alexametrics
27.6 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Kerja Lembur Berakhir Naas, Buruh Proyek Tewas Tersengat Listrik

GIANYAR, BALI EXPRESS – Nasib naas dialami Solehan, 40, Senin malam (25/7). Buruh asal Jember, Jawa Timur tersebut diduga tersengat aliran listrik saat kerja lembur di sebuah proyek restoran cepat saji di Jalan Bypass Dharma Giri, Desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 22.00 WITA. Dimana ketika itu korban tengah kerja lembur untuk melakukan pengelasan di balkon yang ada di lantai dua bangunan.

Salah seorang rekan korban, Ahmad Faelani menyampaikan kepada pihak kepolisian, bahwa saat kejadian korban sendiri bertugas membantu rekannya mengelas. Namun ketika hendak memindahkan lampu sorot, tiba-tiba saja korban terpental. “Waktu itu kami sedang mengelas di balkon lantai dua, lalu dia (korban) memindahkan lampu sorot. Saya tidak tahu dia pegang apa, tiba-tiba saja terpental lalu  terkapar,” ungkapnya.

Baca Juga :  Soal PMI Turun di Benoa, Dewa Indra: Hal Itu Sudah Keputusan Nasional

Atas kondisi tersebut, saksi pun menghentikan pengelasan yang dilakukan dan langsung menghampiri korban sembari memanggil rekan lainnya. Selanjutnya para buruh yang ada di lokasi mencoba memberikan pertolongan kepada korban, namun tubuh korban tak bereaksi.

Saksi lainnya, Yanto yang juga buruh pada proyek itu mengatakan jika dirinya yang sedang beristirahat terbangun karena mendengar teriakan minta tolong dari rekannya. “Saya lalu bangun, sampai di lantai dua dia (korban) sudah terkapar. Saya cek sudah tidak ada denyut nadinya,” ujarnya.

Hal itu kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian, BPBD Gianyar dan PMI Gianyar. Tak berselang lama, petugas BPBD Gianyar dan ambulance PMI Gianyar tiba di TKP dan langsung mengevakuasi korban ke RSU Sanjiwani.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar, Gusti Ngurah Dibya Presasta mengatakan bahwa setelah korban dievakuasi ke RSU Sanjiwani, tim medis menyatakan bahwa korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. “Kita evakuasi korban ke RSU Sanjiwani, tapi menurut  keterangan dokter, korban sudah dalam keadaan meninggal. Dan peristiwa ini sudah langsung ditangani petugas Polsek Blahbatuh,” tegasnya.

Baca Juga :  Naas, Pekerja Tewas Tersengat Listrik Saat Perbaiki Stop Kontak

Sementara itu Kapolsek Blahbatuh Kompol Ketut Suharto Giri yang dikonfirmasi Selasa (26/7) mengatakan bahwa berdasarkan keterangan dari dokter di RSU Sanjiwani, korban tiba di rumah sakit sudah dalam keadaan meninggal dunia karena mengalami henti jantung, paru-paru dan otak yang disebabkan oleh sengatan listrik yang mengenai telapak tangan korban. “Hal itu kemudian kita sampaikan kepada pihak keluarga korban yang menerima dan mengikhlaskan kepergian korban,” ujarnya.

Selanjutnya jenazah korban langsung dipulangkan ke kampung halamannya di Jember Jawa Timur untuk segera dilakukan pemakaman.


GIANYAR, BALI EXPRESS – Nasib naas dialami Solehan, 40, Senin malam (25/7). Buruh asal Jember, Jawa Timur tersebut diduga tersengat aliran listrik saat kerja lembur di sebuah proyek restoran cepat saji di Jalan Bypass Dharma Giri, Desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 22.00 WITA. Dimana ketika itu korban tengah kerja lembur untuk melakukan pengelasan di balkon yang ada di lantai dua bangunan.

Salah seorang rekan korban, Ahmad Faelani menyampaikan kepada pihak kepolisian, bahwa saat kejadian korban sendiri bertugas membantu rekannya mengelas. Namun ketika hendak memindahkan lampu sorot, tiba-tiba saja korban terpental. “Waktu itu kami sedang mengelas di balkon lantai dua, lalu dia (korban) memindahkan lampu sorot. Saya tidak tahu dia pegang apa, tiba-tiba saja terpental lalu  terkapar,” ungkapnya.

Baca Juga :  Mulai Juli, Wisatawan Kunjungi Nusa Penida Kena Retribusi

Atas kondisi tersebut, saksi pun menghentikan pengelasan yang dilakukan dan langsung menghampiri korban sembari memanggil rekan lainnya. Selanjutnya para buruh yang ada di lokasi mencoba memberikan pertolongan kepada korban, namun tubuh korban tak bereaksi.

Saksi lainnya, Yanto yang juga buruh pada proyek itu mengatakan jika dirinya yang sedang beristirahat terbangun karena mendengar teriakan minta tolong dari rekannya. “Saya lalu bangun, sampai di lantai dua dia (korban) sudah terkapar. Saya cek sudah tidak ada denyut nadinya,” ujarnya.

Hal itu kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian, BPBD Gianyar dan PMI Gianyar. Tak berselang lama, petugas BPBD Gianyar dan ambulance PMI Gianyar tiba di TKP dan langsung mengevakuasi korban ke RSU Sanjiwani.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar, Gusti Ngurah Dibya Presasta mengatakan bahwa setelah korban dievakuasi ke RSU Sanjiwani, tim medis menyatakan bahwa korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. “Kita evakuasi korban ke RSU Sanjiwani, tapi menurut  keterangan dokter, korban sudah dalam keadaan meninggal. Dan peristiwa ini sudah langsung ditangani petugas Polsek Blahbatuh,” tegasnya.

Baca Juga :  Giatkan Patroli Malam, Pencurian Besi Terungkap, Dua Pria Dibekuk

Sementara itu Kapolsek Blahbatuh Kompol Ketut Suharto Giri yang dikonfirmasi Selasa (26/7) mengatakan bahwa berdasarkan keterangan dari dokter di RSU Sanjiwani, korban tiba di rumah sakit sudah dalam keadaan meninggal dunia karena mengalami henti jantung, paru-paru dan otak yang disebabkan oleh sengatan listrik yang mengenai telapak tangan korban. “Hal itu kemudian kita sampaikan kepada pihak keluarga korban yang menerima dan mengikhlaskan kepergian korban,” ujarnya.

Selanjutnya jenazah korban langsung dipulangkan ke kampung halamannya di Jember Jawa Timur untuk segera dilakukan pemakaman.


Most Read

Artikel Terbaru

/