alexametrics
26.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Gerakan Diversifikasi Pangan Lokal dan Penyerahan Bantuan P2L

DENPASAR, BALI EXPRESS – Masa pandemi Covid-19 masyarakat harus pintar memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam bahan ketahanan pangan. 

Hal itu diungkapkan Ketua Tim Penggerak dan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Bali, Ny Putri Koster di acara Gerakan Diversifikasi Pangan Lokal dan Penyerahan Bantuan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) pada Kelompok Wanita Tani se-Bali di Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Jumat (26/3).

Ny Putri Koster mengatakan, bahwa Dinas Pertanian memiliki program P2L yang digerakkan oleh Kelompok Wanita Tani.  Sedangkan dalam PKK terdapat program Halaman Asri, Teratur, Indah dan Nyaman (Hatinya) PKK yang bertujuan untuk gerakan masyarakat dalam memanfaatkan halaman di sekitarnya. 

Agar kedua program tersebut dapat berjalan secara berkesinambungan, maka Ny Putri Koster minta agar kedua program tersebut disinergikan. “Tujuan dari program ini sebenarnya searah, P2L untuk pangan dan Hatinya PKK untuk pemanfaatan pekarangan rumah,” urainya.

Supaya program tidak berjalan sendiri-sendiri, lanjutnya, anggota P2L diambil dari Dasa Wisma PKK dan dalam menjalankan program Hatinya PKK maupun P2L dapat berkoordinasi dengan Ketua PKK yang ada di desa-desa. “Jadi semua program dapat tersinergi dengan baik dan berkesinambungan,” ujar Ny Putri Koster.

Ia juga menyambut baik dan mengapresiasi acara Gerakan Diversifikasi Pangan Lokal dan Penyerahan Bantuan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) 2021 ini, karena memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya diversifikasi pangan dan Pekarangan Pangan Lestari (P2L). 

Dengan demikian, lanjutnya,  pada saatnya masyarakat akan dapat menurunkan ketergantungan konsumsi beras dan meningkatkan konsumsi pangan lokal sumber karbohidrat lainnya. Sasaran lain dari gerakan ini juga diharapkan meningkatkan pelaku UMKM pangan lokal.

“Adanya perubahan gaya hidup, perubahan sosial budaya, perkembangan ekonomi dalam kehidupan masyarakat, menyebabkan semakin digemarinya makanan-makanan asing dari luar negeri dan makanan siap saji, sehingga kegemaran terhadap makanan tradisional semakin luntur. Oleh sebab itu, tugas kita bersama untuk terus mengampanyekan agar kecintaan terhadap makanan tradisional dari bahan pangan lokal yang ketersediaannya cukup berlimpah dapat terus ditumbuhkan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali Ida Bagus Wisnuardhana menyampaikan,  tema penyelenggaraan kegiatan tahun 202,  yakni ‘Sehat dengan Pangan Lokal’. 

Ia juga mengungkapkan bahwa penyelenggaraan kegiatan ini bertujuan untuk menurunkan ketergantungan konsumsi beras dan meningkatkan konsumsi pangan lokal sumber karbohidrat lainnya. Selain untuk menumbuhkan minat Kelompok Wanita Tani (KWT) sebagai penyedia kebutuhan sehari- hari dengan mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan masing-masing. 

 


DENPASAR, BALI EXPRESS – Masa pandemi Covid-19 masyarakat harus pintar memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam bahan ketahanan pangan. 

Hal itu diungkapkan Ketua Tim Penggerak dan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Bali, Ny Putri Koster di acara Gerakan Diversifikasi Pangan Lokal dan Penyerahan Bantuan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) pada Kelompok Wanita Tani se-Bali di Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Jumat (26/3).

Ny Putri Koster mengatakan, bahwa Dinas Pertanian memiliki program P2L yang digerakkan oleh Kelompok Wanita Tani.  Sedangkan dalam PKK terdapat program Halaman Asri, Teratur, Indah dan Nyaman (Hatinya) PKK yang bertujuan untuk gerakan masyarakat dalam memanfaatkan halaman di sekitarnya. 

Agar kedua program tersebut dapat berjalan secara berkesinambungan, maka Ny Putri Koster minta agar kedua program tersebut disinergikan. “Tujuan dari program ini sebenarnya searah, P2L untuk pangan dan Hatinya PKK untuk pemanfaatan pekarangan rumah,” urainya.

Supaya program tidak berjalan sendiri-sendiri, lanjutnya, anggota P2L diambil dari Dasa Wisma PKK dan dalam menjalankan program Hatinya PKK maupun P2L dapat berkoordinasi dengan Ketua PKK yang ada di desa-desa. “Jadi semua program dapat tersinergi dengan baik dan berkesinambungan,” ujar Ny Putri Koster.

Ia juga menyambut baik dan mengapresiasi acara Gerakan Diversifikasi Pangan Lokal dan Penyerahan Bantuan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) 2021 ini, karena memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya diversifikasi pangan dan Pekarangan Pangan Lestari (P2L). 

Dengan demikian, lanjutnya,  pada saatnya masyarakat akan dapat menurunkan ketergantungan konsumsi beras dan meningkatkan konsumsi pangan lokal sumber karbohidrat lainnya. Sasaran lain dari gerakan ini juga diharapkan meningkatkan pelaku UMKM pangan lokal.

“Adanya perubahan gaya hidup, perubahan sosial budaya, perkembangan ekonomi dalam kehidupan masyarakat, menyebabkan semakin digemarinya makanan-makanan asing dari luar negeri dan makanan siap saji, sehingga kegemaran terhadap makanan tradisional semakin luntur. Oleh sebab itu, tugas kita bersama untuk terus mengampanyekan agar kecintaan terhadap makanan tradisional dari bahan pangan lokal yang ketersediaannya cukup berlimpah dapat terus ditumbuhkan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali Ida Bagus Wisnuardhana menyampaikan,  tema penyelenggaraan kegiatan tahun 202,  yakni ‘Sehat dengan Pangan Lokal’. 

Ia juga mengungkapkan bahwa penyelenggaraan kegiatan ini bertujuan untuk menurunkan ketergantungan konsumsi beras dan meningkatkan konsumsi pangan lokal sumber karbohidrat lainnya. Selain untuk menumbuhkan minat Kelompok Wanita Tani (KWT) sebagai penyedia kebutuhan sehari- hari dengan mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan masing-masing. 

 


Most Read

Artikel Terbaru

/