alexametrics
29.8 C
Denpasar
Wednesday, May 25, 2022

Mancing Bareng Istri, Abdul Tewas Tenggelam di Bekas Galian JL PB Sudirman

DENPASAR, BALI EXPRESS – Niat hati mancing ikan, pria bernama Abdul Hamid, 30, justru bernasib nahas. Dia ditemukan tewas tenggelam di kolam bekas galian Pertokoan Grand Sudirman Blok D, Jalan PB Sudirman, Banjar Manik Saga, Kelurahan Panjer, Kecamatan Denpasar Selatan, Rabu (26/1) sore.

Menurut keterangan istri korban bernama Jumanten, yang ditemui di lokasi, peristiwa ini bermula ketika dia mengantar suaminya datang ke sana untuk mancing. Di kolam sedalam tiga meter itu, pasangan suami istri (pasutri) asal Lumajang, Jawa Timur ini menjumpai sudah ada beberapa pemancing yang tidak mereka kenal.

Setelah itu, pasutri yang tinggal di kos kawasan Jalan Pulau Sebatik Nomor 14 B, Kelurahan Dauh Puri Kelod, Kecamatan Denpasar Barat itu melakukan kegiatan masing-masing. Jumanten meninggalkan Abdul dan menunggu di tempat yang cukup jauh.

“Saya tinggal suami sambil nyari buah lamtoro untuk dijadikan semacam pete,” bebernya dengan air mata mengalir.

Berselang setengah jam kemudian, wanita ini kembali ke tempat sang suami mancing. Akan tetapi pria yang kesehariannya bekerja sebagai dagang air keliling itu sama sekali tak terlihat. Jumanten pun bertanya kepada pemancing lainnya di sana, namun dijawab tidak tahu. Sampai dia melihat sandal korban masih di pinggir kolam dan kecurigaannya langsung memuncak.

Sekitar pukul, 18.00, Abdul berhasil ditemukan melayang di kolam tersebut.

Sayangnya ketika diangkat dan diperiksa, dia dinyatakan sudah meninggal dunia. Kini jenazah pria malang itu telah dievakuasi petugas BPBD Denpasar menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah, Denpasar yang tak jauh dari TKP.






Reporter: I Gede Paramasutha

DENPASAR, BALI EXPRESS – Niat hati mancing ikan, pria bernama Abdul Hamid, 30, justru bernasib nahas. Dia ditemukan tewas tenggelam di kolam bekas galian Pertokoan Grand Sudirman Blok D, Jalan PB Sudirman, Banjar Manik Saga, Kelurahan Panjer, Kecamatan Denpasar Selatan, Rabu (26/1) sore.

Menurut keterangan istri korban bernama Jumanten, yang ditemui di lokasi, peristiwa ini bermula ketika dia mengantar suaminya datang ke sana untuk mancing. Di kolam sedalam tiga meter itu, pasangan suami istri (pasutri) asal Lumajang, Jawa Timur ini menjumpai sudah ada beberapa pemancing yang tidak mereka kenal.

Setelah itu, pasutri yang tinggal di kos kawasan Jalan Pulau Sebatik Nomor 14 B, Kelurahan Dauh Puri Kelod, Kecamatan Denpasar Barat itu melakukan kegiatan masing-masing. Jumanten meninggalkan Abdul dan menunggu di tempat yang cukup jauh.

“Saya tinggal suami sambil nyari buah lamtoro untuk dijadikan semacam pete,” bebernya dengan air mata mengalir.

Berselang setengah jam kemudian, wanita ini kembali ke tempat sang suami mancing. Akan tetapi pria yang kesehariannya bekerja sebagai dagang air keliling itu sama sekali tak terlihat. Jumanten pun bertanya kepada pemancing lainnya di sana, namun dijawab tidak tahu. Sampai dia melihat sandal korban masih di pinggir kolam dan kecurigaannya langsung memuncak.

Sekitar pukul, 18.00, Abdul berhasil ditemukan melayang di kolam tersebut.

Sayangnya ketika diangkat dan diperiksa, dia dinyatakan sudah meninggal dunia. Kini jenazah pria malang itu telah dievakuasi petugas BPBD Denpasar menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah, Denpasar yang tak jauh dari TKP.






Reporter: I Gede Paramasutha

Most Read

Artikel Terbaru

/