alexametrics
28.8 C
Denpasar
Thursday, June 30, 2022

Sempat Melandai, Hanya Kecamatan Sidemen Nihil Kasus Covid-19

AMLAPURA, BALI EXPRESS – Masyarakat tampaknya harus lebih disiplin untuk menerapkan protokol kesehatan demi percepat pemutusan rantai penyebaran Virus Korona. Sebab kasus penyebaran Covid-19 di Karangasem yang sempat melandai sejak dua bulan terakhir, kini mulai bertambah perlahan.

Satgas Covid-19 di Karangasem melaporkan ada penambahan kasus setiap hari selama lebih dari sepekan terakhir. Akibatnya, hanya satu kecamatan yang dilaporkan tidak terdapat kasus transmisi lokal hingga kini, yakni Kecamatan Sidemen. 

Padahal, empat kecamatan sempat menyandang status nihil kasus transmisi lokal Korona dan diharapkan semua kecamatan nihil kasus.

Dinas Kesehatan sebelumnya tidak menemukan lagi penambahan kasus dari empat wilayah tersebut. Pasien yang berasal dari empat kecamatan itu, juga seluruhnya telah sembuh. Termasuk tidak ada lagi hasil tracing kontak erat dari pasien atau yang menunggu hasil swab test yang berasal dari empat kecamatan itu.

Laporan per Jumat (25/12), Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Karangasem, mencatat ada tambahan dua pasien Covid-19. Sehingga total ada 17 pasien yang masih perawatan hingga kini. Karena itu, pemerintah mengimbau agar protokol kesehatan (prokes) tetap diterapkan masyarakat.

“Harus kerjasama mengedukasi masyarakat disiplin prokes. Sehingga Karangasem tidak ada peningkatan kasus signifikan beberapa bulan ke depan, dan kita harap semoga terus membaik,” ujar Koordinator Bidang Kesehatan GTPP Covid-19 dr I Gusti Bagus Putra Pertama.

Dia menjelaskan, 17 orang pasien ini berasal dari tujuh kecamatan. Kecuali Sidemen. Di antaranya, lima orang berasal dari Kecamatan Karangasem, empat dari Selat, dan empat orang lagi dari Bebandem. 

Sedangkan di Kecamatan Kubu, Abang, Manggis, dan Rendang terdapat masing-masing satu orang masih dalam perawatan. “Satu orang dilaporkan sembuh kemarin,” imbuh Putra Pertama.

Putra Pertama mengakui kasus Covid-19 jika diakumulasi sejak awal menyentuh angka 1.055. Namun yang sudah sembuh sebanyak 988 orang. 

Pejabat asal Kecamatan Sidemen, ini menegaskan, pemerintah setempat sudah lakukan pelacakan dan tes swab secara masif. Harapannya, Satgas Covid-19 dengan cepat menyaring orang-orang yang terindikasi terpapar virus atau tidak.

Skema tersebut telah dijalankan 14 September lalu. Artinya, semua hasil tracing kontak erat pasien terkonfirmasi positif Covid-19 wajib pemeriksaan swab tanpa kecuali. Tidak lagi rapid test saja. Sehingga hasilnya cepat diketahui, apakah terkonfirmasi positif atau negatif.

Putra Pertama mengajak masyarakat tetap patuhi prokes. Karena sangat efektif untuk meminimalisasi penularan. “Pemerintah sudah gencar sidak prokes. Kita mesti tetap patuh setiap keluar rumah wajib pakai masker, jaga jarak selama berkegiatan dengan orang lain dan sering cuci tangan,” pungkasnya.


AMLAPURA, BALI EXPRESS – Masyarakat tampaknya harus lebih disiplin untuk menerapkan protokol kesehatan demi percepat pemutusan rantai penyebaran Virus Korona. Sebab kasus penyebaran Covid-19 di Karangasem yang sempat melandai sejak dua bulan terakhir, kini mulai bertambah perlahan.

Satgas Covid-19 di Karangasem melaporkan ada penambahan kasus setiap hari selama lebih dari sepekan terakhir. Akibatnya, hanya satu kecamatan yang dilaporkan tidak terdapat kasus transmisi lokal hingga kini, yakni Kecamatan Sidemen. 

Padahal, empat kecamatan sempat menyandang status nihil kasus transmisi lokal Korona dan diharapkan semua kecamatan nihil kasus.

Dinas Kesehatan sebelumnya tidak menemukan lagi penambahan kasus dari empat wilayah tersebut. Pasien yang berasal dari empat kecamatan itu, juga seluruhnya telah sembuh. Termasuk tidak ada lagi hasil tracing kontak erat dari pasien atau yang menunggu hasil swab test yang berasal dari empat kecamatan itu.

Laporan per Jumat (25/12), Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Karangasem, mencatat ada tambahan dua pasien Covid-19. Sehingga total ada 17 pasien yang masih perawatan hingga kini. Karena itu, pemerintah mengimbau agar protokol kesehatan (prokes) tetap diterapkan masyarakat.

“Harus kerjasama mengedukasi masyarakat disiplin prokes. Sehingga Karangasem tidak ada peningkatan kasus signifikan beberapa bulan ke depan, dan kita harap semoga terus membaik,” ujar Koordinator Bidang Kesehatan GTPP Covid-19 dr I Gusti Bagus Putra Pertama.

Dia menjelaskan, 17 orang pasien ini berasal dari tujuh kecamatan. Kecuali Sidemen. Di antaranya, lima orang berasal dari Kecamatan Karangasem, empat dari Selat, dan empat orang lagi dari Bebandem. 

Sedangkan di Kecamatan Kubu, Abang, Manggis, dan Rendang terdapat masing-masing satu orang masih dalam perawatan. “Satu orang dilaporkan sembuh kemarin,” imbuh Putra Pertama.

Putra Pertama mengakui kasus Covid-19 jika diakumulasi sejak awal menyentuh angka 1.055. Namun yang sudah sembuh sebanyak 988 orang. 

Pejabat asal Kecamatan Sidemen, ini menegaskan, pemerintah setempat sudah lakukan pelacakan dan tes swab secara masif. Harapannya, Satgas Covid-19 dengan cepat menyaring orang-orang yang terindikasi terpapar virus atau tidak.

Skema tersebut telah dijalankan 14 September lalu. Artinya, semua hasil tracing kontak erat pasien terkonfirmasi positif Covid-19 wajib pemeriksaan swab tanpa kecuali. Tidak lagi rapid test saja. Sehingga hasilnya cepat diketahui, apakah terkonfirmasi positif atau negatif.

Putra Pertama mengajak masyarakat tetap patuhi prokes. Karena sangat efektif untuk meminimalisasi penularan. “Pemerintah sudah gencar sidak prokes. Kita mesti tetap patuh setiap keluar rumah wajib pakai masker, jaga jarak selama berkegiatan dengan orang lain dan sering cuci tangan,” pungkasnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/