28.7 C
Denpasar
Friday, December 9, 2022

Bali Makin Banyak Terima Penerbangan dari Malaysia

BADUNG, BALI EXPRESS – Bali kembali menerima rute penerbangan dari dan ke Malaysia. Tambahan rute Kuala Lumpur – Denpasar – Kuala Lumpur ini menggunakan maskapai Air Asia X yang terbang perdana pada Kamis (24/11). Penambahan rute ini kian menambah deretan penerbangan internasional ke Pulau Dewata. Kedepan diharapkan, penambahan rute ini memberikan dampak positif bagi Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali yang menargetkan pelayanan kepada 11 juta penumpang di tahun 2022. Demikian yang disampaikan General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Handy Heryudhitiawan.

“Kami berharap reaktivasi rute Kuala Lumpur – Denpasar – Kuala Lumpur oleh Air Asia X bisa memberikan dampak positif bagi pertumbuhan traffic di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai,” katanya.

Baca Juga :  Terganjal Izin, RS Kanker Terpaksa Dibangun Tahun Depan

Dalam pendaratan perdananya, Pesawat Air Asia X dengan tipe pesawat Airbus A 330 bernomor penerbangan D7 798 mengangkut 227 penumpang dari Kuala Lumpur menuju Denpasar. Pesawat tersebut kembali terbang menuju Kuala Lumpur dengan mengangkut 325 penumpang.

“Pesawat Air Asia X dengan rute KUL – DPS – KUL akan melayani penerbangan tiga kali dalam seminggu. Rute tersebut akan beroperasi pada hari Selasa, Kamis, dan Sabtu. Tentunya penerbangan tersebut semakin menambah konektivitas kota Kuala Lumpur dan Denpasar, yang saat ini sudah dilayani oleh empat maskapai,” jelasnya.

Sebelumnya, ungkap dia, warga negara Malaysia merupakan salah satu WNA yang paling banyak mengunjungi Bali di tahun 2022. Pihaknya mencatat terdapat 56.026 warga negara Malaysia yang berkunjung ke Bali sepanjang tahun 2022, dari bulan Januari hingga bulan Oktober.

Baca Juga :  Biaya Parkir BMW Misterius yang 4 Tahun di Bandara Mencapai Rp 70 Juta

Sementara itu, saat ini Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai melayani sebanyak 22 rute khusus internasional oleh 25 maskapai. “Jumlah tersebut akan bertambah karena ada beberapa maskapai yang akan melakukan penerbangan perdana di bulan November ini,” katanya.






Reporter: Rika Riyanti

BADUNG, BALI EXPRESS – Bali kembali menerima rute penerbangan dari dan ke Malaysia. Tambahan rute Kuala Lumpur – Denpasar – Kuala Lumpur ini menggunakan maskapai Air Asia X yang terbang perdana pada Kamis (24/11). Penambahan rute ini kian menambah deretan penerbangan internasional ke Pulau Dewata. Kedepan diharapkan, penambahan rute ini memberikan dampak positif bagi Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali yang menargetkan pelayanan kepada 11 juta penumpang di tahun 2022. Demikian yang disampaikan General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Handy Heryudhitiawan.

“Kami berharap reaktivasi rute Kuala Lumpur – Denpasar – Kuala Lumpur oleh Air Asia X bisa memberikan dampak positif bagi pertumbuhan traffic di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai,” katanya.

Baca Juga :  Bupati Tamba Presentasikan Potensi Kelautan Jembrana di Jakarta

Dalam pendaratan perdananya, Pesawat Air Asia X dengan tipe pesawat Airbus A 330 bernomor penerbangan D7 798 mengangkut 227 penumpang dari Kuala Lumpur menuju Denpasar. Pesawat tersebut kembali terbang menuju Kuala Lumpur dengan mengangkut 325 penumpang.

“Pesawat Air Asia X dengan rute KUL – DPS – KUL akan melayani penerbangan tiga kali dalam seminggu. Rute tersebut akan beroperasi pada hari Selasa, Kamis, dan Sabtu. Tentunya penerbangan tersebut semakin menambah konektivitas kota Kuala Lumpur dan Denpasar, yang saat ini sudah dilayani oleh empat maskapai,” jelasnya.

Sebelumnya, ungkap dia, warga negara Malaysia merupakan salah satu WNA yang paling banyak mengunjungi Bali di tahun 2022. Pihaknya mencatat terdapat 56.026 warga negara Malaysia yang berkunjung ke Bali sepanjang tahun 2022, dari bulan Januari hingga bulan Oktober.

Baca Juga :  WALHI Bali Interupsi Sidang Paripurna Dewan Bali

Sementara itu, saat ini Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai melayani sebanyak 22 rute khusus internasional oleh 25 maskapai. “Jumlah tersebut akan bertambah karena ada beberapa maskapai yang akan melakukan penerbangan perdana di bulan November ini,” katanya.






Reporter: Rika Riyanti

Most Read

Artikel Terbaru

/