Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bukan Hanya Siswa, Ratusan Guru Terima Program MBG di Denpasar

P

Salah satu guru di SMPN 1 Denpasar yang menerima program MBG
Salah satu guru di SMPN 1 Denpasar yang menerima program MBG


Advertisement

BALIEXPRESS.ID - Sejumlah sekolah di Kota Denpasar kini telah menikmati program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Bukan hanya untuk siswa namun guru dan staf di 27 sekolah juga mendapatkan program tersebut.

Hanya saja program MBG untuk guru ini baru berjalan di Kecamatan Denpasar Utara dan Denpasar Selatan.

Kepala SMPN 1 Denpasar, Ni Wayan Raiyani mengatakan, program MBG untuk guru dan staf telah berjalan sejak 12 Januari 2026.

Sementara program untuk siswa telah berjalan sejak 17 Maret 2025.

Advertisement

“Kalau muridnya sudah hampir 10 bulan sudah berjalan (MBG). Untuk guru baru tanggal 12 Januari,” ujar Raiyani, saat dikonfirmasi Jumat (16/1).

Pihaknya menyebutkan, sekitar 60 guru dan staf yang telah mendapatkan program ini.

Sementara untuk menu makanan, disebutkan tidak ada perbedaan dengan para siswa.

Bahkan menu yang disajikan pun cukup lengkap, dari nasi putih, lauk pauk, sayur, dan buah.

“Kalau menunya bervariasi, tapi tetap sama dengan murid,” ucapnya.

Para guru pun sangat bersyukur dapat menikmati program dari pemerintah pusat tersebut.

Bahkan Raiyani mengaku, program ini dapat membantu para guru yang tidak membawa bekal dari rumah.

“Program ini sangat membantu, kalau misalkan sedang lapar, kami tidak bisa beli keluar, atau tidak bawa bekal. Dapat MBG sedang juga, yang penting tidak mengurangi budget negara saja,” jelasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Anak Agung Gde Wiratama mengatakan, hingga saat ini ada 27 sekolah dari TK, SD, dan SMP yang telah menerima program MBG.

Dari puluhan sekolah yang tersebar di Denpasar Utara dan Denpasar Selatan, sebanyak 654 guru serta staf yang menerima manfaat program.

“Program ini diharapkan dapat menunjang kesejahteraan guru dan staf sekolah sehingga berdampak positif terhadap kualitas layanan pendidikan,” ucapnya. (*)

Advertisement
Editor : Putu Resa Kertawedangga

Artikel Terkait

Tunjangan Guru Non-ASN Cair, Pemerintah Perkuat Kesejahteraan Pendidik

Tunjangan Guru Non-ASN Cair, Pemerintah Perkuat Kesejahteraan Pendidik

Pemerintah memperkuat dukungan terhadap kesejahteraan guru non-ASN melalui proses penyaluran Tunjangan Profesi Guru (TPG) yang dicairkan bertahan mulai 19 Oktober 2026.

RUU Sisdiknas Disempurnakan, DPR Soroti Kesejahteraan dan Perlindungan Guru

RUU Sisdiknas Disempurnakan, DPR Soroti Kesejahteraan dan Perlindungan Guru

Kesejahteraan, perlindungan hukum, dan kepastian karier guru menjadi perhatian dalam penyempurnaan Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas). Komisi X DPR RI menyerap aspirasi berbagai organisasi

Guru PPPK Paruh Waktu 2027 Dialihkan Jadi Penuh Waktu Tanpa Tes, Begini Mekanismenya

Guru PPPK Paruh Waktu 2027 Dialihkan Jadi Penuh Waktu Tanpa Tes, Begini Mekanismenya

Guru yang saat ini berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu berpeluang dialihkan menjadi PPPK penuh waktu mulai Januari 2027. Pemerintah menyatakan pengalihan status tersebut dilakukan tanp

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer