Selasa, 26 Oct 2021
Bali Express
Home / Bali
icon featured
Bali

Viral! Video Oknum Perbekel di Ubud Asik Karaokean Abaikan Prokes

26 September 2021, 15: 00: 45 WIB | editor : Nyoman Suarna

Viral! Video Oknum Perbekel di Ubud Asik Karaokean Abaikan Prokes

VIRAL : Tangkapan layar dari video yang memperlihatkan oknum perbekel di Ubud saat karaokean tanpa prokes di acara pernikahan. (istimewa)

Share this      

GIANYAR, BALI EXPRESS - Sebuah video yang menampilkan oknum perbekel (kepala desa) di Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, sedang asyik berkaraoke tanpa menerapkan protokol kesehatan (prokes) dalam sebuah hajatan viral dan menjadi atensi aparat kepolisian. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, aksi tersebut dilakukan di sebuah hajatan pernikahan warga di Kecamatan Ubud belum lama ini. Oknum perbekel itu nampak dengan asyik menyanyikam lagu 'Bento' dengan ekspresif disaksikan sejumlah orang yang duduk bersila sebuah bangunan khas Bali. Bahkan oknum perbekel itu diduga dalam pengaruh minuman beralkohol.

Parahnya lagi, oknum perbekel bersama  beberapa orang yang berada pada video tersebut tidak menerapkan prokes mulai dari memakai masker dan tidak mengatur jarak. Video itu pun dengan cepat tersebar di WhatsApp Grup (WAG).

Baca juga: Kemenparekraf Minta Pemda Dorong Masyarakat Ikut Program Kemenparekraf

Video itu pun menuai kritik dari masyarakat. Sebab, selain dinilai tidak menghormati aturan penanganan pandemi Covid-19, oknum tersebut juga dinilai tidak mencerminkan seorang pemimpin desa. 

Terkait hal tersebut, Kapolsek Ubud, AKP I Made Tama yang dikonfirmasi Minggu (26/9) menjelaskan bahwa pihaknya telah memeriksa video yang viral tersebut. Ia pun membenarkan jika yang bersangkutan merupakan oknum Perbekel di wilayah hukum Polsek Ubud. Dan setelah kita konfirmasi saat itu yang bersangkutan memang sedang dalam pengaruh alkohol. "Yang bersangkutan telah kita periksa, karena ada pelanggaran prokes," ungkapnya.

Ditambahkannya jika pada penyelidikan awal, yang bersangkutan mengatakan video tersebut dilakukan usai acara. Dan ketika oknum perbekel itu berkaraoke, jumlah masyarakat yang ada di sana tidak lebih dari 20 orang. "Karaoke itu dilakukan di Balai Daja, dan saat acara sudah selesai. Pengakuannya di sana tidak lebih dari 20 orang. Tapi kami tetap lakukan pemeriksaan," sambungnya.

Atas kejadian tersebut, AKP Tama pun mengimbau agar masyarakat selalu taat terhadap protokol kesehatan, sehingga pandemi Covid-19 bisa segera berakhir. "Apalagi saat ini status PPKM di Bali sudah  turun, bahkan dalam waktu dekat ini, pariwisata Bali akan dibuka. Jadi mari taati prokes, jangan sampai karena kita yang abai, justru menyebabkan banyak orang dirugikan," pungkasnya.

(bx/ras/man/JPR)

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia