Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bupati Adi Arnawa Lantik 234 Pejabat Pemkab Badung, Tekankan Profesionalisme dan Integritas ASN

P

PELANTIKAN: Bupati Adi Arnawa saat melantik dan mengambil sumpah jabatan 234 pejabat di lingkungan Pemkab Badung, Rabu (11/2).
PELANTIKAN: Bupati Adi Arnawa saat melantik dan mengambil sumpah jabatan 234 pejabat di lingkungan Pemkab Badung, Rabu (11/2).


Advertisement

BALIEXPRESS.ID- Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, Rabu (11/2),  melantik dan mengambil sumpah jabatan 234 pejabat di lingkungan Pemkab  Badung. Pelantikan di Ruang Pertemuan Kertha Gosana, Puspem Badung ini terdiri atas 13 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II/b), 72 Pejabat Administrator (Eselon III/a sebanyak 24 orang, Eselon III/b sebanyak 48 orang), 78 Pejabat Pengawas (Eselon IV/a sebanyak 43 orang, Eselon IV/b sebanyak 35 orang), serta 71 Pejabat Fungsional.

Usai pelantikan, Bupati Adi Arnawa menyampaikan, mutasi ini merupakan yang pertama sejak dirinya dilantik pada Februari 2025. Sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian Kabupaten Badung, ia menegaskan, pelantikan dilakukan salah satunya berdasarkan daftar urut kepangkatan sebagai bagian dari penataan sistem karier ASN.

Advertisement

“Saya ingin membangun sistem yang jelas dan terstruktur, sehingga jenjang karier ASN di Badung benar-benar transparan. Pelantikan ini diharapkan mampu memotivasi pejabat yang dilantik untuk meningkatkan kinerja, profesionalitas, dan yang paling penting menjaga integritas sebagai ASN,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menghilangkan ego sektoral antar perangkat daerah. Menurutnya, pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Badung hanya dapat berjalan optimal apabila seluruh jajaran bekerja secara solid dan bersinergi.

Bupati Adi Arnawa mengingatkan bahwa Badung sebagai destinasi pariwisata dunia menuntut standar pelayanan yang tinggi. ASN tidak hanya melayani masyarakat lokal, tetapi juga masyarakat internasional.

Advertisement

“Sebagai daerah bertaraf internasional, kita harus mulai mengubah paradigma lama. Reformasi birokrasi harus mengedepankan kinerja dan profesionalitas. Saya berharap ada penyegaran yang mampu mendongkrak kinerja perangkat daerah,” jelasnya.

Ia juga membuka peluang penerapan mekanisme bidding maupun manajemen talenta untuk pengisian sejumlah jabatan strategis ke depan.

Sebelum prosesi pelantikan, pejabat yang beragama Hindu mengikuti upacara mejaya-jaya yang dipuput Ida Pedanda Gede Putra Cau dari Griya Munggu, Desa Ayunan, Abiansemal, di Pura Lingga Bhuana, Puspem Badung.

Beberapa nama pejabat eselon II yang dirotasi dan mengalami perubahan jabatan antara lain I Wayan Wijana dari Kadis Pertanian dan Pangan menjadi Asisten Administrasi Umum Setda Badung. Gde Eka Sudarwitha dari Kadis Kebudayaan menjadi Kepala Dinas Sosial. I Gusti Ngurah Gede Jaya Saputra sebelumnya Kadis Komunikasi dan Informatika menjadi Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Setda Badung. Ida Bagus Gede Arjana dari Asisten Perekonomian dan Pembangunan menjadi Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah.

Selain itu, Kepala Dinas Perhubungan AA. Ngurah Rai Yuda Darma kini menjadi Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja. I Made Agus Aryawan dari Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP menjadi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Badung. Luh Suryaniti dari Inspektur Badung menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Badung. I Wayan Putra Adnyana dari Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah menjadi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. AA. Ngurah Raka Sukaeling dari Kepala Dinas Sosial menjadi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM. I Gusti Ayu Agung Trisna Dewi dari Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan menjadi Inspektur Badung serta I Gde Surya Kurniawan dari Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM menjadi Sekretaris DPRD Badung.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Badung I B Surya Suamba, Ketua TP PKK Kabupaten Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa, serta para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Badung. (esa/bea)

Advertisement
Editor : Wiwin Meliana

Artikel Terkait

FSB XV, Langkah Nyata Pemkab Badung Lestarikan Seni dan Budaya Lokal

FSB XV, Langkah Nyata Pemkab Badung Lestarikan Seni dan Budaya Lokal

Pemkab Badung melalui Dinas Kebudayaan kembali menggelar Festival Seni Budaya (FSB) Kabupaten Badung XV Tahun 2026. Pembukaan perhelatan akbar ini ditandai secara simbolis lewat prosesi penancapan kayonan.

Tinjau Longsor Pelaga Eco Park, Pemkab Badung dan Pemprov Bali Pacu Evakuasi Dua Korban Hilang

Tinjau Longsor Pelaga Eco Park, Pemkab Badung dan Pemprov Bali Pacu Evakuasi Dua Korban Hilang

una memastikan kondisi di lapangan serta mempercepat penanganan dampak bencana tanah longsor di Pelaga Eco Park, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Gubernur Bali.

Pembangunan Underpass Tertunda, Pemkab Badung Urungkan Pinjaman Daerah Tahun 2027

Pembangunan Underpass Tertunda, Pemkab Badung Urungkan Pinjaman Daerah Tahun 2027

Pemkab Badung berencana menunda peminjaman modal untuk pembangunan infrastruktur di tahun 2027. Dalam rancangan awal anggaran peminjaman ini dilakukan sebesar Rp 1,6 triliun lebih untuk mendukung pembangunan underpass.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer