Minggu, 28 Nov 2021
Bali Express
Home / Bali
icon featured
Bali

Pantai Kuta Dilengkapi PeduliLindungi, yang Bandel akan Diusir

26 September 2021, 18: 26: 05 WIB | editor : Nyoman Suarna

Pantai Kuta Dilengkapi PeduliLindungi, yang Bandel akan Diusir

CEGAH COVID: Barcode aplikasi PeduliLindungi terletak di depan pintu masuk Pantai Kuta, Minggu (26/9). (Putu Resa Kertawedangga/Bali Express)

Share this      

KUTA, BALI EXPRESS- Untuk mengantisipasi kerumunan di Pantai Kuta, Badung, pihak pengelola telah memasang barcode aplikasi PeduliLindungi. Dari 28 pintu masuk, pemasangan barcode tersebut dilaksanakan di 8 titik. 

Bendesa Adat Kuta Wayan Wasista mengatakan, pemasangan barcode PeduliLindungi tersebut adalah salah satu langkah mencegah adanya kerumunan. “Kami berharap kepada masyarakat maupun pengunjung Pantai Kuta dapat menggunakan aplikasi PeduliLindungi sebelum memasuki pantai,” ujar Wasista saat ditemui Minggu (26/9). 

Menurutnya, dari 28 pintu masuk sebanyak 8 titik sudah dipasangi barcode PeduliLindungi. Pintu masuk lainnya akan ditutup secara permanen. Pihaknya juga menugaskan Satgas Pantai Kuta untuk melakukan pengawasan. “Setiap pintu masuk akan ada satu orang yang mengawasi, kami juga sudah sosialisasikan kepada masyarakat terkait penutupan pintu masuk tersebut, sehingga tidak terjadi keresahan,” ungkapnya. 

Baca juga: Kepulan Asap Diikuti Suara Ledakan, Mobil Terbakar di Showroom

Wasista menjelaskan, kapasitas pengunjung dapat masuk ke Pantai Kuta maksimal 8.000 orang. Selain pengetatan di pintu masuk, pengunjung juga akan diingatkan untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes). Bahkan pedagang di pantai juga tidak luput dari pengawasan. “Petugas kami akan tetap melakukan pengawasan dengan mengimbau agar tidak terjadi kerumunan, untuk yang tidak memakai masker kami akan minta tetap memakai masker dan kalau tidak membawa akan kami berikan masker selama persediaan di desa adat masih ada, kalau ada yang membandel akan kami usir. Begitu juga pengunjung yang masuk kalau sudah melebihi batas akan ditolak,” tegasnya.

Demi kenyamanan pengunjung, Wasista berharap agar mempersiapkan gadget dan kuota internet sebelum memasuki Pantai Kuta. Namun anak-anak tidak memiliki gadget masih diperbolehkan masuk. “Anak-anak itu masih kami berikan masuk, karena ini merupakan kawasan terbuka tidak seperti di mal, untuk yang lainnya mari bersama menjaga ketertiban agar tidak terjadi klister baru,” harapnya. 

Lebih lanjut dengan adanya barcode PeduliLindungi tersebut, pihaknya mengharapkan agar ke depannya kebijakan ganjil genap dapat dievaluasi kembali. Lantaran saat ini Pantai Kuta telah memperketat pengawasan pengunjung. “Harapan kami terkait kebijakan ganjil genap bisa dievaluasi ulang, kalau memang tujuannya untuk mengurangi kerumunan di objek wisata salah satu caranya kami upayakan memfilter pengunjung,” imbuhnya. 

Sementara itu, salah satu pengunjung asal Jakarta, Ineg Sintia mengatakan pemasangan barcode tersebut sangat tepat. Bahkan ia tidak keberatan saat diminta menggunakan aplikasi PeduliLindungi sebelum memasuki Pantai Kuta. “Saya sudah sangat rindu Kuta, jadi sengaja main kesini. Jadi untuk kepentingan bersama penerapan aplikasi ini sangat baik,” ujarnya. (esa)

(bx/wan/man/JPR)


Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia