26.5 C
Denpasar
Sunday, April 2, 2023

Kembalikan Fungsi Trotoar, 530 Bolar Dipasang

BADUNG, BALI EXPRESS – Guna mengembalikan fungsi trotoar untuk pejalan kaki, sejumlah bolar atau tiang pembatas pedestrian telah terpasang. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi pengendara sepeda motor melintas di atas trotoar, terutama saat terjadi kemacetan. Salah satunya di Jalan Bypass Ngurah Rai, Kelurahan Kedonganan, Kuta Selatan.

Kepala Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah III Provinsi Bali, I Nyoman Yasmara mengatakan, pemasangan bolar atau tiang pembatas pedestrian sudah dilakukan di beberapa titik. Tujuannya untuk mengantisipasi adanya pengendara sepeda motor atau yang lainnya melitas di atas trotoar. “Toal ada sebanyak 530 bolar. Semua dipasang di lokasi yang biasanya rawan dinaiki kendaraan,” ujar Yasmara saat dikonfirmasi Senin (26/9).

Menurutnya, pemasangan bolar ini jumlahnya berbeda-beda di setiap titiknya. Sebab, pemasangannya disesuaikan dengan lebar pedestrian atau trotoar. Pemasangan bolar pun memilih lokasi yang rawan mengalami kemacetan yang secara otomatis para pengendara memilih menaiki trotoar.

Baca Juga :  Sambungan Baru Dekati 700 SR, Perumda TAB Optimis Penuhi Target

“Pemasangan bolar ini dari Pesanggaran sampai Nusa Dua, kemudian di jalan yang menuju GWK, terutama jalan nasional. Untuk Bolar ini, satu titik ada dua, tapi kalau lebar, ada tiga bolar,” ungkapnya.

Pemasangan bolar ini pun diperkirakan sejalan dengan penataan yang dilakukan untuk menyambut KTT G20. Bahkan Yasmara menjelaskan, pekerjaan penataan jalan sudah hampir selesai. Mulai dari Simpang Pesanggaran hingga Nusa Dua.

Untuk pemeliharaan di bundaran Ngurah Rai, Ia menyebutkan, saat ini progresnya sudah mendapai 100 persen. Sementara penataan jalan di Simpang Dewa Ruci, tinggal menunggu lighting atau lampu penerangan. bergeser ke sisi underpass, saat ini masih dilakukan proses pengecatan. “Memang ada grouting pada dinding underpass Simpang Dewa Ruci, namun saat ini sudah selesai dikerjakan dan tinggal pemasangan panel,” paparnya.

Baca Juga :  Panas, Pembongkaran Tempat Pembuatan Garam di Amed

Disingung terkait pengerjaan aspal, Yasmara menjelaskan, progresnya telah mencapai 86 persen. Pengaspalan hanya menyisakan di beberapa lokasi seperti di bundaran Ngurah Rai, jalan dari Pesanggaran menuju simpang Dewa Ruci, dan dari Jalan Uluwatu menuju kawasan GWK. Sedangkan pengerjaan trotoar juga sudah mencapai 86 persen. Saat ini dikuinya tinggal proses finishing, dan pemasangan tutup manhole.

Lebih lanjut pihaknya menambahkan, pengerjaan di simpang Peminge kini tinggal melalukan penutupan galian untuk pemasangan jaringan utilitas. “Dari simpang peminge sampai Kempinski tinggal penutupan bekas galian dan perapihan trotoar. Target rampung pertengahan Oktober,” imbuhnya.






Reporter: I Putu Resa Kertawedangga

BADUNG, BALI EXPRESS – Guna mengembalikan fungsi trotoar untuk pejalan kaki, sejumlah bolar atau tiang pembatas pedestrian telah terpasang. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi pengendara sepeda motor melintas di atas trotoar, terutama saat terjadi kemacetan. Salah satunya di Jalan Bypass Ngurah Rai, Kelurahan Kedonganan, Kuta Selatan.

Kepala Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah III Provinsi Bali, I Nyoman Yasmara mengatakan, pemasangan bolar atau tiang pembatas pedestrian sudah dilakukan di beberapa titik. Tujuannya untuk mengantisipasi adanya pengendara sepeda motor atau yang lainnya melitas di atas trotoar. “Toal ada sebanyak 530 bolar. Semua dipasang di lokasi yang biasanya rawan dinaiki kendaraan,” ujar Yasmara saat dikonfirmasi Senin (26/9).

Menurutnya, pemasangan bolar ini jumlahnya berbeda-beda di setiap titiknya. Sebab, pemasangannya disesuaikan dengan lebar pedestrian atau trotoar. Pemasangan bolar pun memilih lokasi yang rawan mengalami kemacetan yang secara otomatis para pengendara memilih menaiki trotoar.

Baca Juga :  Komplotan Pembobol Toko Digulung, Salah Satunya Anggota Ormas

“Pemasangan bolar ini dari Pesanggaran sampai Nusa Dua, kemudian di jalan yang menuju GWK, terutama jalan nasional. Untuk Bolar ini, satu titik ada dua, tapi kalau lebar, ada tiga bolar,” ungkapnya.

Pemasangan bolar ini pun diperkirakan sejalan dengan penataan yang dilakukan untuk menyambut KTT G20. Bahkan Yasmara menjelaskan, pekerjaan penataan jalan sudah hampir selesai. Mulai dari Simpang Pesanggaran hingga Nusa Dua.

Untuk pemeliharaan di bundaran Ngurah Rai, Ia menyebutkan, saat ini progresnya sudah mendapai 100 persen. Sementara penataan jalan di Simpang Dewa Ruci, tinggal menunggu lighting atau lampu penerangan. bergeser ke sisi underpass, saat ini masih dilakukan proses pengecatan. “Memang ada grouting pada dinding underpass Simpang Dewa Ruci, namun saat ini sudah selesai dikerjakan dan tinggal pemasangan panel,” paparnya.

Baca Juga :  Mengeluh seperti Mau Mati, Bule New Zealand Ditemukan Meninggal

Disingung terkait pengerjaan aspal, Yasmara menjelaskan, progresnya telah mencapai 86 persen. Pengaspalan hanya menyisakan di beberapa lokasi seperti di bundaran Ngurah Rai, jalan dari Pesanggaran menuju simpang Dewa Ruci, dan dari Jalan Uluwatu menuju kawasan GWK. Sedangkan pengerjaan trotoar juga sudah mencapai 86 persen. Saat ini dikuinya tinggal proses finishing, dan pemasangan tutup manhole.

Lebih lanjut pihaknya menambahkan, pengerjaan di simpang Peminge kini tinggal melalukan penutupan galian untuk pemasangan jaringan utilitas. “Dari simpang peminge sampai Kempinski tinggal penutupan bekas galian dan perapihan trotoar. Target rampung pertengahan Oktober,” imbuhnya.






Reporter: I Putu Resa Kertawedangga

Most Read

Artikel Terbaru