27.6 C
Denpasar
Thursday, September 29, 2022

Pentingnya Kesempatan Bagi Perempuan Jadi Pemimpin

BADUNG, BALI EXPRESS – Untuk mendukung kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan di dunia kerja, ITDC Nusa Dua, melalui Kumpulan Insan Perempuan (KIRANA) ITDC, berkolaborasi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menyelenggarakan side event G20 Ministerial Conference on Women Empowerment (G20 MCWE) bersama Menteri PPPA Bintang Puspayoga pada 25-26 Agustus 2022.

 

Rangkaian dialog digelar bersama pelaku industri pariwisata perempuan Kawasan The Nusa Dua menengahkan diskusi mengenai peranan perempuan baik dalam dunia kerja, penanganan pandemi di sektor pariwisata, perempuan dan belenggu peran cultural, serta isu lainnya mengenai perempuan di dunia kerja. Dialog ini dihadiri oleh para pelaku industri pariwisata perempuan di Kawasan The Nusa Dua, diantaranya karyawati hotel, paguyuban pedagang pantai The Nusa Dua, serta karyawati ITDC.

 

Dalam diskusinya dengan para pelaku industri pariwisata di Kawasan The Nusa Dua, Menteri PPPA menjelaskan bahwa konstitusi negara Indonesia, yaitu Undang-Undang Dasar Tahun 1945 telah memberikan mandat terkait kesetaraan gender atau posisi yang setara antara perempuan dan laki-laki, termasuk dalam partisipasi perekonomian.

Baca Juga :  Terduga Penyogokan di Padang Bai Dipulangkan

 

“Namun, kalau kita melihat tingkat partisipasi angkatan kerja, maupun berbagai data dan indeks, hal ini masih menjadi pekerjaan rumah bagi kita bersama untuk menyelesaikan permasalahan perempuan dan anak,” ujar Bintang Puspayoga.

 

Bintang Puspayoga kemudian menekankan, tidak hanya berkontribusi terhadap angkatan kerja, pentingnya juga memberikan kesempatan bagi perempuan untuk menjadi pemimpin. Ia menilai, perempuan memiliki potensi luar biasa untuk berkontribusi pada ketahanan ekonomi, salah satunya di sektor pariwisata.

 

“Ketika perempuan diberikan kesempatan, ia akan mampu menjadi pemimpin yang baik. Tidak terlepas juga, perempuan harus saling mendukung satu sama lain. Saya yakin dan percaya kalau melihat wajah optimis para perempuan di hadapan saya, KIRANA akan menjadi wadah yang bisa menginspirasi perempuan untuk maju,” tegasnya.

 

Pada kesempatan yang sama, Direktur Pengembangan Bisnis ITDC sekaligus Pembina KIRANA ITDC, Ema Widiastuti mengatakan, perempuan juga memiliki kemampuan leadership yang setara dengan laki-laki. Perempuan memiliki kemampuan dan kapasitas yang hebat untuk menjadi seorang pemimpin, memiliki kemampuan negosiasi yang baik, juga interpersonal yang kuat.

Baca Juga :  Nyepi, 29 Tahanan Polres Gianyar Diberi Asupan Buah

 

“Hal ini telah dibuktikan dengan adanya pemimpin-pemimpin perempuan dalam negeri yang sudah menunjukkan kemampuannya pada publik,” katanya.

 

KIRANA ITDC merupakan wadah bagi perempuan berkarya di ITDC agar dapat saling mendukung, membangun kapasitas, mampu beradaptasi, serta menjaga keseimbangan perannya untuk menghasilkan pemimpin perempuan di BUMN pada masa mendatang.

 

Saat ini, pihaknya menyebutkan, terdapat 31 persen perempuan pelaku industri pariwisata perempuan telah bekerja di The Nusa Dua. Termasuk yang menjadi bagian dari manajemen baik di industri perhotelan, food and beverage, hingga paguyuban pedagang pantai di Kawasan The Nusa Dua.

 

“Ke depan, kami ingin semakin meningkatkan jumlah perempuan untuk dapat berkecimpung lebih dalam dan lebih banyak di ITDC, juga di kawasan yang kami kelola. Kesempatan akan selalu terbuka bagi para perempuan yang merupakan pejuang hebat di Indonesia,” katanya.






Reporter: Rika Riyanti

BADUNG, BALI EXPRESS – Untuk mendukung kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan di dunia kerja, ITDC Nusa Dua, melalui Kumpulan Insan Perempuan (KIRANA) ITDC, berkolaborasi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menyelenggarakan side event G20 Ministerial Conference on Women Empowerment (G20 MCWE) bersama Menteri PPPA Bintang Puspayoga pada 25-26 Agustus 2022.

 

Rangkaian dialog digelar bersama pelaku industri pariwisata perempuan Kawasan The Nusa Dua menengahkan diskusi mengenai peranan perempuan baik dalam dunia kerja, penanganan pandemi di sektor pariwisata, perempuan dan belenggu peran cultural, serta isu lainnya mengenai perempuan di dunia kerja. Dialog ini dihadiri oleh para pelaku industri pariwisata perempuan di Kawasan The Nusa Dua, diantaranya karyawati hotel, paguyuban pedagang pantai The Nusa Dua, serta karyawati ITDC.

 

Dalam diskusinya dengan para pelaku industri pariwisata di Kawasan The Nusa Dua, Menteri PPPA menjelaskan bahwa konstitusi negara Indonesia, yaitu Undang-Undang Dasar Tahun 1945 telah memberikan mandat terkait kesetaraan gender atau posisi yang setara antara perempuan dan laki-laki, termasuk dalam partisipasi perekonomian.

Baca Juga :  Dua Hari 20 Kasus Positif Covid-19 di Karangasem

 

“Namun, kalau kita melihat tingkat partisipasi angkatan kerja, maupun berbagai data dan indeks, hal ini masih menjadi pekerjaan rumah bagi kita bersama untuk menyelesaikan permasalahan perempuan dan anak,” ujar Bintang Puspayoga.

 

Bintang Puspayoga kemudian menekankan, tidak hanya berkontribusi terhadap angkatan kerja, pentingnya juga memberikan kesempatan bagi perempuan untuk menjadi pemimpin. Ia menilai, perempuan memiliki potensi luar biasa untuk berkontribusi pada ketahanan ekonomi, salah satunya di sektor pariwisata.

 

“Ketika perempuan diberikan kesempatan, ia akan mampu menjadi pemimpin yang baik. Tidak terlepas juga, perempuan harus saling mendukung satu sama lain. Saya yakin dan percaya kalau melihat wajah optimis para perempuan di hadapan saya, KIRANA akan menjadi wadah yang bisa menginspirasi perempuan untuk maju,” tegasnya.

 

Pada kesempatan yang sama, Direktur Pengembangan Bisnis ITDC sekaligus Pembina KIRANA ITDC, Ema Widiastuti mengatakan, perempuan juga memiliki kemampuan leadership yang setara dengan laki-laki. Perempuan memiliki kemampuan dan kapasitas yang hebat untuk menjadi seorang pemimpin, memiliki kemampuan negosiasi yang baik, juga interpersonal yang kuat.

Baca Juga :  Gubernur Koster Apresiasi Bali Jadi Tempat Pertemuan Pendahuluan G20

 

“Hal ini telah dibuktikan dengan adanya pemimpin-pemimpin perempuan dalam negeri yang sudah menunjukkan kemampuannya pada publik,” katanya.

 

KIRANA ITDC merupakan wadah bagi perempuan berkarya di ITDC agar dapat saling mendukung, membangun kapasitas, mampu beradaptasi, serta menjaga keseimbangan perannya untuk menghasilkan pemimpin perempuan di BUMN pada masa mendatang.

 

Saat ini, pihaknya menyebutkan, terdapat 31 persen perempuan pelaku industri pariwisata perempuan telah bekerja di The Nusa Dua. Termasuk yang menjadi bagian dari manajemen baik di industri perhotelan, food and beverage, hingga paguyuban pedagang pantai di Kawasan The Nusa Dua.

 

“Ke depan, kami ingin semakin meningkatkan jumlah perempuan untuk dapat berkecimpung lebih dalam dan lebih banyak di ITDC, juga di kawasan yang kami kelola. Kesempatan akan selalu terbuka bagi para perempuan yang merupakan pejuang hebat di Indonesia,” katanya.






Reporter: Rika Riyanti

Most Read

Artikel Terbaru

/