Minggu, 28 Nov 2021
Bali Express
Home / Bali
icon featured
Bali
Kasus OTT Oknum Perbekel dan Kelian Dinas

Ruang Tahanan Direnov dan Kooperatif, Tersangka OTT Tak Ditahan

26 Februari 2021, 14: 51: 36 WIB | editor : Nyoman Suarna

Ruang Tahanan Direnov dan Kooperatif, Tersangka OTT Tak Ditahan

Kapolres Gianyar AKBP I Dewa Made Adnyana. (Dewa Rastana/Bali Express)

Share this      

GIANYAR, BALI EXPRESS - Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Perbekel l Desa Melinggih, I Nyoman Surata dan Kelian Dinas Banjar Geria, Desa Melinggih, Kecamatan Payangan, Gianyar terus bergulir. Dimana saat ini kasus tersebut tengah memasuki tahap pemberkasan.

Hal itu disampaikan Kapolres Gianyar AKBP I Dewa Made Adnyana yang ditemui Jumat (26/2).

Menurutnya penyidikan kasus tersebut tetap berjalan sesuai prosedur dan saat ini tengah masuk tahap pemberkasan. "Kita juga sudah memeriksa saksi yang totalnya 7 orang, dan sekarang masih tahap pemberkasan," tegasnya.

Baca juga: Janji dan Pencanangan Zona Integritas Bebas Korupsi di Rutan Negara

Disamping itu, pihaknya juga telah mengamankan barang bukti berupa uang Rp 5 Juta serta surat pernyataan yang dimohonkan tanda tangan oleh warganya dan dijadikan subjek untuk mendapatkan uang oleh oknum Kelian Dinas Banjar Geria tersebut. "Jadi nanti perkembangannya seperti apa itu akan kita informasi lebih lanjut, termasuk kita juga akan berkoordinasi dengan pihak Kejaksaan," imbuhnya.

Ditanya mengenai penahanan keduanya yang telah ditetapkan sebagai tersangka, AKBP Adnyana menjelaskan jika baik Perbekel maupun Kelian Dinas tidak dilakukan penahanan. Lantaran menurutnya yang bersangkutan kooperatif selama proses penyidikan.

Disamping itu kata dia, ruang tahanan di Polres Gianyar sedang direnovasi sehingga para tahanan di Polres Gianyar pun dititip sementara di Polsek jajaran. "Dan itu (tahanan) jumlahnya cukup banyak, jadi keduanya tidak ditahan, dan yang bersangkutan juga kooperatif," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa Perbekel Desa Melinggih, Kecamatan Payangan,Gianyar, I Nyoman Surata dan Klian Dinas Banjar Geria, Nyoman Pania tertangkap Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Kamis lalu (11/2). Keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka Polres Gianyar. Mereka diamankan beserta barang bukti total Rp 5 juta. Uang tersebut dapatkan dari seorang warga sebagai uang pelicin untuk mengeluarkan tanda tangan dan stempel untuk pengurusan jual beli tanah. 

Pemohon yang merupakan warga Payangan, namun tinggal di Denpasar akhirnya membawa uang Rp 5 juta. Uang tersebut kemudian dibagi dua.  Kelian Dinas memperoleh Rp 3 juta, dan Perbekel diberikan Rp 2 Juta. 

Keduanya kemudian ditetapkan sebagai tersangka dan diancam UU tindak pidana korupsi Pasal 12 uruf e dan Pasal 11.

(bx/ras/man/JPR)


Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia