alexametrics
26.8 C
Denpasar
Sunday, June 26, 2022

Demi Petani Jembrana, Tamba Belajar ke Ciamis

NEGARA, BALI EXPRESS – Kondisi memprihatinkan yang dialami sebagian besar petani di Kabupaten Jembrana pasca panen menjadi perhatian serius Bupati Jembrana I Nengah Tamba. Dalam pertemuan dengan para kelian subak se Kabupaten Jembrana beberapa waktu lalu, terungkap fakta hasil merugi kerap dialami para petani pasca panen.

Tidak ingin hanya berdiam diri, Tamba bersama dinas terkait di Kabupaten Jembrana melaksanakan kunjungan ke PT Mitra Desa Pamarican (PT MDP)yang berlokasi di Jawa Barat, Kamis (25/11). PT MDP sendiri merupakan salah satu korporasi yang telah berhasil dalam program korporasi dan dijadikan salah satu rujukan dalam pelaksanaan program korporasi di Lingkungan Kementerian Pertanian.

Direktur PT MDP Soleh Hudin dalam paparannya menerangkan bahwa permasalahan petani sebelum adanya program ini yakni para petani termasuk penggarap lahan belum sejahtera secara ekonomi. Hal itu dikarenakan rendahnya akses permodalan serta pengetahuan budidaya dan pasca panen yang terbatas. “Usia lanjut dan tingkat pendidikan yang rendah juga menjadi salah satu permasalahan petani disini,” ujarnya.

Namun dengan adanya Program Kewirausahaan Petani ini, lanjut Soleh Hudin lambat laun permasalahan itu bisa terpecahkan. Program ini dibentuk dengan tujuan menciptakan kegiatan bisnis petani secara profesional, sehingga nantinya mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani. “Program ini membentuk entitas bisnis PT yang dimiliki rakyat setempat (Gapoktan/Koperasi/BUMDes) dan BUMN sehingga aktivitas dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh petani maupun masyarakat,” imbuhnya.

Usai kunjungan, Tamba mengaku mendapatkan banyak gambaran dan ilmu tentang bagaiman sebuah proses bisnis dari sebuah perusahaan dalam mengelola hasil pertanian. “Ini mengapa sangat penting untuk hadir langsung kesini (PT MDP). Banyak ilmu mulai dari bagian mesin, proses, sampai ke hasil. Dari mulai truk angkut gabah kering atau basah, sampai beras kemasan premium. Banyak sekali manfaatnya untuk mensejahterakan masyarakat petani,” paparnya.

Pihaknya lanjut Tamba mohon doa restu semoga setelah kunjungan ini, apa yang dipelajari di PT MDP ini dapat diaplikasikan dan menjadi suatu kenyataan di Jembrana. (tor)


NEGARA, BALI EXPRESS – Kondisi memprihatinkan yang dialami sebagian besar petani di Kabupaten Jembrana pasca panen menjadi perhatian serius Bupati Jembrana I Nengah Tamba. Dalam pertemuan dengan para kelian subak se Kabupaten Jembrana beberapa waktu lalu, terungkap fakta hasil merugi kerap dialami para petani pasca panen.

Tidak ingin hanya berdiam diri, Tamba bersama dinas terkait di Kabupaten Jembrana melaksanakan kunjungan ke PT Mitra Desa Pamarican (PT MDP)yang berlokasi di Jawa Barat, Kamis (25/11). PT MDP sendiri merupakan salah satu korporasi yang telah berhasil dalam program korporasi dan dijadikan salah satu rujukan dalam pelaksanaan program korporasi di Lingkungan Kementerian Pertanian.

Direktur PT MDP Soleh Hudin dalam paparannya menerangkan bahwa permasalahan petani sebelum adanya program ini yakni para petani termasuk penggarap lahan belum sejahtera secara ekonomi. Hal itu dikarenakan rendahnya akses permodalan serta pengetahuan budidaya dan pasca panen yang terbatas. “Usia lanjut dan tingkat pendidikan yang rendah juga menjadi salah satu permasalahan petani disini,” ujarnya.

Namun dengan adanya Program Kewirausahaan Petani ini, lanjut Soleh Hudin lambat laun permasalahan itu bisa terpecahkan. Program ini dibentuk dengan tujuan menciptakan kegiatan bisnis petani secara profesional, sehingga nantinya mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani. “Program ini membentuk entitas bisnis PT yang dimiliki rakyat setempat (Gapoktan/Koperasi/BUMDes) dan BUMN sehingga aktivitas dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh petani maupun masyarakat,” imbuhnya.

Usai kunjungan, Tamba mengaku mendapatkan banyak gambaran dan ilmu tentang bagaiman sebuah proses bisnis dari sebuah perusahaan dalam mengelola hasil pertanian. “Ini mengapa sangat penting untuk hadir langsung kesini (PT MDP). Banyak ilmu mulai dari bagian mesin, proses, sampai ke hasil. Dari mulai truk angkut gabah kering atau basah, sampai beras kemasan premium. Banyak sekali manfaatnya untuk mensejahterakan masyarakat petani,” paparnya.

Pihaknya lanjut Tamba mohon doa restu semoga setelah kunjungan ini, apa yang dipelajari di PT MDP ini dapat diaplikasikan dan menjadi suatu kenyataan di Jembrana. (tor)


Most Read

Artikel Terbaru

/