Selasa, 26 Oct 2021
Bali Express
Home / Bali
icon featured
Bali

Lihat Kondisi Zainal Tayeb, Warga KKSS Menangis

26 September 2021, 17: 38: 53 WIB | editor : Nyoman Suarna

Lihat Kondisi Zainal Tayeb, Warga KKSS Menangis

ANTRE: Warga yang tergabung dalam Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) antre membesuk Zainal Tayeb. (Istimewa)

Share this      

BADUNG, BALI EXPRESS- Gabungan pengurus Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), di antaranya perwakilan KKSS wilayah Bali, Cabang Denpasar, Badung dan warga Bugis di Serangan, menjenguk  Zainal Tayeb (ZT) di tahanan Polres Badung, Minggu (26/9). Beberapa dari warga menangis setelah melihat kondisi Zainal Tayeb.

Dokter Syamsiar Adam yang mengaku sebagai bagian keluarga besar ZT mengaku prihatin melihat kondisi sel tahanan. “Saya melihat penghuninya banyak, berdiri saja sulit, gimana tidurnya. Bagaimana dengan bapak yang sudah sepuh seperti itu,” tutur dokter Syamsiar sambil menahan tangis usai bertemu Zainal Tayeb.

Dalam pertemuan tak lebih dari satu menit itu, dokter Syamsiar mengungkapkan kekawatirannya. Sebagai seorang dokter yang selama ini turut merawat Zainal, dia paham akan masalah kesehatan. “Saya juga dokternya, saya bawakan obat-obatan bapak, dan melihat langsung kondisinya, saya ucapkan polisi yang berikan izin menjenguk beliau meski sebentar, beliau berkata keadaannya baik baik saja, kita doakan beliau sehat dan bisa megikuti persidangan yang harus diikuti beliau,” ucap Syamsiar.  “Bapak kondisinya sepuh semoga  mendapatkan keadilan, sesuai bukti-bukti yang dimiliki, bapak tidak salah Insya Allah tapi bagaimanapun  tergantung putusan hakim,  semoga bisa dibebaskan,“ sambungnya.

Baca juga: Pembangunan SPAM Air Segening, Rekanan Diminta Bekerja dengan Tulus

Ditambahkan, sejatinya dalam situasi pandemi ini sangat berisiko bagi Zainal Tayeb. Apalagi sudah diketahui memiliki riwayat penyakit dalam. Setiap hari harus minum obat teratur dan apabila tidak meminumnya sangat berbahaya. Untuk itu, ia mohon hakim bisa mengabulkan penangguhannya karena kondisi begitu sangat mengkhawatirkan.

Ungkapan kekhawatiran juga disampaikan dokter Fachrun. “Alhamdulilah hari ini bertemu beliau, kondisinya sehat walaupun sedih melihat sosok pemimpin yang selalu membantu kami selama ini berada di tahanan, kita doakan bapak tetap sabar menjalani proses hukum, semua kebenaran pasti akan terungkap,”jelasnya.

Ridwan Lawasau, perwakilan pengurus mahasiswa asal Sulsel mengaku terkejut ketika mendengar kabar Zainal Tayeb ditahan. Selama ini Zainal selalu membantu kegiatan-kegiatan kemahasiswaan. Baik kegiatan sosial atau kegiatan berhubungan dengan kampus. “Tidak pantas beliau ditempatkan di tempat yang tidak pantas seperti itu. Kami sedih kami tak bisa ungkapkan kata kata banyak, kami doakan semoga keluarga serahkan pada Alloh. Ikuti proses hukum yang berlaku ibaratnya pepatah, kebenaran itu pasti akan muncul,”ungkapnya.

Tercatat puluhan warga KKSS ke Polres Badung secara bergantian sejak pagi hingga sore hari. Kendati tidak bisa bertemu dan berbincang bukup lama, mereka merasa senang sudah diizinkan melihat kondisi pemilik perusahaan Mirah Silver dan perhotelan yang tersandung kasus dugaan tindak pidana menyuruh memasukkan keterangan palsu ke dalam akta auutentik jual beli tanah.

Informasi dari petugas jaga Polres Badung, besuk tahanan hanya dua kali dalam satu minggu, yakni Selasa dan Kamis. Aturan ini diberlakukan sejak adanya pandemi Covid-19 serta pemberlakuan PPKM.

(bx/har/man/JPR)

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia