alexametrics
26.8 C
Denpasar
Sunday, July 3, 2022

Obyek Wisata di Gianyar Mulai Dijaga Satpol PP, TNI-Polri

GIANYAR, BALI EXPRESS – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gianyar beserta TNI, Polri, mulai menjaga ketat obyek wisata yang ada. Hal itu dilakukan guna menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Gubernur Bali.

“Pengawasan ketat ini dilakukan sampai 4 Januari 2021 mendatang,” ungkap Kasatpol PP Gianyar, Made Watha, Rabu (23/12). 

Dijelaskannya, pihaknya telah melakukan kontrol ke sejumlah obyek wisata di Kabupaten Gianyar bersama kepolisian dan TNI. Ia memastikan, setiap obyek tersebut telah menyediakan fasilitas protokol kesehatan. Seperti tempat cuci tangan, pembatasan jumlah pengunjung, dan lain sebagainya. 

“Sebelumnya sudah kita kontrol, dan dengan tim gabungan mulai diperketat langsung sampai 4 Januari 2021,” jelasnya. 

Watha mengatakan, terkait teknis pengawasan ketat tersebut, berkaitan dengan penerapan 3M. Selain itu, memastikan setiap obyek wisata menerapkan protokol kesehatan.

Terkait objek-objek wisata terbuka seperti pantai akan dijaga ketat oleh pecalang adat setempat. Di tempat demikian pihaknya hanya melakukan pemantauan. 

“Terkait pantai, itu ranahnya pecalang. Kami hanya memantau, sementara di obyek wisata pemandian, seperti Tirta Empul, nanti kita batasi orangnya. Tidak boleh berdesakan,” ujarnya. 

Watha mengimbau, setiap pengelola obyek wisata, baik dikelola desa adat, swasta atau pemerintah, wajib menjalankan protokol kesehatan.  

“Sejauh ini di Gianyar tidak ada instruksi menutup obyek wisata. Sebab antara ekonomi dan kesehatan itu harus tetap jalan. Karena itu, kami meminta supaya di obyek wisata menerapkan protokol kesehatan. Jika tidak, kami ambil tindakan tegas,” tegasnya.


GIANYAR, BALI EXPRESS – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gianyar beserta TNI, Polri, mulai menjaga ketat obyek wisata yang ada. Hal itu dilakukan guna menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Gubernur Bali.

“Pengawasan ketat ini dilakukan sampai 4 Januari 2021 mendatang,” ungkap Kasatpol PP Gianyar, Made Watha, Rabu (23/12). 

Dijelaskannya, pihaknya telah melakukan kontrol ke sejumlah obyek wisata di Kabupaten Gianyar bersama kepolisian dan TNI. Ia memastikan, setiap obyek tersebut telah menyediakan fasilitas protokol kesehatan. Seperti tempat cuci tangan, pembatasan jumlah pengunjung, dan lain sebagainya. 

“Sebelumnya sudah kita kontrol, dan dengan tim gabungan mulai diperketat langsung sampai 4 Januari 2021,” jelasnya. 

Watha mengatakan, terkait teknis pengawasan ketat tersebut, berkaitan dengan penerapan 3M. Selain itu, memastikan setiap obyek wisata menerapkan protokol kesehatan.

Terkait objek-objek wisata terbuka seperti pantai akan dijaga ketat oleh pecalang adat setempat. Di tempat demikian pihaknya hanya melakukan pemantauan. 

“Terkait pantai, itu ranahnya pecalang. Kami hanya memantau, sementara di obyek wisata pemandian, seperti Tirta Empul, nanti kita batasi orangnya. Tidak boleh berdesakan,” ujarnya. 

Watha mengimbau, setiap pengelola obyek wisata, baik dikelola desa adat, swasta atau pemerintah, wajib menjalankan protokol kesehatan.  

“Sejauh ini di Gianyar tidak ada instruksi menutup obyek wisata. Sebab antara ekonomi dan kesehatan itu harus tetap jalan. Karena itu, kami meminta supaya di obyek wisata menerapkan protokol kesehatan. Jika tidak, kami ambil tindakan tegas,” tegasnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/