alexametrics
29.8 C
Denpasar
Wednesday, May 25, 2022

Ingatkan Trilogi Kepasekan, Giri Prasta Ajak MGPSSR Bangun Daerah

MANGUPURA, BALI EXPRESS – Setelah ditetapkan sebagai Ketua Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) Provinsi Bali melalui Loka Sabha ke-10 yang dilaksanakan beberapa waktu lalu, I Nyoman Giri Prasta yang juga Bupati Badung, Minggu (26/7), menyerahkan SK kepada pengurus baru bertempat di Rumah Jabatan Bupati Puspem Badung.

Dalam sambutannya, Giri Prasta yang didapuk menjadi nakhoda MGPSSR Bali masa bakti 2020-2025 mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada pengurus dan warga Pasek seluruh Bali, yang telah menyerahkan mandat dan tanggung jawab untuk menjalankan roda organisasi. “MGPSSR adalah organisasi yang bertujuan meningkatkan sraddha bakti kepada Ida Bhatara Kawitan, dan mewujudkan Bali yang unggul sesuai bhisama, untuk pengabdian pada agama bangsa dan negara. Kita harus tetap komitmen berkonsolidasi membangun masyarakat, daerah dan semoga MGPSSR tetap ajeg kedepannya,” ungkap Giri Prasta.

Giri Prasta menambahkan, MGPSSR adalah organisasi yang sesuai dengan empat pilar kebangsaan, yang didasarkan ikatan kekeluargaan atau klan. Sehingga diharapkan tidak hanya memberikan manfaat internal saja, namun juga kepada masyarakat luas, daerah dan bangsa. “MGPSSR dan pemerintah akan selalu berjalan bersama menjaga dan memelihara kerukunan umat beragama dengan konsep manusa pada (kesetaraan manusia), serta menghindari sikap radikalisme,” ucapnya.

Lebih lanjut dijelaskan, MGPSSR saat ini telah memiliki struktur lengkap, sehingga pengurus punya tanggung jawab besar mendorong dan mendistribusikan warga Pasek untuk ikut berperan aktif membangun daerah kedepan. “MGPSSR harus menjadi organisasi pemersatu umat dengan konsep Trilogi Kepasekan, bakti ring kawitan, tindih ring bhisama dan wirang ring semeton, dengan mengaplikasikan Tri Hita Karana tidak hanya kepada sesama warga Pasek, tapi juga kepada umat sedarma dan umat lainnya,” tegasnya.

Ia mengingatkan, setelah menerima SK, seluruh pengurus harus bekerja sesuai dengan program yang bakal disusun dan ditetapkan oleh organisasi. “Setelah menerima SK ini, kita harus bekerja maksimal, keberadaan harus dibangun melalui penyamaan pola pikir. Karena keberhasilan organisasi itu lahir dari solidaritas serta peran aktif pengurus dari bawah,” imbuhnya.

Acara tersebut juga dihadiri Ketua Sabha Pandita MGPSSR Provinsi Bali Ida Pandita Mpu Dharmika Sandhi Kerta Satwika, Wakil Ketua I Ida Pandita Mpu Dharmaya Purusa Parama Daksa, Ketua Sabha Walaka MGPSSR Provinsi Bali Wisnu Bawa Temaja, Sekretaris MGPSSR Provinsi Bali Pandu Prapanca Logasa serta jajaran pengurus MGPSSR Provinsi Bali masa bakti 2020-2025.


MANGUPURA, BALI EXPRESS – Setelah ditetapkan sebagai Ketua Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) Provinsi Bali melalui Loka Sabha ke-10 yang dilaksanakan beberapa waktu lalu, I Nyoman Giri Prasta yang juga Bupati Badung, Minggu (26/7), menyerahkan SK kepada pengurus baru bertempat di Rumah Jabatan Bupati Puspem Badung.

Dalam sambutannya, Giri Prasta yang didapuk menjadi nakhoda MGPSSR Bali masa bakti 2020-2025 mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada pengurus dan warga Pasek seluruh Bali, yang telah menyerahkan mandat dan tanggung jawab untuk menjalankan roda organisasi. “MGPSSR adalah organisasi yang bertujuan meningkatkan sraddha bakti kepada Ida Bhatara Kawitan, dan mewujudkan Bali yang unggul sesuai bhisama, untuk pengabdian pada agama bangsa dan negara. Kita harus tetap komitmen berkonsolidasi membangun masyarakat, daerah dan semoga MGPSSR tetap ajeg kedepannya,” ungkap Giri Prasta.

Giri Prasta menambahkan, MGPSSR adalah organisasi yang sesuai dengan empat pilar kebangsaan, yang didasarkan ikatan kekeluargaan atau klan. Sehingga diharapkan tidak hanya memberikan manfaat internal saja, namun juga kepada masyarakat luas, daerah dan bangsa. “MGPSSR dan pemerintah akan selalu berjalan bersama menjaga dan memelihara kerukunan umat beragama dengan konsep manusa pada (kesetaraan manusia), serta menghindari sikap radikalisme,” ucapnya.

Lebih lanjut dijelaskan, MGPSSR saat ini telah memiliki struktur lengkap, sehingga pengurus punya tanggung jawab besar mendorong dan mendistribusikan warga Pasek untuk ikut berperan aktif membangun daerah kedepan. “MGPSSR harus menjadi organisasi pemersatu umat dengan konsep Trilogi Kepasekan, bakti ring kawitan, tindih ring bhisama dan wirang ring semeton, dengan mengaplikasikan Tri Hita Karana tidak hanya kepada sesama warga Pasek, tapi juga kepada umat sedarma dan umat lainnya,” tegasnya.

Ia mengingatkan, setelah menerima SK, seluruh pengurus harus bekerja sesuai dengan program yang bakal disusun dan ditetapkan oleh organisasi. “Setelah menerima SK ini, kita harus bekerja maksimal, keberadaan harus dibangun melalui penyamaan pola pikir. Karena keberhasilan organisasi itu lahir dari solidaritas serta peran aktif pengurus dari bawah,” imbuhnya.

Acara tersebut juga dihadiri Ketua Sabha Pandita MGPSSR Provinsi Bali Ida Pandita Mpu Dharmika Sandhi Kerta Satwika, Wakil Ketua I Ida Pandita Mpu Dharmaya Purusa Parama Daksa, Ketua Sabha Walaka MGPSSR Provinsi Bali Wisnu Bawa Temaja, Sekretaris MGPSSR Provinsi Bali Pandu Prapanca Logasa serta jajaran pengurus MGPSSR Provinsi Bali masa bakti 2020-2025.


Most Read

Artikel Terbaru

/