alexametrics
26.5 C
Denpasar
Thursday, May 19, 2022

Gedung SMA Negeri Abang Segera Dibangun, Lahan Disurvei Pemprov

AMLAPURA, BALI EXPRESS – Gedung SMA Negeri Abang, di Desa Tista, Kecamatan Abang, Karangasem, kabarnya akan segera dibangun. Bahkan petugas dari Pemprov Bali telah mendatangi lokasi untuk melakukan survei, beberapa hari lalu.

Lahan gedung SMA negeri di Kecamatan Abang itu lokasinya di Banjar Tista Gede, Desa Tista. “Petugas dari Pemprov Bali sudah ke lokasi, di jalan jurusan Amlapura-Singaraja,” kata Perbekel Desa Tista I Ketut Selamet Ariasa, Minggu (26/7).

Informasi yang diperoleh dari tim survei, kata Selamet, proses pembangunan dimulai dalam waktu dekat. Bahkan prosesi peletakan batu pertama yang rencananya dihadiri Gubernur Wayan Koster, akan dilaksanakan 3 Agustus. “Jika Pak gubernur tidak berhalangan. Informasinya begitu,” kata Selamet.

Menurutnya, lokasi SMA dinilai sangat strategis. Lahan seluas 2 hektare milik Pemprov Bali itu lokasinya beberapa meter dari jalan raya. “Masyarakat tentu mengharapkan segera dibangun,” ucap Perbekel.

SMA Negeri Abang didukung 7 SMP. Pembangunan gedung tersebut memang dinanti masyarakat. Sebab beberapa tahun sebelumnya, siswa lulusan SMP di Abang banyak yang sekolah ke luar Kecamatan Abang, meski di wilayah itu terdapat SMA swasta. 

Jumlah siswa se kecamatan tidak dapat ditampung semua di SMA negeri lain. Semisal di Amlapura dan Kecamatan Bebandem, jika sistem zonasi berlaku. “Mereka tidak akan dapat sekolah karena sudah pasti kalah di sistem zonasi,” ucap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMAN Abang I Ketut Suba.

Plt yang menjabat Kepala SMAN 1 Kubu ini menyebutkan, jumlah siswa sebanyak 54 orang dari 55 yang mendaftar. Saat ini administrasinya dan tenaga pendidik dibantu SMKN 1 Abang. “Sekolah belum punya tenaga guru karena belum ada dana BOS. Sedangkan menarik dana masyarakat tidak bisa karena pandemi,” diakui Suba.

Pria asal Desa Ban, Kubu, itu mengakui, jumlah siswa angkatan pertama tergolong sedikit. Mereka terbagi atas dua kelas, yakni jurusan IPA dan bahasa. Dia berharap animo masyarakat tinggi setelah fasilitasnya rampung, seperti gedung, tenaga pendidik, dan lainnya.


AMLAPURA, BALI EXPRESS – Gedung SMA Negeri Abang, di Desa Tista, Kecamatan Abang, Karangasem, kabarnya akan segera dibangun. Bahkan petugas dari Pemprov Bali telah mendatangi lokasi untuk melakukan survei, beberapa hari lalu.

Lahan gedung SMA negeri di Kecamatan Abang itu lokasinya di Banjar Tista Gede, Desa Tista. “Petugas dari Pemprov Bali sudah ke lokasi, di jalan jurusan Amlapura-Singaraja,” kata Perbekel Desa Tista I Ketut Selamet Ariasa, Minggu (26/7).

Informasi yang diperoleh dari tim survei, kata Selamet, proses pembangunan dimulai dalam waktu dekat. Bahkan prosesi peletakan batu pertama yang rencananya dihadiri Gubernur Wayan Koster, akan dilaksanakan 3 Agustus. “Jika Pak gubernur tidak berhalangan. Informasinya begitu,” kata Selamet.

Menurutnya, lokasi SMA dinilai sangat strategis. Lahan seluas 2 hektare milik Pemprov Bali itu lokasinya beberapa meter dari jalan raya. “Masyarakat tentu mengharapkan segera dibangun,” ucap Perbekel.

SMA Negeri Abang didukung 7 SMP. Pembangunan gedung tersebut memang dinanti masyarakat. Sebab beberapa tahun sebelumnya, siswa lulusan SMP di Abang banyak yang sekolah ke luar Kecamatan Abang, meski di wilayah itu terdapat SMA swasta. 

Jumlah siswa se kecamatan tidak dapat ditampung semua di SMA negeri lain. Semisal di Amlapura dan Kecamatan Bebandem, jika sistem zonasi berlaku. “Mereka tidak akan dapat sekolah karena sudah pasti kalah di sistem zonasi,” ucap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMAN Abang I Ketut Suba.

Plt yang menjabat Kepala SMAN 1 Kubu ini menyebutkan, jumlah siswa sebanyak 54 orang dari 55 yang mendaftar. Saat ini administrasinya dan tenaga pendidik dibantu SMKN 1 Abang. “Sekolah belum punya tenaga guru karena belum ada dana BOS. Sedangkan menarik dana masyarakat tidak bisa karena pandemi,” diakui Suba.

Pria asal Desa Ban, Kubu, itu mengakui, jumlah siswa angkatan pertama tergolong sedikit. Mereka terbagi atas dua kelas, yakni jurusan IPA dan bahasa. Dia berharap animo masyarakat tinggi setelah fasilitasnya rampung, seperti gedung, tenaga pendidik, dan lainnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/