alexametrics
29.8 C
Denpasar
Sunday, May 29, 2022

Satpol PP Gianyar Masih Temukan Pengguna Masker Usang

GIANYAR, BALI EXPRESS – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Gianyar terus menggencarkan sosialisasi protokol kesehatan (prokes) Covid-19. Terlebih beberapa pekan ini aktifitas masyarakat kembali ramai jelang akhir tahun.

Pada kesempatam tersebut, Satpol PP Gianyar mengingatkan agar masyarakat tetap memakai masker, sebisa mungkin agar menjaga jarak dan senantiasa mencuci tangan sebelum atau sesudah beraktifitas.

Kepala Satpol PP Gianyar, I Made Watha menyampaikan bahwa sosialisasi prokes yang dilakukan oleh pihaknya menyasar tempat-tempat keramaian, seperti pasar tradisional hingga Alun-alun Gianyar. “Dan dalam sosialisasi itu tidak kita temukan ada pelanggaran berarti, kita lihat para pedagang sudah terbiasa memakai masker. Tetapi memang ada dari sejumlah pedagang yang menggunakan masker usang,” ujarnya.

Atas kondisi tersebut, pihaknya langsung memberikan masker baru kepada pedagang tersebut. “Saat kami di pasar Bitra, kita dapati empat orang pedagang yang maskernya sudah usang. Sehingga langsung kita ganti dengan masker baru dan ada dua pengunjung pasar yang memakai masker salah, dan sudah langsung kita tegur untuk selanjutnya memakai masker dengan baik dan benar,” tegasnya.

Menurutnya kegiatan sosialisasi prokes terus digencarkan menjelang perayaan pergantian tahun. Dimana warga diingatkan agar selalu waspada penularan virus corona dengan disiplin prokes. “Sedangkan di Alun-alun Gianyar, kita tidak menemukan pelanggaran masker. Namun kita melakukan pengawasan lebih ketat. Sebab sebagian besar pengunjung di Alun-alun Gianyar ini adalah orangtua yang sedang mengajak anak-anak bermain di wahana mainan yang tersedia disana,” bebernya.

Sosialisasi dan pengawasan prokes covid-19 di Gianyar dilakukan sebagai upaya, agar kasus covid-19 di Kabupaten Gianyar, yang saat ini nihil tetap dikendalikan. “Ini kita lakukan sebagai upaya pencegahan penularan virus tersebut.  Walaupun kasus di Gianyar nihi, tetapi warga harus tetap waspada.  Lebih-lebih dengan adanya varian baru omicron,” tandasnya.


GIANYAR, BALI EXPRESS – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Gianyar terus menggencarkan sosialisasi protokol kesehatan (prokes) Covid-19. Terlebih beberapa pekan ini aktifitas masyarakat kembali ramai jelang akhir tahun.

Pada kesempatam tersebut, Satpol PP Gianyar mengingatkan agar masyarakat tetap memakai masker, sebisa mungkin agar menjaga jarak dan senantiasa mencuci tangan sebelum atau sesudah beraktifitas.

Kepala Satpol PP Gianyar, I Made Watha menyampaikan bahwa sosialisasi prokes yang dilakukan oleh pihaknya menyasar tempat-tempat keramaian, seperti pasar tradisional hingga Alun-alun Gianyar. “Dan dalam sosialisasi itu tidak kita temukan ada pelanggaran berarti, kita lihat para pedagang sudah terbiasa memakai masker. Tetapi memang ada dari sejumlah pedagang yang menggunakan masker usang,” ujarnya.

Atas kondisi tersebut, pihaknya langsung memberikan masker baru kepada pedagang tersebut. “Saat kami di pasar Bitra, kita dapati empat orang pedagang yang maskernya sudah usang. Sehingga langsung kita ganti dengan masker baru dan ada dua pengunjung pasar yang memakai masker salah, dan sudah langsung kita tegur untuk selanjutnya memakai masker dengan baik dan benar,” tegasnya.

Menurutnya kegiatan sosialisasi prokes terus digencarkan menjelang perayaan pergantian tahun. Dimana warga diingatkan agar selalu waspada penularan virus corona dengan disiplin prokes. “Sedangkan di Alun-alun Gianyar, kita tidak menemukan pelanggaran masker. Namun kita melakukan pengawasan lebih ketat. Sebab sebagian besar pengunjung di Alun-alun Gianyar ini adalah orangtua yang sedang mengajak anak-anak bermain di wahana mainan yang tersedia disana,” bebernya.

Sosialisasi dan pengawasan prokes covid-19 di Gianyar dilakukan sebagai upaya, agar kasus covid-19 di Kabupaten Gianyar, yang saat ini nihil tetap dikendalikan. “Ini kita lakukan sebagai upaya pencegahan penularan virus tersebut.  Walaupun kasus di Gianyar nihi, tetapi warga harus tetap waspada.  Lebih-lebih dengan adanya varian baru omicron,” tandasnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/