alexametrics
26.8 C
Denpasar
Tuesday, June 28, 2022

Diduga Tempat Nongkrong Pembalap Liar, Warung Diminta Tutup Lebih Awal

SEMARAPURA, BALI EXPRESS- Satpol PP bersama Satlantas Polres Klungkung mendatangi sejumlah warung di Jalan Bypass Ida Bagus Mantra, Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan Klungkung, Senin (25/10) malam. Deretan warung timur jembatan Tukad Unda itu diminta tutup lebih awal atau maksimal pukul 22.00. Sebab warung yang biasa buka hingga pagi itu diduga menjadi tempat nongkrong anak motor yang hendak balap liar.

Kepala Satpol PP Klungkung I Putu Suarta mengatakan, Jalan Bypass Ida Bagus Mantra, Klungkung rawan aksi balap liar. Berdasarkan informasi dari pihak kepolisian sering ada anak motor berkumpul di sana, diduga hendak balap liar. Namun saat didatangi petugas mengaku hanya nongkrong di warung tersebut.

Akhirnya Satpol PP bersama Satlantas Polres Klungkung meminta warung itu tutup maksimal pukul 22.00. Selain karena jadi tempat nongkrong pembalap liar, juga situasi pandemi Covid-19 yang masih PPKM level II. Seharusnya boleh berjualan paling malam pukul 22.00. “Dengan PPKM level II batas buka sampai jam 10.00 (pukul 22.00). Kalau tidak ada hal-hal lain kami toleransi sampai jam 11.00 (pukul 23.00). Tapi warung ini bisa sampai larut pagi,” terang Suarta.

Setelah didatangi malam itu, para pemilik warung menyanggupi tutup lebih awal. Meski demikian, Satpol PP akan terus melakukan pemantauan. Tujuan utamanya adalah mengantisipasi trek-trekan di jalan umum. Selain sepanjang jalan Bypass Ida Bagus Mantra, Klungkung, tempat lain yang rawan aksi balap liar ada GOR Swecapura, Desa Gelgel. Satpol PP mendapati sekitar 100-an anak muda berkumpul di sana, belum lama ini. Mereka yang diduga hendak balap liar ini bubar saat didatangi Satpol PP. “Kawasan GOR Swecapura juga masih kami atensi. Kami rutin patroli ke sana,” tegasnya. 


SEMARAPURA, BALI EXPRESS- Satpol PP bersama Satlantas Polres Klungkung mendatangi sejumlah warung di Jalan Bypass Ida Bagus Mantra, Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan Klungkung, Senin (25/10) malam. Deretan warung timur jembatan Tukad Unda itu diminta tutup lebih awal atau maksimal pukul 22.00. Sebab warung yang biasa buka hingga pagi itu diduga menjadi tempat nongkrong anak motor yang hendak balap liar.

Kepala Satpol PP Klungkung I Putu Suarta mengatakan, Jalan Bypass Ida Bagus Mantra, Klungkung rawan aksi balap liar. Berdasarkan informasi dari pihak kepolisian sering ada anak motor berkumpul di sana, diduga hendak balap liar. Namun saat didatangi petugas mengaku hanya nongkrong di warung tersebut.

Akhirnya Satpol PP bersama Satlantas Polres Klungkung meminta warung itu tutup maksimal pukul 22.00. Selain karena jadi tempat nongkrong pembalap liar, juga situasi pandemi Covid-19 yang masih PPKM level II. Seharusnya boleh berjualan paling malam pukul 22.00. “Dengan PPKM level II batas buka sampai jam 10.00 (pukul 22.00). Kalau tidak ada hal-hal lain kami toleransi sampai jam 11.00 (pukul 23.00). Tapi warung ini bisa sampai larut pagi,” terang Suarta.

Setelah didatangi malam itu, para pemilik warung menyanggupi tutup lebih awal. Meski demikian, Satpol PP akan terus melakukan pemantauan. Tujuan utamanya adalah mengantisipasi trek-trekan di jalan umum. Selain sepanjang jalan Bypass Ida Bagus Mantra, Klungkung, tempat lain yang rawan aksi balap liar ada GOR Swecapura, Desa Gelgel. Satpol PP mendapati sekitar 100-an anak muda berkumpul di sana, belum lama ini. Mereka yang diduga hendak balap liar ini bubar saat didatangi Satpol PP. “Kawasan GOR Swecapura juga masih kami atensi. Kami rutin patroli ke sana,” tegasnya. 


Most Read

Artikel Terbaru

/