Rabu, 01 Dec 2021
Bali Express
Home / Bali
icon featured
Bali

Longsor Timbun Rombongan Wisatawan, Dua Tewas, Satu Dalam Pencarian

25 November 2021, 18: 59: 58 WIB | editor : I Dewa Gede Rastana

Longsor Timbun Rombongan Wisatawan, Dua Tewas, Satu Dalam Pencarian

EVAKUASI : Proses evakuasi wisatawan yang tertimbun longsor, Kamis (25/11). (istimewa)

Share this      

GIANYAR, BALI EXPRESS - Insiden naas terjadi di wisata rafting yang berlokasi di Banjar Begawan, Desa Melinggih Kelod, Kecamatan Payangan, Gianyar, Kamis sore (25/11). Dimana hujan lebat yang mengguyur mengakibatkan tanah longsor dan merenggut dua korban jiwa. Mereka adalah wisatawan yang sedang menikmati rafting di lokasi tersebut. 

Pantauan di lapangan menyebutkan, peristiwa itu bermula ketika para wisatawan tersebut berwisata rafting. Rombongan pun turun ke sungai sekitar pukul 12.00 WITA dengan menapaki hingga 500 anak tangga. Ketika sampai dibawah rombongan melihat air sungai aliran Tukad Ayung cukup besar sehingga berbahaya untuk bermain rafting. Maka dari itu rombongan pun berencana kembali ke parkiran. 

Namun naas, dalam perjalanan kembali parkiran, tiba-tiba saja tanah di atas mereka longsor. Wisatawan yang ada pada posisi teratas spontan menyelamatkan diri dengan melompat. Namun wisatawan yang ada dibelakang tak bisa berbuat banyak sehingga tertimbun longsoran. 

Baca juga: Beralasan Fokus Mengurus Orang Tua, Perbekel Pejeng Mengundurkan Diri

Terkait hal tersebut, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar, I Gusti Ngurah Dibya Presasta menyebutkan bahwa setelah menerima laporan, pihaknya langsung turun ke TKP bersama TRC BPBD Gianyar serta peralatan untuk evakuasi korban. Namun ia mengakui jika medan yang sulit dan terjal menjadi kendala dalam proses evakuasi. "Kondisi TKP  cukup ekstrim, medannya terjal, dan tanahnya labil," ujarnya.

Dan berdasarkan hasil evakuasi sementara, dua orang wisatawan ditemukan meninggal dunia, dan satu orang lagi masih tertimbun. Bahkan pencarian harus mengerahkan anjing pelacak dari Polda Bali. "Evakuasi juga dibantu Basarnas dengan peralatan yang lebih lengkap bersama warga," sambungnya.

Pihaknya pun belum bisa memastikan identitas korban karena masih fokus pada proses evakuasi. Sementara itu, Kapolsek Payangan, AKP I Putu Ady Wijaya mengatakan bahwa dua orang ditemukan meninggal dunia pasca kejadian tersebut. Namun masih ada satu orang lagi yang tertimbun. "Satu orang masih tertimbun. Untuk identitasnya belum," tegasnya.

Hanya saja informasi sementara yang didapat jika total ada 6 orang wisawatan yang tertimbun longsor. Keenam orang wisatawan tersebut terdiri dari 2 orang WNA dan 4 orang WNI asal Tangerang. "Yang dua ini WNA statusnya suami-istri, dan empat orang WNI terdiri dari suami-istri dan dua orang anak, " paparnya saat ditemui di TKP.

Saat ini proses pencarian korban pun masih berlangsung. Sedangkan korban selamat maupun meninggal dunia dievakuasi ke RSU Payangan.

(bx/ras/ras/JPR)


Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia