26.5 C
Denpasar
Tuesday, February 7, 2023

Ditinggal Kerja, Rumah Kemalingan, Perhiasan Hingga Uang Raib

BADUNG, BALI EXPRESS – Sebuah rumah di Jalan Pura Cucuk Nomor 9, Lingkungan Negara Kelod, Kelurahan Sading, Mengwi, Badung, disatroni maling pada Selasa (24/1). Berbagai barang berharga berhasil dibawa kabur oleh pelaku.

Informasi yang dihimpun koran ini, peristiwa tersebut terjadi kala rumah dalam keadaan sepi. Lantaran pemiliknya I Gusti Ngurah Swasta Jaya, 40, berangkat kerja dan anaknya IGAKB, 12, yang masih SMP berangkat sekolah sekitar pukul 07.00. Sementara istrinya AA Ketut Juliati, 39, juga bekerja pukul 11.30.

“Sebelum pergi, korban sudah mengunci pintu rumah dan gerbang, tapi pintu kamar tidak dia kunci,” ujar sumber, Rabu (25/1). Sepulang dari bekerja, Swaata pun membuka kembali gerbang dan pintu rumah. Namun saat di dalam, dia kaget karena mendapati pintu kamar dan pintu lemari sudah terbuka.

Selain itu, barang-barang tampak berantakan. Setelah dicek, ada perhiasan yang hilang, seperti dua set anting emas berat 9 gram, satu set sumpel dan bros emas berat 8 gram, dua cincin emas putih berat 5 gram, dua cincin emas berat 7 gram. Kemudian satu unit Hp merk Oppo terbaru warna hitam, serta uang dalam dompet anak warna hitam sebanyak Rp 700 ribu.

Total kerugian yang dialami korban atas kehilangan tersebut mencapai Rp 20 juta. Kejadian ini lantas disampaikan ke Kepala lingkungan Banjar Negara Kelod I Made Ardiasa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Sading Aiptu I Made Parwatha. “Korban juga diarahkan membuat laporan resmi di Polsek Mengwi,” tambahnya.

Unit Reskrim Polsek Mengwi disebut telah melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kesimpulan sementara, diduga pelaku masuk ke rumah dengan meloncati tembok pagar belakang, lalu masuk ke kamar yang tidak terkunci. Kapolsek Mengwi Kompol Nyoman Darsana membenarkan adanya laporan kejadian tersebut.

 






Reporter: I Gede Paramasutha

BADUNG, BALI EXPRESS – Sebuah rumah di Jalan Pura Cucuk Nomor 9, Lingkungan Negara Kelod, Kelurahan Sading, Mengwi, Badung, disatroni maling pada Selasa (24/1). Berbagai barang berharga berhasil dibawa kabur oleh pelaku.

Informasi yang dihimpun koran ini, peristiwa tersebut terjadi kala rumah dalam keadaan sepi. Lantaran pemiliknya I Gusti Ngurah Swasta Jaya, 40, berangkat kerja dan anaknya IGAKB, 12, yang masih SMP berangkat sekolah sekitar pukul 07.00. Sementara istrinya AA Ketut Juliati, 39, juga bekerja pukul 11.30.

“Sebelum pergi, korban sudah mengunci pintu rumah dan gerbang, tapi pintu kamar tidak dia kunci,” ujar sumber, Rabu (25/1). Sepulang dari bekerja, Swaata pun membuka kembali gerbang dan pintu rumah. Namun saat di dalam, dia kaget karena mendapati pintu kamar dan pintu lemari sudah terbuka.

Selain itu, barang-barang tampak berantakan. Setelah dicek, ada perhiasan yang hilang, seperti dua set anting emas berat 9 gram, satu set sumpel dan bros emas berat 8 gram, dua cincin emas putih berat 5 gram, dua cincin emas berat 7 gram. Kemudian satu unit Hp merk Oppo terbaru warna hitam, serta uang dalam dompet anak warna hitam sebanyak Rp 700 ribu.

Total kerugian yang dialami korban atas kehilangan tersebut mencapai Rp 20 juta. Kejadian ini lantas disampaikan ke Kepala lingkungan Banjar Negara Kelod I Made Ardiasa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Sading Aiptu I Made Parwatha. “Korban juga diarahkan membuat laporan resmi di Polsek Mengwi,” tambahnya.

Unit Reskrim Polsek Mengwi disebut telah melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kesimpulan sementara, diduga pelaku masuk ke rumah dengan meloncati tembok pagar belakang, lalu masuk ke kamar yang tidak terkunci. Kapolsek Mengwi Kompol Nyoman Darsana membenarkan adanya laporan kejadian tersebut.

 






Reporter: I Gede Paramasutha

Most Read

Artikel Terbaru