pada pukul 11.40 dilanjutkan Subakti, evakuasi terhadap korban dan jukung berhasil dilakukan.

Seluruh korban disebutkan Sri Subakti dievakuasi dalam kondisi selamat dan tidak memerlukan perawatan medis. “Para nelayan ini berhasil dievakuasi di dua lokasi yang berbeda, yakni di lantai Kelecung Desa Tegalmengkeb dan di Pantai Pasut Desa Tibubiu,” lanjutnya.

Baca Juga :  Parno Melihat Banyak Orang, Suasana Mencekam Saat Diperiksa Tentara





Reporter: IGA Kusuma Yoni

TABANAN, BALI EXPRESS- Peristiwa jukung nelayan terbalik di tengah laut ketika sedang melaut di Pantai Pasut terjadi pada Kamis siang (24/11). Dalam kecelakaan tersebut tidak ada korban jiwa karena seluruh nelayan bisa dievakuasi oleh perahu nelayan lainnya.

Kapolsek Kerambitan AKP Ni Luh Komang Sri Subakti, Kamis (24/11) menyebutkan ada tiga nelayan yang melaut, yakni Made Suartika, 57 (kapten), Wayan Sada, 60 dan Gede Indra,27. “Mereka adalah nelayan asal Banjar Pasut Desa Tibubiu, Kecamatan Kerambitan Kabupaten Tabanan yang melaut pada Kamis pagi,” jelasnya.

Adapun kronologi dari kejadian ini dilanjutkan Sri Subakti, ketiga nelayan ini pergi melaut dengan menggunakan jukung fiber, dalam perjalanan ketengah laut sekitar kedalaman 60-70 meter. Ketika pukul 08.40 wita kantih jukung sebelah kiri terlepas karena tali pengikat kantih putus, kemudian jukung terbalik pada jarak 12 mil dari daratan.

Baca Juga :  Pelanggar Prokes di Jembrana Langsung Kena Rapid Test Antigen

Ketika jukung terbalik ini, korban Sada meminta pertolongan kepada kepada ketua kelompok Nelayan, Ketut Arsana Yasa. Setelah mendapatkan lokasi para nelayan tersebut, tim dari Polres Kerambitan kemudian berangkat ke lokasi untuk melakukan proses evakuasi.

Proses penyelamatan ketiga nelayan ini menggunakan satu empat jukung milik nelayan di Pantai Pacung dan sekitarnya serta armada milik Pol Air Polres Tabanan.Hingga akhirnya pada pukul 11.40 dilanjutkan Subakti, evakuasi terhadap korban dan jukung berhasil dilakukan.

Seluruh korban disebutkan Sri Subakti dievakuasi dalam kondisi selamat dan tidak memerlukan perawatan medis. “Para nelayan ini berhasil dievakuasi di dua lokasi yang berbeda, yakni di lantai Kelecung Desa Tegalmengkeb dan di Pantai Pasut Desa Tibubiu,” lanjutnya.

Baca Juga :  Tiga Kali Residivis, Untung Kembali Edarkan 8 Kg Ganja





Reporter: IGA Kusuma Yoni

Most Read

Artikel Terbaru

/