alexametrics
26.5 C
Denpasar
Wednesday, May 18, 2022

Monyet Alas Pala Sangeh Kesulitan Pakan, Bupati Janji Beri Bantuan

MANGUPURA, BALI EXPRESS – Daya Tarik Wisata (DTW) Alas Pala Sangeh di Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal, Badung yang kesulitan biaya pakan monyet ditanggapi Pemkab Badung. Kendati masih dalam keadaan sulit, pemerintah setempat akan berupaya untuk memberikan bantuan.

baca juga: DTW Alas Pala Sangeh Meminta Donasi untuk Pakan Monyet

Plt Kepala Dinas Pariwisata Badung Cokorda Raka Darmawan mengatakan, saat ini anggaran Pemkab Badung masih difokuskan untuk penanganan Covid-19. Sehingga bantuan langsung untuk obyek wisata belum dapat diberikan. Saat ini anggaran masih fokuskan untuk penanganan Covid-19. “Kalau bantuan di sektor usaha ini belum ada,” ujar Cok Darmawan saat dikonfirmasi Rabu (25/8).

Meski demikian, Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Badung ini berharap, ke depan akan ada bantuan khusus untuk objek wisata maupun usaha lainnya. Pihakya juga berharap agar kasus positif Covid-19 dapat menurun, sehingga PPKM tidak lagi diperpanjang oleh pemerintah pusat. “Mudah-mudahan jika ada peningkatan pendapatan, bisa kami kaji kembali untuk bisa membantu obyek wisata terutama untuk yang memelihara hewan,” harapnya.

Sementara itu, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta usai mengikuti rapat paripurna menyampaikan, bantuan untuk biaya pakan monyet akan diberikan. Nanti akan dirancang pada bantuan tak terduga (BTT).  “Kami sudah rumuskan nantinya kami juga akan segera me-launching program kegiatan yang akan kami buat melalui empat OPD (Organisasi Perangkat Daerah),” ujar Giri Prasta.

Bupati asal Desa Plaga, Kecamatan Petang tersebut, menyatakan sudah berupaya untuk mencarikan regulasi terkait pemberian bantuan kepada DTW Alas Pala Sangeh termasuk juga DTW Kawasan Luar Uluwatu. Namun Giri Prasta tidak mau terburu-buru dalam pemberian bantuan agar tidak menjadi masalah. “Kami sudah pikirkan hal ini, kami akan carikan suatu cara untuk bisa memberikan bantuan pengadaan pakan monyet. Kami carikan regulasinya atau rumahnya dulu agar bisa kami lakukan hal itu, dan kedepannya tidak menjadi masalah,” tegasnya. (esa)

 


MANGUPURA, BALI EXPRESS – Daya Tarik Wisata (DTW) Alas Pala Sangeh di Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal, Badung yang kesulitan biaya pakan monyet ditanggapi Pemkab Badung. Kendati masih dalam keadaan sulit, pemerintah setempat akan berupaya untuk memberikan bantuan.

baca juga: DTW Alas Pala Sangeh Meminta Donasi untuk Pakan Monyet

Plt Kepala Dinas Pariwisata Badung Cokorda Raka Darmawan mengatakan, saat ini anggaran Pemkab Badung masih difokuskan untuk penanganan Covid-19. Sehingga bantuan langsung untuk obyek wisata belum dapat diberikan. Saat ini anggaran masih fokuskan untuk penanganan Covid-19. “Kalau bantuan di sektor usaha ini belum ada,” ujar Cok Darmawan saat dikonfirmasi Rabu (25/8).

Meski demikian, Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Badung ini berharap, ke depan akan ada bantuan khusus untuk objek wisata maupun usaha lainnya. Pihakya juga berharap agar kasus positif Covid-19 dapat menurun, sehingga PPKM tidak lagi diperpanjang oleh pemerintah pusat. “Mudah-mudahan jika ada peningkatan pendapatan, bisa kami kaji kembali untuk bisa membantu obyek wisata terutama untuk yang memelihara hewan,” harapnya.

Sementara itu, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta usai mengikuti rapat paripurna menyampaikan, bantuan untuk biaya pakan monyet akan diberikan. Nanti akan dirancang pada bantuan tak terduga (BTT).  “Kami sudah rumuskan nantinya kami juga akan segera me-launching program kegiatan yang akan kami buat melalui empat OPD (Organisasi Perangkat Daerah),” ujar Giri Prasta.

Bupati asal Desa Plaga, Kecamatan Petang tersebut, menyatakan sudah berupaya untuk mencarikan regulasi terkait pemberian bantuan kepada DTW Alas Pala Sangeh termasuk juga DTW Kawasan Luar Uluwatu. Namun Giri Prasta tidak mau terburu-buru dalam pemberian bantuan agar tidak menjadi masalah. “Kami sudah pikirkan hal ini, kami akan carikan suatu cara untuk bisa memberikan bantuan pengadaan pakan monyet. Kami carikan regulasinya atau rumahnya dulu agar bisa kami lakukan hal itu, dan kedepannya tidak menjadi masalah,” tegasnya. (esa)

 


Most Read

Artikel Terbaru

/