Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Nyonya Rasniathi Adi Arnawa Sambut Studi Tiru Dekranasda Kota Pekalongan

P

Ketua Dekranasda Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyambut kunker Ketua Dekranasda Kota Pekalongan, Jawa Tengah Hj. Inggit Soraya dan rombongan di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Jumat (21/11).
Ketua Dekranasda Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyambut kunker Ketua Dekranasda Kota Pekalongan, Jawa Tengah Hj. Inggit Soraya dan rombongan di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Jumat (21/11).


Advertisement

BALIEXPRESS.ID - Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, Jumat (21/11) menyambut kunjungan kerja dari Dekranasda Kota Pekalongan, Jawa Tengah.

Kunjungan ini dipimpin oleh Ketua Dekranasda Kota Pekalongan, Hj. Inggit Soraya, beserta jajaran.

Acara penyambutan berlangsung hangat di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung.

Dalam sambutannya, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyampaikan, apresiasi atas kunjungan Dekranasda Kota Pekalongan ke Kabupaten Badung.

Ia berharap kunjungan ini menjadi wadah untuk bertukar pengalaman dan program-program unggulan, terutama dalam pengembangan sektor ekonomi kreatif dan UMKM berbasis pariwisata.

Advertisement

"Kabupaten Badung, sebagai destinasi pariwisata mendunia, memiliki banyak hal yang bisa dibagikan, khususnya dalam pengembangan ekonomi kreatif dan UMKM yang berbasis pariwisata," ujarnya.

Salah satu fokus utama dalam pertemuan ini adalah rencana pembangunan pusat perbelanjaan modern yang akan menampung para penggiat kerajinan dan UMKM di Kabupaten Badung.

Selain itu, program Sidi Kumbara, inisiatif Pemkab Badung yang memberikan dukungan finansial kepada UMKM, juga menjadi sorotan.

Program kerjasama dengan Bank BPD Bali ini menawarkan pinjaman modal hingga Rp 100 juta tanpa bunga, dengan seluruh biaya pinjaman ditanggung oleh pemerintah daerah.

"Keistimewaan program ini adalah pelaku UMKM hanya perlu membayar pokok pinjaman, sehingga sangat meringankan beban finansial mereka. Kami berharap pengalaman yang didapat di Kabupaten Badung dapat diterapkan di Kota Pekalongan dan mudah-mudahan Kabupaten Badung nantinya bisa membalas kunjungan ke Kota Pekalongan," jelasnya.

Sementara Ketua Dekranasda Kota Pekalongan, Hj. Inggit Soraya menyampaikan, kunjungan ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk-produk UMKM di Kota Pekalongan.

Ia mengakui, Kabupaten Badung memiliki banyak inovasi dan program yang inspiratif dalam mendukung UMKM, terutama yang terkait dengan pariwisata.

"Kami sangat tertarik dengan berbagai program yang telah dijalankan oleh Dekranasda Kabupaten Badung, terutama yang berkaitan dengan pemasaran produk UMKM, peningkatan kualitas produk, serta akses permodalan. Kami berharap dapat mengadopsi beberapa program tersebut untuk diterapkan di Kota Pekalongan," ujarnya.

Pihaknya pun berharap Kabupaten Badung dapat membalas kunjungan ke Kota Pekalongan.

Dalam kesempatan tersebut di akhir acara dilakukan tukar menukar cinderamata antara Dekranasda Kabupaten Badung dan Dekranasda Kota Pekalongan sebagai kenang-kenangan yang diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Bupati Adi Arnawa Lepas Kontingen Badung ke Porjar Provinsi Bali 2026

Bupati Adi Arnawa Lepas Kontingen Badung ke Porjar Provinsi Bali 2026

Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa resmi melepas Kontingen Kabupaten Badung yang akan berlaga dalam Pekan Olahraga Pelajar (PORJAR) Provinsi Bali Tahun 2026.

Luar Biasa! Perwakilan Kabupaten Badung Akhirnya Lolos Paskibraka Nasional

Luar Biasa! Perwakilan Kabupaten Badung Akhirnya Lolos Paskibraka Nasional

Momen pengibaran bendera dalam Apel Peringatan Kemerdekaan RI Ke-81 akan diisi oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) dari dua sekolah Kabupaten Badung.

411 Orang Diduga Keracunan Usai Santap MBG di Batang, Dapur SPPG Ditutup 30 Hari

411 Orang Diduga Keracunan Usai Santap MBG di Batang, Dapur SPPG Ditutup 30 Hari

Kasus dugaan keracunan massal setelah menyantap makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, terus bertambah. Hingga Kamis (24/9/2026) siang, tercatat 411 orang terdampak, dengan 170

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer